Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Lintas Daerah

LDII Surabaya Ajak Orang Tua Melek Gizi dan Food Parenting

2026/07/24
in Lintas Daerah
0
Biro PPKK LDII Surabaya pada Seminar Parenting Skill dan Food Parenting. Foto: LINES.

Biro PPKK LDII Surabaya pada Seminar Parenting Skill dan Food Parenting. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Surabaya (24/7). Biro Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga (PPKK) DPD LDII Kota Surabaya menggelar Seminar Parenting Skill pada Minggu (19/7/2026) di Gedung Serba Guna Sabilurrosyidin, Surabaya, Jawa Timur. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 300-an ibu utusan PC dan PAC LDII se-Surabaya.

Kegiatan tersebut bertajuk “Meneladani Pola Makan Rasulullah Guna Membangun Generasi Sehat, Cerdas dan Berakhlakul Karimah”. Kegiatan tersebut menghadirkan edukasi mengenai pentingnya penerapan gizi seimbang sejak dini.

“Kami mengajak masyarakat menerapkan pedoman gizi seimbang melalui konsep Isi Piringku sebagai pengganti konsep lama 4 Sehat 5 Sempurna,” ungkap Dosen Prodi Fisioterapi D IV Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (Unair), Sofiatun.

Ia menjelaskan pola makan seimbang menjadi kunci menjaga kesehatan sekaligus mencegah berbagai penyakit kronis. Ia menekankan konsep “Isi Piringku” tidak hanya menekankan kelengkapan jenis makanan, tetapi juga mengatur proporsi konsumsi sesuai kebutuhan tubuh.

“Kalau dulu fokusnya pokoknya ada nasi, lauk, sayur, buah, dan susu. Sekarang melalui Isi Piringku kebutuhan karbohidrat, protein, sayur, dan buah sudah terukur. Susu juga bukan satu-satunya sumber gizi karena bisa digantikan dengan telur, ikan, maupun sumber protein lainnya,” katanya.

Sofiatun mengatakan, perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin banyak mengonsumsi makanan cepat saji membuat penerapan gizi seimbang menjadi semakin penting.

“Makanan harus mengandung semuanya sesuai kebutuhan. Tujuannya agar tubuh tetap ideal dan seimbang. Gizi kurang itu bukan hanya kekurangan berat badan, tetapi kelebihan berat badan juga termasuk masalah gizi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak sesuai anjuran kesehatan. Menurutnya, konsumsi gula maksimal empat sendok makan per hari, garam satu sendok teh per hari, dan lemak atau minyak lima sendok makan per hari, termasuk yang terkandung dalam makanan dan minuman olahan.

“Kalau membeli minuman kemasan, biasakan membaca label kandungan gulanya. Sering kali satu botol minuman sudah mengandung gula hingga sekitar 40 gram,” katanya.

Sofiatun menjelaskan selain mengatur pola makan, pedoman “Isi Piringku” juga menekankan pentingnya aktivitas fisik dan perilaku hidup bersih. Menurutnya, olahraga teratur diperlukan untuk menyeimbangkan energi yang masuk ke dalam tubuh.

“Banyak orang menganggap diet itu tidak makan. Itu salah. Diet adalah mengatur pola makan, bukan berhenti makan. Tetap makan tiga kali sehari dengan porsi yang sesuai dan bijak memilih makanan,” ujarnya.

Iq menjelaskan bahwa pemenuhan gizi seimbang sebaiknya dimulai sejak masa kehamilan hingga usia lanjut. Ia juga menekankan pentingnya periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yakni sejak janin dalam kandungan hingga anak berusia dua tahun, karena merupakan fase pembentukan dan pematangan fungsi organ tubuh.

“Dengan nutrisi yang baik sejak awal kehidupan, daya tahan tubuh meningkat, berat badan lebih ideal, konsensation lebih baik, serta risiko penyakit kronis di kemudian hari dapat ditekan,” katanya.

Sementara itu, hipnoterapis, Karlin menyoroti pentingnya pola asuh dalam membentuk kebiasaan makan sehat dan keseimbangan emosi anak. Ia mengatakan, orang tua memiliki peran besar dalam membangun pengalaman makan yang positif sejak usia dini. “Anak tidak lahir sebagai picky eater. Cara orang tua mengarahkan, memberi contoh, dan membangun pengalaman makan anak sangat menentukan kebiasaan makannya di masa depan,” ujarnya.

Pemateri Hipnoterapis Karlin pada Seminar Parenting Skill. Foto: LINES.

Karlin mengingatkan orang tua agar menghindari kebiasaan mengejar anak saat makan atau membiasakan anak makan sambil menonton gawai karena dapat membentuk perilaku makan yang kurang sehat.

“Kalau anak hanya mau makan sambil menonton YouTube atau bermain HP, itu perilaku yang sebaiknya dihindari. Anak juga perlu belajar mengenali rasa lapar dan kenyang sejak dini,” katanya.

Ia menerangkan konsep food parenting menjadi pendekatan yang penting untuk diterapkan keluarga. Melalui pendekatan tersebut, orang tua dapat membangun kesadaran anak terhadap makanan yang dikonsumsi sekaligus menanamkan kebiasaan makan sehat sejak masa golden age.

