Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

Selilit Kurban

2026/06/01
in Nasehat
3
Ilustrasi: AI-Generated, LINES.

Ilustrasi: AI-Generated, LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

(Sekelumit Perspektif Pribadi)

Oleh Faidzunal A. Abdillah, Pemerhati sosial dan lingkungan – Warga LDII tinggal di Serpong, Tangerang Selatan.

Setiap tahun. Ya, setiap tahun, gema takbir memenuhi langit. Sapi dan kambing berhimpit. Datang bergelombang. Memenuhi pandangan. Pisau diasah. Panitia sibuk. Foto-foto dibagikan. Daging ditimbang. Grup WhatsApp ramai laporan distribusi. Namun di tengah semua itu, ada pertanyaan yang pelan-pelan mengambang: Apakah yang benar-benar sedang kukurbankan?

Allah telah memberi peringatan yang sangat dalam:

لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَٰكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَىٰ مِنْكُمْ

“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kalian.” (QS. Al-Hajj: 37)

Dan dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah ﷺ bersabda:

«مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ» قَالُوا: وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ؟ قَالَ: «وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، إِلَّا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ، ثُمَّ لَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ»

“Tidak ada hari-hari di mana amal saleh pada hari-hari itu lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini (10 hari pertama Dzulhijjah).” Para sahabat bertanya: “Tidak juga jihad di jalan Allah?” Beliau menjawab: “Tidak juga jihad di jalan Allah, kecuali seseorang yang keluar dengan jiwa dan hartanya lalu tidak kembali dengan apa pun.”  HR. Shahih al-Bukhari

Dalil-dalil ini seperti mengetuk hati ini. Hati yang berlabel manusia modern. Bahwa kurban bukan sekadar logistik daging, melainkan pendidikan jiwa. Hari ini, manusia mampu membeli hewan paling mahal, tetapi belum tentu mampu menyembelih: kesombongannya, cintanya kepada pujian, kerakusannya, ego dan gengsinya. Padahal inti kurban justru ada di sana.

Kisah Nabi Ibrahim bukan sekadar kisah ayah dan anak. Itu adalah kisah tentang: melepaskan sesuatu yang paling dicintai, rela kehilangan demi Allah, dan keberanian menghancurkan “berhala” dalam diri. Dulu berhala itu patung. Hari ini berhala bisa berbentuk: uang, jabatan, popularitas, citra religius, bahkan rasa ingin dipuji sebagai “orang baik.” Banyak orang mampu membeli kurban, tetapi sangat berat meminta maaf. Banyak yang mampu menyembelih sapi, tetapi tidak mampu menyembelih amarahnya. Banyak yang membagi daging, tetapi pelit membagi perhatian kepada orang tuanya. Maka kurban kehilangan ruhnya ketika ia tinggal seremoni.

Kita hidup di zaman ketika orang semakin sibuk dengan dirinya sendiri. Tetangga tidak saling mengenal. Keluarga makan bersama pun mulai jarang. Yang jauh di media sosial terasa dekat, yang dekat di rumah justru terasa asing. Di sinilah kurban sebenarnya membawa pesan sosial yang agung. Daging kurban mengajarkan: bahwa rezeki tidak boleh berhenti di meja sendiri, bahwa orang miskin juga berhak merasakan kebahagiaan hari raya, bahwa iman harus melahirkan kepedulian.

Rasulullah ﷺ dan para sahabat tidak menjadikan Idul Adha sebagai pesta pribadi. Ia menjadi momentum berbagi, menyatukan hati, dan menghidupkan kasih sayang sosial. Di zaman sekarang, mungkin justru itulah kurban yang paling mahal: mau peduli.

Kadang orang bertengkar karena panitia kurban. Ada yang marah karena pembagian. Ada yang tersinggung karena namanya tidak diumumkan. Ada yang lebih sibuk memotret sapi daripada mendoakan penerima. Padahal hewan kurban itu disembelih atas nama Allah. Betapa aneh jika ibadah yang seharusnya menghancurkan ego justru dipenuhi ego. Karena itu sebagian alim-faqih menangis ketika berkurban. Mereka bukan hanya takut hewannya tidak diterima, tetapi takut hati mereka tidak ikut berkurban.

