Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

LDII Pandang Nasionalisme sebagai Bagian Integral dalam Ajaran Islam

2026/05/01
in Nasional
0
Seminar Nasional MDI menghadirkan Cendekiawan Yudi Latif sebagai pembicara. Foto: LINES.

Seminar Nasional MDI menghadirkan Cendekiawan Yudi Latif sebagai pembicara. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (1/5). Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar menjadi tuan rumah penyelenggaraan seminar nasional bertajuk “Piagam Madinah dalam Perspektif Sistem Ketatanegaraan di Indonesia”. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah tokoh nasional, akademisi, pemikir kebangsaan dan ormas Islam guna membahas relevansi nilai-nilai Piagam Madinah dalam konteks kehidupan bernegara di Indonesia, Rabu (29/4/2026).

Acara dibuka oleh Ketua Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) KH Choirul Anam. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menggali nilai-nilai historis dan universal dari Piagam Madinah sebagai salah satu rujukan dalam membangun kehidupan berbangsa yang harmonis, inklusif, dan berkeadilan.

“Piagam Madinah bukan hanya dokumen sejarah, tetapi juga mengandung prinsip-prinsip dasar yang relevan bagi sistem ketatanegaraan modern, seperti toleransi, persatuan, dan supremasi hukum,” ujarnya.

Sebagai keynote speaker, Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, H. M. Sarmuji, menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai keislaman yang moderat dengan sistem demokrasi Indonesia. “Indonesia memiliki fondasi kuat dalam Pancasila dan UUD 1945 yang selaras dengan semangat Piagam Madinah dalam menjaga keberagaman dan persatuan,” tandasnya.

Seminar ini juga menghadirkan sejumlah narasumber terkemuka, di antaranya Cendekiawan Yudi Latif yang mengupas dimensi filosofis dan historis Piagam Madinah serta relevansinya dengan ideologi Pancasila. Ia menyoroti bahwa nilai-nilai kebangsaan Indonesia memiliki kesamaan mendasar dengan prinsip-prinsip yang terkandung dalam Piagam Madinah, terutama dalam hal pluralisme dan keadilan sosial.

Selain itu, Direktur Akademi Partai Golkar, Hajriyanto Y. Thohari turut memberikan perspektif mengenai praktik ketatanegaraan di Indonesia dalam kaitannya dengan nilai-nilai Islam yang inklusif. Sementara itu, Pengurus Lakpesdam PBNU, Najih Ramadani membahas implementasi nilai-nilai tersebut dalam kebijakan publik dan kehidupan sosial masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Dwi Pramono hadir mewakili Ketua Umum DPP LDII. Ia mengatakan bahwa Piagam Madinah bukan sekadar dokumen sejarah, melainkan cermin nilai-nilai luhur dalam membangun tatanan masyarakat yang berkeadaban. “Di dalamnya Rasulullah SAW mencontohkan bagaimana keberagaman suku, agama, dan kepentingan dapat disatukan dalam satu kesepakatan bersama yang menjunjung tinggi keadilan, persatuan, dan tanggung jawab kolektif,” ujarnya.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi relevan dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia, sebuah negeri yang berdiri di atas kemajemukan. Piagam Madinah memberikan inspirasi bahwa perbedaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk saling melengkapi dalam bingkai kebersamaan.

“Inilah semangat yang juga tertuang dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, yang menjadi fondasi kokoh dalam menjaga harmoni kehidupan nasional,“ tegasnya.

LDII yang diwakili Ust Dwi Pramono menghadiri Seminar Nasional MDI. Foto: LINES.

Lebih lanjut, Dwi Pramono menambahkan bahwa LDII memandang nasionalisme bukan sebagai sesuatu yang terpisah dari nilai keagamaan, melainkan sebagai bagian integral dari pengamalan ajaran Islam itu sendiri. “Mencintai tanah air, menjaga persatuan, serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa adalah wujud nyata dari keimanan yang diwujudkan dalam kehidupan sosial,” ujar Dwi.

Dengan demikian, lanjutnya, LDII meneguhkan komitmennya sebagai organisasi yang berpegang teguh pada prinsip ‘LDII untuk NKRI’. “Selain itu, menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, serta terus berperan aktif dalam memperkuat persatuan, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan membangun peradaban yang harmonis, religius, dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,“ pungkasnya.

