Sukoharjo (29/7). DPD LDII Kabupaten Sukoharjo terus memperkuat pembinaan generasi muda melalui pelaksanaan Evaluasi Akhir Tahun Generasi Penerus Usia Dini . Kegiatan yang digelar di Masjid Baitul Makmur, Pabelan, Kartasura, Minggu (21/6/2026), diikuti anak-anak (cabe rawit) dari berbagai Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII di wilayah Sukoharjo.
Ketua DPD LDII Kabupaten Sukoharjo, Dalono Abdul Rosyid menilai pembinaan generasi usia dini merupakan investasi jangka panjang dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkarakter. Menurutnya, evaluasi tahunan memberikan gambaran menyeluruh mengenai perkembangan setiap peserta.
“Kami tidak hanya melihat nilai ujian. Kami juga memperhatikan perubahan sikap, kebiasaan beribadah, kemandirian, serta kemampuan anak menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Proses pembinaan harus berlangsung secara konsisten dan dilakukan bersama antara guru, orang tua, dan lingkungan,” katanya.
Dalono mengapresiasi pelaksanaan evaluasi pembinaan generasi penerus di Kartasura. Menurutnya, pendidikan karakter harus dimulai sejak usia dini agar menjadi kebiasaan hingga dewasa.
“Pembinaan generasi merupakan salah satu program prioritas LDII. Anak-anak perlu dibekali ilmu agama, akhlak yang baik, disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Pembinaan seperti ini akan melahirkan generasi profesional religius yang mampu memberikan kontribusi bagi lingkungan, bangsa, dan negara,” ujar Dalono.
Dalono menambahkan keberhasilan pembinaan tidak hanya ditentukan oleh kualitas materi yang diberikan, tetapi juga oleh keteladanan para pendidik dan dukungan keluarga. Menurutnya, sinergi antara pengurus LDII, guru pengajian, dan orang tua menjadi kunci dalam membangun karakter anak secara berkelanjutan.
“Kami terus mendorong terciptanya pembinaan yang adaptif, terukur, dan sesuai kebutuhan generasi saat ini. Anak-anak harus tumbuh menjadi pribadi yang jujur, rukun, kompak, memiliki etos belajar tinggi, serta mampu menghadapi tantangan masa depan tanpa meninggalkan nilai-nilai agama,” tuturnya.













