Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Prof. Singgih: Indonesia Bisa Jadi Poros Maritim Dunia

2021/09/26
in Nasional
1
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Semarang (25/9). Prof. Dr. Singgih Tri Sulistiyono, M.Hum., Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro yang juga Ketua DPP LDII mengungkapkan, nenek moyang bangsa Indonesia yang dikenal sebagai Austronesia telah melakukan migrasi yang spektakuler dalam sejarah umat manusia zaman pra-modern.

“Orang-orang Austronesia, sebagai nenek moyang bangsa Indonesia, sebagai bangsa pelaut, daya jelajahnya sudah lebih dari separuh lingkaran bumi,” ujarnya saat menjadi narasumber webinar Talkshow Echolocation memperingati Hari Maritim Nasional 2021 Sabtu (25/9).

Prof. Singgih mengungkapkan, setelah menduduki kawasan Asia Pasifik dan Samudera Hindia, orang Austronesia mendirikan kekuatan politik dan ekonomi yang berjaya hampir di sepanjang kawasan Asia Tenggara yang merupakan pintu gerbang penting penghubung antara India dan China.

Namun, pada masa penjajahan, negara maritim yang sudah berkembang ini mengalami kekalahan satu demi satu, dan penjajah mampu menciptakan dominasi di wilayah kepulauan Indonesia.

“Yang berkembang saat itu, kita dipaksa untuk menjadi petani, menanam berbagai tanaman yang laku di pasaran Eropa, tetapi dikuasai oleh kolonialisme. Kalaupun ada yang bekerja di lautan, hanya menjadi nelayan kecil, pedagang perahu yang kapalnya kecil, karena dibatasi oleh pengawasan rezim kolonial,” ungkap Singgih.

Sehingga, apabila pada masa pra-kolonial yang berkembang adalah kebudayaan maritim, maka pada masa kolonial yang berkembang kebudayaan agraris dan feodal, terutama yang terjadi di pulau Jawa, yaitu Kerajaan Mataram.

Perang dunia kedua, memberikan kesempatan pada bangsa Indonesia untuk melakukan dekolonisasi atau merdeka. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menguatkan bangsa Indonesia sebagai negara maritim, seperti Deklarasi Djuanda 1957, kemudian pada 1973 masa pemerintahan Orde Baru, menginisiasi wawasan nusantara, yaitu memandang darat dan laut sebagai satu kesatuan.

Tahun 2014, Presiden Jokowi mencanangkan program Indonesia sebagai poros maritim dunia. Negara maritim adalah suatu negara yang mampu membangun kekuatan maritimnya (sea powers) mencakup bidang pelayaran dan perdagangan (merchant shipping), kekuatan pertahanan dan keamanan (maritime fighting instruments), dan kemajuan teknologi kemaritiman (maritime technology) untuk dapat memanfaatkan potensi yang dimiliki secara sinergis (laut dan darat) dalam kerangka dinamika geopolitik guna mencapai kemakmuran dan kejayaan bangsa dan negara.

Dalam implementasinya, Singgih mengingatkan pembangunan negara maritim harus memperhatikan keseimbangan dari berbagai aspek.

“Harus bersinergi antara ekonomi, politik dan budaya untuk membangun Indonesia sebagai negara maritim yang besar,” ujarnya.

Kunci Keberhasilan Kejayaan Maritim

Belajar dari kerajaan maritim Indonesia pada masa lampau seperti Sriwijaya, Majapahit dan beberapa kerajaan maritim seperti di Aceh, kejayaan diperoleh dari kemampuan mensinergikan antara potensi daratan dan lautan. Indonesia kaya akan potensi daratan seperti pertambangan emas, pertanian, perkebunan dan kehutanan.

Prof. Singgih memberikan pemaparan pada Webinar Echolocation memperingati Hari Maritim Nasional 2021.
Foto: LINES.

“Produk daratan diolah sedemikian rupa dijadikan komoditas dagang, dimana perdagangan pada saat itu menggunakan laut, sehingga terlihat adanya sinergi antara daratan dan kemampuan menjelajahi samudera,” jelas Singgih.

Selanjutnya, memiliki kemampuan dalam membangun perkapalan, yang digunakan untuk berdagang baik antar kepulauan sendiri, maupun perdagangan dengan China dan India.

“Ada pendeta Budha pada saat itu, dari China akan menuju India menumpang kapal Sriwijaya, untuk berziarah dan mencari ilmu agama,” katanya.

Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit juga memiliki kemampuan mengontrol, dan berpatroli untuk menegakkan keamanan laut sehingga jalur-jalur perdagangan maritim bisa diamankan. Kemudian memiliki kemampuan untuk memproduksi suatu komoditas, artinya tidak hanya menjadi bangsa pedagang, tapi juga mampu menjadi produsen suatu komoditas yang laku di pasaran internasional.

