Pringsewu (23/10). DPD LDII Pringsewu menghadiri undangan seminar bertajuk “Santri dan Masjid: Meneguhkan Cinta dan Pengabdian Santri pada Masjid”. Kegiatan itu bertujuan mendorong penguatan peran santri dan generasi muda dalam memakmurkan masjid, serta pemberdayaan umat.
“Kami mengapresiasi peran MUI dalam membimbing umat, menjaga kerukunan dan memperkuat persatuan umat Islam. Kami berkomitmen menguatkan sinergi dengan MUI dalam berbagai program,” ujar Ketua DPD LDII Pringsewu, Dian Arif Rahman, di Hotel Urban Style Pringsewu, pada Minggu (18/10/2026).
Dian melanjutkan, terutama pada program terkait dengan upaya memperkuat himayatul ummah, “Menjaga umat dari perpecahan, serta membangun kehidupan masyarakat yang rukun dan harmonis,” tuturnya.
Lebih lanjut, Dian mendukung peran santri dalam memakmurkan masjid, “Masjid menjadi psuat pembinaan keimanan, ilmu agama, akhlak dan kepedulian sosial. Kecintaan santri pada masjid, harus diwujudkan dengan pengabdian nyata,” tegasnya.
Sementara itu, saat membuka acara, Ketua Umum MUI Pringsewu, KH Muhammad Hambali menegaskan, MUI memiliki tanggung jawab membimbing umat, “Menjaga persatuan, dan mendukung kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelasnya.
Hambali menjelaskan, MUI merupakan wadah berhimpunnya ulama dan zuaman yang bertanggung jawab membimbing umat, “Peran MUI mencakup himayatud din (menjaga agama), himayatul ummah (menjaga umat dari perpecahan), dan himayatud daulah (menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI),” tegasnya.
Ia menambahkan, MUI juga berperan sebagai khadimul ummah, atau pelayan umat, “Dan shadiqul hukumah, yakni, mitra pemerintah dalam mendukung kebijakan untuk kemaslahatan umat,” kata Hambali.
Lebih lanjut, terkait dengan peran santri, Hambali mengatakan, santri dan masjid memiliki hubungan erat yang saling menguatkan, “Santri berperan memakmurkan masjid melalui ibadah, pendidikan, dakwah, dan kegiatan sosial,” tutupnya.














