Makkah (11/5). Kasi Perlindungan Jemaah (Linjam) Daker Makkah Tulus Widodo mengimbau para jemaah menerapkan buddy system saat beraktivitas di luar hotel. Hal itu sebagai upaya preventif terjadinya kejahatan.
“Perlu diketahui, kejahatan ada karena adanya kesempatan,” ujar Tulus Widodo, saat ditemui Tim MCH, di Kantor Daker Makkah, Minggu (10/5/2026).
Meski Arab Saudi aman, lanjutnya, tetapi kewaspadaan sebagai upaya preventif tetap harus ditingkatkan, terutama bagi jemaah lansia. Karena itu, tidak boleh memberikan kesempatan bagi orang lain berbuat kejahatan.
Baca Juga: Kasi PKP2JH Pastikan Layanan Jemaah Lansia dan Disabilitas Berjalan Optimal
“Kami berpesan kepada para jemaah maupun petugas, selalu melakukan beberapa langkah-langkah tindakan preventif,” ungkapnya.
Ia mencontohkan saat menggunakan taksi. Pertama, mesti dipastikan bila taksi yang mau dinaiki adalah taksi resmi. “Untuk taksi di sini sudah ditentukan, taksi resmi ada dua warna sebenarnya. Warna hijau dan putih,” kata Tulus.
Namun demikian, kata Tulus, jemaah maupun petugas tetap harus mempedomani bagaimana menghindari potensi kejahatan tersebut. Contohnya, kata Tulus, saat bepergian agar selalu menerapkan buddy system, termasuk naik taksi. “Hindari bepergian dengan secara personal atau sendirian,” tutupnya. (Faqihu Sholih/MCH 2026).













