Paser (15/8). DPD LDII Kabupaten Paser menggelar konsolidasi organisasi bersama jajaran Pengurus Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Agenda tersebut digelar di Masjid Miftahul Huda, Tanah Grogot, guna menyamakan visi pergerakan dan memperkuat tali persaudaraan dengan kaderisasi.
Ketua DPD LDII Paser Sofwan Setyawan dalam acara yang digelar Sabtu (8/8/2026) itu, memberikan arahan komprehensif yang mencakup penyelarasan program kerja, tantangan regenerasi di era modern, hingga penguatan fondasi spiritual bagi para pengurus.
Dalam pemaparannya, Sofwan juga mengajak seluruh jajaran pengurus untuk saling membantu melaksanakan delapan bidang pengabdian organisasi. Kedelapan bidang tersebut meliputi wawasan kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan herbal, ketahanan pangan dan lingkungan, teknologi digital, serta energi baru terbarukan.
Untuk merealisasikan cakupan program yang luas tersebut, ia menekankan pentingnya sinergi vertikal dari tingkat kabupaten hingga ke akar rumput.
“Kami ingin memastikan bahwa dari tingkat pimpinan daerah hingga pengurus di tingkat paling bawah memiliki pemahaman yang sama terhadap arah gerak organisasi. Hal ini sangat penting untuk mencegah terjadinya miskomunikasi atau tumpang tindih dalam pelaksanaan program kerja,” tegas Sofwan.
Menyoroti isu regenerasi, Sofwan memberikan perhatian khusus pada dinamika generasi muda saat ini yang kerap diistilahkan sebagai “generasi stroberi”.

Ia menganalogikan fenomena tersebut sebagai tantangan besar dalam kaderisasi. “Dari luar tampak manis dan indah, namun ketika mendapat tekanan sedikit saja bisa langsung lembek dan hancur. Bahkan jika dibiarkan, akan busuk dengan sendirinya,” paparnya.
Oleh karena itu, ia mendorong seluruh pengurus untuk proaktif mencari solusi terbaik dalam membina dan meregenerasi kader organisasi agar lebih tangguh. Upaya ini harus didukung oleh ikatan persaudaraan (ukhuwah) yang erat antar-pengurus. Soliditas yang terbangun secara harmonis dari DPD hingga PAC dinilai sebagai modal sosial paling berharga untuk menggerakkan ribuan warga LDII di Kabupaten Paser.
Sofwan juga mengingatkan agar seluruh peserta senantiasa berintrospeksi diri, muhasabah, terutama dalam menjalani kepengurusan di organisasi. Karenanya melalui konsolidasi itu, DPD LDII Paser berharap roda organisasi di seluruh penjuru Kabupaten Paser dapat berjalan semakin solid, adaptif terhadap tantangan zaman, dan senantiasa berlandaskan pada nilai-nilai ibadah.