Boleh jadi kurban terbesar hari ini adalah: seorang ayah yang menahan amarah demi anaknya, seorang ibu yang mengalahkan lelah demi keluarganya, seseorang yang diam saat mampu membalas, orang kaya yang memberi tanpa ingin dipuji, anak muda yang menjaga dirinya di tengah fitnah zaman. Sebab semua itu juga bentuk penyembelihan hawa nafsu. Dan mungkin itulah makna terdalam dari kalimat: “Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah.” (QS. Al-An‘am: 162)

Kurban bukan hanya tentang apa yang keluar dari kandang. Tetapi tentang apa yang keluar dari hati. Apakah setelah Idul Adha: kita menjadi lebih lembut, lebih ikhlas, lebih peduli, lebih dekat kepada Allah, dan lebih ringan melepaskan dunia? Jika tidak, boleh jadi yang tersisa hanya darah dan daging, sedangkan ruh kurban telah lama hilang. Atau bahkan bisa jadi, hanya selilit daging – selilit daging yang tertinggal di gigi.

Maka ada jalan pemahaman menuju cahaya yang sangat dalam: bahwa kurban sejatinya adalah latihan menuju pengorbanan terbesar. Kurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi menyembelih keterikatan kepada dunia. Karena itu sebagian alim-faqih mengatakan: setiap tetes darah kurban adalah pendidikan jiwa agar manusia siap menyerahkan apa pun demi Allah. Dan bukankah inti jihad juga demikian? rela kehilangan, rela letih, rela berkorban, bahkan rela menyerahkan nyawa. Maka kurban seperti “madrasah kecil” dari makna jihad yang besar.

Mengapa syahid menjadi pengecualian? Karena orang yang syahid telah memberikan: hartanya, kenyamanannya, tubuhnya, bahkan hidupnya seluruhnya untuk Allah. Ia tidak pulang membawa apa-apa selain nama dan amal. Itulah puncak pengorbanan manusia.

Sedangkan kurban mengajarkan manusia untuk mulai belajar melepaskan: harta, cinta dunia, ego, dan rasa memiliki. Seakan syariat ingin berkata: “Kalau seekor kambing saja belum mampu engkau lepaskan karena Allah, bagaimana engkau akan menyerahkan hidupmu untuk-Nya?”

Di zaman sekarang, mungkin banyak orang tidak dipanggil ke medan perang. Tetapi hampir semua orang dipanggil kepada jihad melawan: hawa nafsu, kerakusan, ketidakjujuran, cinta dunia, dan kerasnya hati. Karena itu Idul Adha sesungguhnya bukan hanya hari menyembelih hewan, tetapi hari menguji: apa yang paling kita cintai selain Allah.

Sebagian orang kehilangan Allah demi uang. Sebagian kehilangan kejujuran demi jabatan. Sebagian kehilangan keluarga demi ambisi. Sebagian kehilangan nurani demi popularitas. Maka ruh kurban adalah mengembalikan hati: bahwa tidak ada yang lebih layak dicintai melebihi Allah.

Kurban dan jihad dipertemukan oleh satu kata: pengorbanan. Yang satu melatih manusia menyerahkan sebagian miliknya. Yang satu lagi adalah puncak penyerahan seluruh dirinya. Dan mungkin karena itulah, orang-orang saleh dahulu tidak hanya sibuk mencari hewan terbaik untuk kurban, tetapi juga sibuk bertanya pada dirinya sendiri: “Apa sebenarnya yang sudah kukorbankan untuk Allah selama hidupku ini?”