Seminar berlangsung dengan penuh antusiasme dan diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari akademisi, mahasiswa, tokoh agama, hingga praktisi politik. Diskusi yang berkembang menunjukkan tingginya minat terhadap upaya merumuskan kembali nilai-nilai klasik dalam konteks modern sebagai kontribusi bagi penguatan sistem ketatanegaraan Indonesia.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang dialog konstruktif dalam merumuskan gagasan-gagasan strategis untuk memperkuat persatuan bangsa melalui pendekatan nilai-nilai historis yang relevan dengan tantangan zaman.

Tags: DPP LDIIIntegralislamMajelis Dakwah Islamiyahnasionalisme

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • AngkaDH on Ketua DPP LDII Ingatkan Dampak Berantai Bahaya Kekeringan
  • Kasriyati on Ketua DPP LDII Ingatkan Dampak Berantai Bahaya Kekeringan
  • AngkaDH on DPP LDII Kembangkan Tabung Air dan Konservasi Lingkungan Hadapi Kemarau Panjang
  • AngkaDH on LDII: Perpustakaan Bukan Gudang Buku Tapi Ruang untuk Asah Nalar
  • Luluk Mutia on Ikhlas Utuh
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sebanyak 600-an Pemuda LDII dari Lampung dan Sumsel Ikuti Program Taaruf 2026

Sebanyak 600-an Pemuda LDII dari Lampung dan Sumsel Ikuti Program Taaruf 2026

September 14, 2026
DPP LDII Kembangkan Tabung Air dan Konservasi Lingkungan Hadapi Kemarau Panjang

DPP LDII Kembangkan Tabung Air dan Konservasi Lingkungan Hadapi Kemarau Panjang

September 15, 2026
LDII Kramatwatu Dukung Kodim 0602/Serang Tanam 2.000 Mangrove di Pesisir Pantai Gope

LDII Kramatwatu Dukung Kodim 0602/Serang Tanam 2.000 Mangrove di Pesisir Pantai Gope

September 14, 2026
LDII Purworejo Siapkan Generasi Penerus Unggul dan Berdaya Saing Melalui Bootcamp

LDII Purworejo Siapkan Generasi Penerus Unggul dan Berdaya Saing Melalui Bootcamp

September 14, 2026
Sebanyak 600-an Pemuda LDII dari Lampung dan Sumsel Ikuti Program Taaruf 2026

Sebanyak 600-an Pemuda LDII dari Lampung dan Sumsel Ikuti Program Taaruf 2026

6
Ketua DPP LDII Ingatkan Dampak Berantai Bahaya Kekeringan

Ketua DPP LDII Ingatkan Dampak Berantai Bahaya Kekeringan

2
Ikhlas Utuh

Ikhlas Utuh

2
LDII Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan, Bukan Sekadar Perayaan Haornas

LDII Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan, Bukan Sekadar Perayaan Haornas

3
LDII Gunungkidul Bekali Ratusan Pemuda dengan Ilmu Agama

LDII Gunungkidul Bekali Ratusan Pemuda dengan Ilmu Agama

September 18, 2026
LDII DIY Susun Program Lima Tahun Kepengurusan Baru

LDII DIY Susun Program Lima Tahun Kepengurusan Baru

September 18, 2026
Tingkatkan Kapasitas dan Kualitas Pengurus, LDII PALI Helat Rapat Koordinasi

Tingkatkan Kapasitas dan Kualitas Pengurus, LDII PALI Helat Rapat Koordinasi

September 18, 2026
Ponpes Zaenal Asyikin Pemalang Gandeng BSI Digitalisasi Layanan Santri

Ponpes Zaenal Asyikin Pemalang Gandeng BSI Digitalisasi Layanan Santri

September 18, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII Gunungkidul Bekali Ratusan Pemuda dengan Ilmu Agama September 18, 2026
  • LDII DIY Susun Program Lima Tahun Kepengurusan Baru September 18, 2026
  • Tingkatkan Kapasitas dan Kualitas Pengurus, LDII PALI Helat Rapat Koordinasi September 18, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.