Aceh Tengah (8/9). DPD LDII Aceh Tengah mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai yang diselenggarakan Forkopimda Aceh Tengah. Acara itu dihelat di lapangan Pacuan Kuda, Aceh Tengah, Aceh, pada Minggu (30/8/2026).
“Upaya menjaga persatuan dan perdamaian di Aceh Tengah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, organisasi kemasyarakatan dan seluruh warga menjadi modal penting mewujudkan suasana yang aman dan kondusif,” ujar Ketua DPD LDII Aceh Tengah, Tgk Marlan.
Lebih lanjut, Marlan menegaskan, LDII Aceh Tengah akan terus mendukung program-program untuk persatuan dan upaya memperkuat kebangsaan. “Kehadiran berbagai unsur masyarakat pada acara ini, menunjukkan perbedaan latar belakang, bukan penghalang untuk membangun komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” katanya.
Saat memberikan sambutan, Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga mengungkapkan, acara itu menjadi momentum untuk memupuk jiwa kebangsaan dan memperkuat rasa cintah tanah air, “Mari seluruh masyarakat Aceh Tengah untuk menjadikan semangat kemerdekaan sebagai motor penggerak pembangunan daerah, dan menjaga Tanah Gayo agar tetap aman, damai, dan kompak,” tegasnya.
Sementara itu, Danrem 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran mengungkapkan, kondisi keamanan Aceh saat ini kondusif dan normal. “Saya selaku putra daerah mengimbau tetap jaga agar Aceh tetap damai sesuai komitmen kita dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.
Pada kesempatan itu, dilaksanakan pula pembacaan deklarasi damai oleh Ketua Pembela Tanah Air (PETA) Aceh Tengah Helmia. Deklarasi tersebut berisi komitmen bersama untuk menjaga persatuan, keamanan, ketertiban, dan sportivitas, sekaligus menolak keributan, provokasi, maupun tindakan yang berpotensi memicu konflik.