Tags: kurbannasehatSelilit

Comments 3

  1. Ichwan Bali says:
    2 months ago

    Mak jlebbb … Sangat mengena. Semoga jadi nasehat, perkeling dan hikmah untuk kita semua. 🙏🏼

    Reply
  2. Dharmajaya says:
    2 months ago

    Aamiin ajzkh

    Reply
  3. Jojon says:
    2 months ago

    Alhamdulillah jazakallahukhoiro mas nasehatnya

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Luluk Mutia on Keren (5): Lanjutkan Perjalanan
  • Santoso on Kepolisian Ajak Warga LDII Magetan Cegah Paham IRET dengan Moderasi Beragama
  • Abdul Aziz on Malas Nanti
  • Nanang Naswito on LDII Cibiru Wetan Gelar Pengecekan Kesehatan Gratis bagi Warga Usia di Atas 50 Tahun
  • Nanang Naswito on LDII Jakarta Gelar Pelatihan Medsos dan Praktik Desain Grafis
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kepolisian Ajak Warga LDII Magetan Cegah Paham IRET dengan Moderasi Beragama

Kepolisian Ajak Warga LDII Magetan Cegah Paham IRET dengan Moderasi Beragama

July 18, 2026
Silaturahim dengan PB DDI, LDII Tegaskan Komitmen Perkuat Inklusivitas dan Kontribusi Kebangsaan

Silaturahim dengan PB DDI, LDII Tegaskan Komitmen Perkuat Inklusivitas dan Kontribusi Kebangsaan

July 18, 2026
Pemuda LDII Kediri Tak Ingin Bahasa Krama Luntur di Kalangan Generasi Muda

Pemuda LDII Kediri Tak Ingin Bahasa Krama Luntur di Kalangan Generasi Muda

July 19, 2026
Wawalkot Padang: Perkemahan CAI Jadi Media Bentuk Karakter Generasi Muda

Wawalkot Padang: Perkemahan CAI Jadi Media Bentuk Karakter Generasi Muda

July 16, 2026
Kepolisian Ajak Warga LDII Magetan Cegah Paham IRET dengan Moderasi Beragama

Kepolisian Ajak Warga LDII Magetan Cegah Paham IRET dengan Moderasi Beragama

5
Malas Nanti

Malas Nanti

3
LDII Bali dan BSI Denpasar Kerja Sama untuk Kemandirian Ekonomi Umat

LDII Bali dan BSI Denpasar Kerja Sama untuk Kemandirian Ekonomi Umat

3
Hadiri Seminar Nasional KDKMP, LDII Siap Kolaborasi Perkuat Ekonomi Rakyat

Hadiri Seminar Nasional KDKMP, LDII Siap Kolaborasi Perkuat Ekonomi Rakyat

3
Perkuat Komunikasi Kelembagaan, LDII Purwakarta Sambangi Kesbangpol

Perkuat Komunikasi Kelembagaan, LDII Purwakarta Sambangi Kesbangpol

July 20, 2026
Kadinsos Jabar Apresiasi Inisiatif LDII Edukasi Masyarakat Dukung Anak Berkebutuhan Khusus

Kadinsos Jabar Apresiasi Inisiatif LDII Edukasi Masyarakat Dukung Anak Berkebutuhan Khusus

July 20, 2026
Pengelolaan Sampah Pondok Pesantren LDII Tuai Apresiasi DLH Cimahi

Pengelolaan Sampah Pondok Pesantren LDII Tuai Apresiasi DLH Cimahi

July 20, 2026
LDII Semarakkan Hari Jadi Purwakarta dengan Fun Football 2026

LDII Semarakkan Hari Jadi Purwakarta dengan Fun Football 2026

July 20, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Perkuat Komunikasi Kelembagaan, LDII Purwakarta Sambangi Kesbangpol July 20, 2026
  • Kadinsos Jabar Apresiasi Inisiatif LDII Edukasi Masyarakat Dukung Anak Berkebutuhan Khusus July 20, 2026
  • Pengelolaan Sampah Pondok Pesantren LDII Tuai Apresiasi DLH Cimahi July 20, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.