“Sebanyak 90 persen perkembangan otak terjadi sebelum usia lima tahun. Karena itu, kebiasaan makan sehat perlu dibentuk sejak dini agar menjadi bekal bagi tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Karlin menambahkan, pola asuh authoritative atau demokratis menjadi pendekatan yang paling efektif karena memadukan ketegasan, kasih sayang, komunikasi, dan keteladanan dari orang tua. Dengan demikian, anak tidak hanya tumbuh sehat secara fisik, tetapi juga memiliki kecerdasan emosional serta karakter yang baik.

“Anak tidak hanya tumbuh dari makanan bergizi, tetapi juga dari kasih sayang, keteladanan, dan pola asuh yang bijak,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD LDII Surabaya, Khamim Thohari menjelaskan, seminar ini memperkuat peran ibu sebagai pendidik utama di lingkungan keluarga. Menurutnya, seorang ibu memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter, kesehatan, dan kecerdasan anak sehingga perlu dibekali pemahaman yang utuh dari sisi agama, kesehatan, maupun psikologi.

“Melalui seminar ini kami ingin memberikan bekal kepada ibu-ibu LDII Kota Surabaya dalam mendidik dan membina anak-anaknya sesuai teladan yang diajarkan Rasulullah SAW. Dengan bekal tersebut, diharapkan lahir generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlakul karimah,” ujar Khamim.

Khamim menambahkan, keberhasilan membangun generasi unggul tidak hanya ditentukan oleh pendidikan di sekolah, tetapi juga dari pembiasaan yang diterapkan di rumah. Karena itu, para ibu perlu terus meningkatkan wawasan agar mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman dalam mendidik anak.

“Ibu adalah madrasah utama bagi anak-anaknya. Apa yang ditanamkan sejak dini di dalam keluarga akan menjadi fondasi yang menentukan kualitas generasi penerus di masa mendatang,” tutupnya.

Tags: Food ParentingLDII SurabayaMelek GiziSeminar Gizi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Nanang Naswito on LDII Kepri Helat Kelas Kecantikan Bertema Cantik Luar dan Dalam
  • adin mutohar on LDII Usulkan Reformasi Tata Kelola Haji Berbasis Syariat dan Keselamatan Jemaah
  • Dani Jumeri on LDII Pemalang Konsolidasikan Program Pascamunas X
  • sukiyat 2022 on LDII Kota Jambi Helat Workshop Penerapan 29 Karakter Luhur bagi Orang Tua dan Pendidik
  • Nanang Naswito on MPLS SMA Generasi Unggul Bekali Siswa Baru Wawasan Organisasi dan Karakter
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kepolisian Ajak Warga LDII Magetan Cegah Paham IRET dengan Moderasi Beragama

Kepolisian Ajak Warga LDII Magetan Cegah Paham IRET dengan Moderasi Beragama

July 18, 2026
Silaturahim dengan PB DDI, LDII Tegaskan Komitmen Perkuat Inklusivitas dan Kontribusi Kebangsaan

Silaturahim dengan PB DDI, LDII Tegaskan Komitmen Perkuat Inklusivitas dan Kontribusi Kebangsaan

July 18, 2026
Pemuda LDII Kediri Tak Ingin Bahasa Krama Luntur di Kalangan Generasi Muda

Pemuda LDII Kediri Tak Ingin Bahasa Krama Luntur di Kalangan Generasi Muda

July 19, 2026
LDII Usulkan Reformasi Tata Kelola Haji Berbasis Syariat dan Keselamatan Jemaah

LDII Usulkan Reformasi Tata Kelola Haji Berbasis Syariat dan Keselamatan Jemaah

July 23, 2026
Kepolisian Ajak Warga LDII Magetan Cegah Paham IRET dengan Moderasi Beragama

Kepolisian Ajak Warga LDII Magetan Cegah Paham IRET dengan Moderasi Beragama

5
Malas Nanti

Malas Nanti

3
LDII Bali dan BSI Denpasar Kerja Sama untuk Kemandirian Ekonomi Umat

LDII Bali dan BSI Denpasar Kerja Sama untuk Kemandirian Ekonomi Umat

3
Hadiri Seminar Nasional KDKMP, LDII Siap Kolaborasi Perkuat Ekonomi Rakyat

Hadiri Seminar Nasional KDKMP, LDII Siap Kolaborasi Perkuat Ekonomi Rakyat

3
LDII Surabaya Ajak Orang Tua Melek Gizi dan Food Parenting

LDII Surabaya Ajak Orang Tua Melek Gizi dan Food Parenting

July 24, 2026
LDII dan MUI Jatim Perkuat Sinergi di Bidang Lingkungan dan Wawasan Kebangsaan

LDII dan MUI Jatim Perkuat Sinergi di Bidang Lingkungan dan Wawasan Kebangsaan

July 24, 2026
DPP LDII: Hari Anak Nasional Jadi Penanda Pentingnya Keteladanan Orang Dewasa

DPP LDII: Hari Anak Nasional Jadi Penanda Pentingnya Keteladanan Orang Dewasa

July 24, 2026
Hasil Muswil VI LDII Babel: Fokus Cetak SDM Profesional Religius

Hasil Muswil VI LDII Babel: Fokus Cetak SDM Profesional Religius

July 24, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII Surabaya Ajak Orang Tua Melek Gizi dan Food Parenting July 24, 2026
  • LDII dan MUI Jatim Perkuat Sinergi di Bidang Lingkungan dan Wawasan Kebangsaan July 24, 2026
  • DPP LDII: Hari Anak Nasional Jadi Penanda Pentingnya Keteladanan Orang Dewasa July 24, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.