Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Warga LDII Jateng Rekomendasikan Program G2G untuk Bekerja di Korsel

2025/10/28
in Nasional
0
Sektor ketenagakerjaan di Korea Selatan (Korsel) membuka peluang bagi tenaga kerja asing, termasuk dari Indonesia. Salah satunya melalui program kerja sama antarpemerintah G2G (Government-to-Government). Foto: LINES

Sektor ketenagakerjaan di Korea Selatan (Korsel) membuka peluang bagi tenaga kerja asing, termasuk dari Indonesia. Salah satunya melalui program kerja sama antarpemerintah G2G (Government-to-Government). Foto: LINES

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (27/10). Sektor ketenagakerjaan di Korea Selatan (Korsel) membuka peluang bagi tenaga kerja asing, termasuk dari Indonesia. Salah satunya melalui program kerja sama antarpemerintah G2G (Government-to-Government). Jalur tersebut dinilai lebih aman karena diselenggarakan langsung oleh pemerintah kedua negara.

Hal tersebut disampaikan warga LDII asal Jawa Tengah yang menjadi diaspora Korea Selatan (Korsel), Yahya Maulana pada acara “Sharing Session Diaspora Cendekiawan LDII 2025” bertajuk “Membangun Jejaring Global, Menguatkan Indonesia” pada (26/10) secara hybrid di DPP LDII, Jakarta. Kegiatan tersebut di gelar oleh Departemen Hubungan Antar Lembaga dan Hubungan Luar Negeri (HAL) DPP LDII, untuk menjalin silaturahim antar warga LDII yang berada di dalam dan luar negeri.

“Untuk alur G2G, program ini menawarkan kontrak kerja awal selama tiga tahun sepuluh bulan. Alur pertama program G2G adalah pelatihan dasar yang bisa dilakukan secara mandiri, tidak perlu ikut lembaga biasa. Tapi biasanya orang indonesia melakukannya untuk mempermudah,” ungkapnya.

Ia menjabarkan salah satu syarat utama bagi calon pekerja melalui jalur G2G adalah lulus ujian kemampuan bahasa Korea, yang dikenal sebagai EPS-TOPIK (Employment Permit System – Test of Proficiency in Korean). Selain tes bahasa, terdapat tes wawancara langsung menggunakan bahasa Korea yang akan dilakukan oleh pihak Korsel.

“Setelah itu dilewati, waktunya mengirim data atau lamaran yang berhasil lolos. Kemudian menunggu kontrak kerja dari perusahaan Korsel sekitar enam bulan hingga lebih dari satu tahun, tergantung permintaan perusahaan. Setelah kontrak diterima, calon pekerja akan mengikuti pelatihan lanjutan sebelum diberangkatkan,” lanjutnya.

Yahya menjelaskan program G2G memiliki kuota yang dibagi di antara 16 negara pengirim tenaga kerja, termasuk Indonesia. Selain itu, terdapat empat sektor pilihan penempatan tenaga kerja Indonesia di Korsel, yaitu manufaktur, perikanan, pembangunan kapal (shipbuilding), dan jasa (service).

“Selain jalur G2G, terdapat program lain, yaitu P2P (Private-to-Private), yang merupakan kerja sama antara perusahaan swasta Indonesia, dengan perusahaan swasta Korsel, dengan peran pemerintah sebatas pengawasan,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan beberapa jenis visa kerja Korsel yang dibagi berdasarkan peruntukan. Visa E-9 umumnya digunakan untuk program G2G, sementara visa E-7 ditujukan bagi pekerja profesional. Terdapat juga visa E-10 yang jarang digunakan oleh masyarakat Indonesia.

“Tantangan utama yang dihadapi pekerja migran Indonesia di Korsel adalah adaptasi dengan lingkungan kerja. Karena mayoritas menggunakan bahasa Korea yang juga digunakan pada kehidupn keseharian,” tutur Yahya.

Ia juga memberikan informasi tentang penawaran beasiswa bagi masyarakat Indonesia yang ingin pergi ke Korsel dengan jalur akademik. Yahya menerangkan Pemerintah Korsel menawarkan program beasiswa penuh secara global melalui GKS (Global Korea Scholarship), yang dapat diakses informasinya melalui laman www.studyinkorea.go.kr.

Hani Rosidaini, warga LDII Jakarta Pusat. Foto: LINES

Sementara itu, salah satu peserta, Hani Rosidaini, warga LDII Jakarta Pusat mengapresiasi kegiatan yang pertama kali digelar ini. Ia menyebutkan kegiatan ini sangat penting, karena dapat mempertemukan warga LDII dari kalangan intelektualis.

