Karawang (29/6). DPD LDII Kabupaten Karawang menggelar Turnamen Mini Soccer U-45 di Stadion Mini Soccer Mabrur Pratama, Desa Lemahmulya, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, Minggu (21/6/2026). Kegiatan ini diikuti warga LDII berusia 45 tahun ke atas.
Turnamen diikuti empat Pengurus Cabang (PC) LDII, yakni PC Tunggak Jati, PC Adiarsa Timur, PC Klari, dan PC Majalaya. Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan tersebut dimanfaatkan sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus membangun budaya hidup sehat di kalangan warga LDII.
Dewan Penasehat DPD LDII Kabupaten Karawang Aris Slamet mengatakan, turnamen tersebut merupakan bagian dari pembinaan warga agar memiliki kesehatan jasmani dan rohani yang seimbang. “Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan sportivitas, kerukunan, dan kekompakan. Warga juga diharapkan semakin termotivasi untuk menjaga kesehatan, gemar berolahraga, dan membangun hubungan sosial yang baik,” ujarnya.
Menurut Aris, kategori U-45 sengaja menjadi pembuka rangkaian kompetisi mini soccer yang akan dilanjutkan dengan kelompok usia U-35 dan U-20. “Harapannya, generasi yang lebih muda termotivasi bahwa sepak bola dapat dimainkan dengan tetap menjunjung karakter luhur, sportivitas, dan kebersamaan,” katanya.
Ia menambahkan, turnamen tersebut direncanakan menjadi agenda tahunan yang akan memperebutkan piala bergilir. “Ke depan kegiatan ini akan dilaksanakan setiap tahun dengan piala bergilir. Semoga kegiatan ini terus berkembang dan memberi manfaat bagi seluruh warga,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Karawang Asep Rahmat menjelaskan, kompetisi Mini Soccer U-45 merupakan program pembinaan yang digelar setiap enam bulan sekali. “Kompetisi ini menjadi bagian dari pembinaan kesehatan jasmani dan rohani warga LDII. Semangat ‘Ngaji Iyo, Bal-balan Iyo, Rukun Kompak Iyo’ mencerminkan bahwa aktivitas keagamaan, olahraga, dan kebersamaan dapat berjalan beriringan,” ungkapnya.
Melalui turnamen tersebut, DPD LDII Kabupaten Karawang berharap budaya hidup sehat, semangat sportivitas, serta nilai kerukunan dan kekompakan terus tumbuh di tengah masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi pembinaan warga agar tetap sehat, produktif, dan aktif berkontribusi bagi lingkungan di setiap usia.