“Kunci sukses itulah yang perlu dipelajari oleh para decision maker sekarang ini, kalau ingin memiliki cita-cita Indonesia sebagai negara maritim yang berwibawa,” lanjut Singgih.

Pengembangan Indonesia sebagai negara maritim, tidak terlepas dari berbagai platform digital. Salah satu aspek penting dalam mendefinisikan Indonesia sebagai negara maritim adalah kemampuan untuk membangun maritime technology.

“Tanpa adanya maritime technology untuk mengelola sumber daya laut, serta mengolah dan mengontrol sumber daya yang ada, maka kita tidak akan mampu memanfaatkan sumber daya laut yang kita miliki dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Platform berbasis digital sangat penting sebagai piranti untuk melakukan kontrol dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya laut untuk kepentingan pendapatan negara. “Indonesia perlu mensinergikan antara darat dan laut, untuk menyeimbangkan potensi keduanya supaya pembangunan Indonesia menuju poros maritim dunia. Diperlukan kerja sama seluruh stakeholder, termasuk pemerintah dan masyarakat, semuanya untuk dapat berperan aktif, tidak hanya dalam membangun potensi dari segi fasilitas, tapi juga dalam meningkatkan produksi,” harapnya. (Tri Nur Yuliana/LINES).

Comments 1

  1. ETO Ngajono says:
    5 years ago

    Semangat LDII

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Mulyadi Safwan on MPLS SMA Generasi Unggul Bekali Siswa Baru Wawasan Organisasi dan Karakter
  • Angka DH on LDII Pemalang Konsolidasikan Program Pascamunas X
  • Angka DH on DPP LDII: Hari Anak Nasional Jadi Penanda Pentingnya Keteladanan Orang Dewasa
  • Angka DH on LDII dan MUI Jatim Perkuat Sinergi di Bidang Lingkungan dan Wawasan Kebangsaan
  • Nanang Naswito on LDII Kepri Helat Kelas Kecantikan Bertema Cantik Luar dan Dalam
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kepolisian Ajak Warga LDII Magetan Cegah Paham IRET dengan Moderasi Beragama

Kepolisian Ajak Warga LDII Magetan Cegah Paham IRET dengan Moderasi Beragama

July 18, 2026
Silaturahim dengan PB DDI, LDII Tegaskan Komitmen Perkuat Inklusivitas dan Kontribusi Kebangsaan

Silaturahim dengan PB DDI, LDII Tegaskan Komitmen Perkuat Inklusivitas dan Kontribusi Kebangsaan

July 18, 2026
Pemuda LDII Kediri Tak Ingin Bahasa Krama Luntur di Kalangan Generasi Muda

Pemuda LDII Kediri Tak Ingin Bahasa Krama Luntur di Kalangan Generasi Muda

July 19, 2026
LDII Usulkan Reformasi Tata Kelola Haji Berbasis Syariat dan Keselamatan Jemaah

LDII Usulkan Reformasi Tata Kelola Haji Berbasis Syariat dan Keselamatan Jemaah

July 23, 2026
Malas Nanti

Malas Nanti

3
LDII Bali dan BSI Denpasar Kerja Sama untuk Kemandirian Ekonomi Umat

LDII Bali dan BSI Denpasar Kerja Sama untuk Kemandirian Ekonomi Umat

3
LDII Pemalang Konsolidasikan Program Pascamunas X

LDII Pemalang Konsolidasikan Program Pascamunas X

2
MPLS SMA Generasi Unggul Bekali Siswa Baru Wawasan Organisasi dan Karakter

MPLS SMA Generasi Unggul Bekali Siswa Baru Wawasan Organisasi dan Karakter

2
LDII Surabaya Ajak Orang Tua Melek Gizi dan Food Parenting

LDII Surabaya Ajak Orang Tua Melek Gizi dan Food Parenting

July 24, 2026
LDII dan MUI Jatim Perkuat Sinergi di Bidang Lingkungan dan Wawasan Kebangsaan

LDII dan MUI Jatim Perkuat Sinergi di Bidang Lingkungan dan Wawasan Kebangsaan

July 24, 2026
DPP LDII: Hari Anak Nasional Jadi Penanda Pentingnya Keteladanan Orang Dewasa

DPP LDII: Hari Anak Nasional Jadi Penanda Pentingnya Keteladanan Orang Dewasa

July 24, 2026
Hasil Muswil VI LDII Babel: Fokus Cetak SDM Profesional Religius

Hasil Muswil VI LDII Babel: Fokus Cetak SDM Profesional Religius

July 24, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII Surabaya Ajak Orang Tua Melek Gizi dan Food Parenting July 24, 2026
  • LDII dan MUI Jatim Perkuat Sinergi di Bidang Lingkungan dan Wawasan Kebangsaan July 24, 2026
  • DPP LDII: Hari Anak Nasional Jadi Penanda Pentingnya Keteladanan Orang Dewasa July 24, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.