“Saya menganggap para diaspora dan cendekiawan adalah intelektual, sehingga acara ini sangat penting dan merasa senang bisa hadir langsung. Mengingat diaspora kita selalu bertambah. Maka perlu wadah untuk diskusi sehingga dapat memotivasi dan memberikan informasi kepada teman-teman lain yang juga ingin berkarir dan sekolah di luar negeri,” jelasnya.

Hani berharap DPP LDII dapat merapikan database diaspora dan cendekiawan dengan menyiapkan wadah yang baik sehingga selalu terkoneksi dengan baik. Sehingga diskusi dan komunikasi dapat terjalin dengan baik dan mendapat informasi yang terpercaya dari para diaspora dan cendekiawan negara tujuan.

Tags: Bekerja di Korseldiaspora ldiiProgram G2GWarga LDII Jateng

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Parmadi on Raih Gelar Doktor UIN Mataram, Warga LDII Tawarkan Pendekatan Baru Cegah Fenomena LGBT
  • Dani Jumeri on Wapres Gibran: Permata CAI Cetak Generasi Mandiri Sambut Bonus Demografi
  • Dani Jumeri on Komunitas Teman Tuli LDII Gelar Pengajian Disabilitas di Ponpes Minhaajurrosyidin
  • Arif Widiyanto on Apresiasi Perhelatan Permata CAI 2026, Ketum LDII: Pembinaan Generasi Unggul Jadi Kunci Indonesia Emas 2045
  • legiman - on LDII Perkuat Diplomasi One Health Indonesia di Simposium Internasional Brisbane
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Puncak Kezaliman

Puncak Kezaliman

June 29, 2026
Wapres Gibran: Permata CAI Cetak Generasi Mandiri Sambut Bonus Demografi

Wapres Gibran: Permata CAI Cetak Generasi Mandiri Sambut Bonus Demografi

June 29, 2026
Peringati Hari Bhayangkara ke-80, LDII Bersama TNI-Polri Gelar Aksi “Bakti Religi”

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, LDII Bersama TNI-Polri Gelar Aksi “Bakti Religi”

June 29, 2026
Ketua Umum DPP LDII: Piala Dunia 2026 Pelajaran untuk Hormati Perbedaan dan Junjung Sportivitas

Ketua Umum DPP LDII: Piala Dunia 2026 Pelajaran untuk Hormati Perbedaan dan Junjung Sportivitas

June 29, 2026
Puncak Kezaliman

Puncak Kezaliman

10
Wapres Gibran: Permata CAI Cetak Generasi Mandiri Sambut Bonus Demografi

Wapres Gibran: Permata CAI Cetak Generasi Mandiri Sambut Bonus Demografi

8
Apresiasi Perhelatan Permata CAI 2026, Ketum LDII: Pembinaan Generasi Unggul Jadi Kunci Indonesia Emas 2045

Apresiasi Perhelatan Permata CAI 2026, Ketum LDII: Pembinaan Generasi Unggul Jadi Kunci Indonesia Emas 2045

4
Ketua Umum DPP LDII: Piala Dunia 2026 Pelajaran untuk Hormati Perbedaan dan Junjung Sportivitas

Ketua Umum DPP LDII: Piala Dunia 2026 Pelajaran untuk Hormati Perbedaan dan Junjung Sportivitas

2
LDII Nganjuk Perkuat Literasi Digital Generasi Muda untuk Tangkal Hoaks

LDII Nganjuk Perkuat Literasi Digital Generasi Muda untuk Tangkal Hoaks

July 2, 2026
LDII dan Muhammadiyah Jajaki Sinergi Program Keumatan

LDII dan Muhammadiyah Jajaki Sinergi Program Keumatan

July 2, 2026
LDII Banyuwangi Audiensi dengan Bupati Bahas Penguatan Generasi Muda di Tengah Era Digital

LDII Banyuwangi Audiensi dengan Bupati Bahas Penguatan Generasi Muda di Tengah Era Digital

July 2, 2026
LDII Jatim Perkuat Wawasan Kebangsaan Calon Juru Dakwah

LDII Jatim Perkuat Wawasan Kebangsaan Calon Juru Dakwah

July 2, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII Nganjuk Perkuat Literasi Digital Generasi Muda untuk Tangkal Hoaks July 2, 2026
  • LDII dan Muhammadiyah Jajaki Sinergi Program Keumatan July 2, 2026
  • LDII Banyuwangi Audiensi dengan Bupati Bahas Penguatan Generasi Muda di Tengah Era Digital July 2, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.