Pemalang (17/9). Sako Sekawan Persada Nusantara (SPN) Pemalang naungan DPD LDII Pemalang mengikuti upacara Hari Pramuka ke-65. Upacara tersebut berlangsung di Alun-Alun Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah pada Senin (31/8/2026).
Kegiatan tersebut mempertemukan berbagai unsur Gerakan Pramuka Kabupaten Pemalang dari Sako, Saka, hingga Gugus Depan. Pembina Upacara Nurkholes menyampaikan pentingnya transformasi Gerakan Pramuka menjadi organisasi yang modern dan profesional. Ia mendorong anggota Pramuka mengambil peran dalam penguatan ketahanan pangan nasional.
Menurut Nurkholes, Gerakan Pramuka memiliki peran dalam membentuk generasi muda yang berkarakter dan mandiri. Pembinaan juga diarahkan untuk menyiapkan calon pemimpin masa depan, “Gerakan Pramuka harus mampu mencetak generasi muda yang memiliki karakter, kemandirian, serta kesiapan menjadi pemimpin masa depan bangsa,” kata Nurkholes.
Ketua Sako SPN Pemalang Iman Purwanto mengatakan pembinaan anggota menggabungkan nilai keagamaan dengan keterampilan hidup. Materi pembinaan mencakup kecintaan terhadap masjid, kemandirian, pertanian, dan ketahanan pangan.
“Anggota Sako SPN tidak hanya mendapatkan pembinaan keagamaan. Mereka juga belajar keterampilan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Iman.
Salah satu program yang dikembangkan Sako SPN Pemalang ialah pengolahan bahan makanan berbasis tanaman sorgum. Program tersebut menjadi bagian dari pembinaan keterampilan pertanian bagi santri dan anggota Pramuka.
Ketua DPD LDII Pemalang Agus Sarwono mengatakan pembinaan generasi muda membutuhkan pendidikan karakter dan keterampilan yang berjalan bersama. Sako SPN menjadi salah satu wadah pembinaan generasi muda di lingkungan LDII Pemalang.
“Pramuka mengajarkan kemandirian, kedisiplinan, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan. Nilai itu penting untuk membentuk generasi muda yang siap terjun di tengah masyarakat,” kata Agus.

