Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Artikel

Hasim Ashari Warga LDII yang Jadi Pionir Pertanian Organik di Karanganyar

2025/08/29
in Artikel
1
Warga LDII petani organik Hasim Ashari sedang berbincang dengan Pengurus LISDAL DPP LDII. Foto: LINES.

Warga LDII petani organik Hasim Ashari sedang berbincang dengan Pengurus LISDAL DPP LDII. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Tantangan di sektor pertanian ke depan semakin berat. Selain alih-guna lahan pertanian untuk non-pertanian, tak banyak generasi muda yang mau bertani. Masalah itu jadi panggilan bagi Hasim Ashari.

Masalah yang dihadapi pertanian Indonesia, bisa menghancurkan kedaulatan pangan nasional. Namun, ada petani-petani muda yang menyadari persoalan itu. Padahal, pangan adalah industri yang besar, yang kerap terabaikan.

Bahkan konsumen mulai berani membayar mahal untuk produk sehat hasil pertanian organik berkelanjutan. Hal itu menantang warga LDII Karanganyar, Hasim Ashari, untuk menggeluti bidang pertanian organik.

Tim DPP LDII lantas berbincang santai dan menggali pembelajaran dari sosok sederhana, namun pantang menyerah tersebut. Untuk mewujudkan keinginannya, pria lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) tersebut, mulanya membentuk dan menjadi ketua kelompok tani (Poktan) Tani Mulyo 1 pada 9 April 2009. Beranggotakan 30 orang, Poktan Tani Mulyo 1 mengkhususkan kegiatannya di bidang pertanian organik.

Awalnya, pembentukan Poktan Tani Mulyo 1 merupakan terobosan bersama untuk menjawab masalah kelangkaan pupuk kimia pada tahun 2009. Selanjutnya, kegiatannya terus berkembang sejalan dengan dinamika masyarakat dan anggota Poktan.

Di bawah pimpinan Hasim Ashari, Poktan Tani Mulyo 1 mengemban visi “Terwujudnya Masyarakat Tani yang Mandiri, Sejahtera dan Bermanfaat dalam Melaksanakan Budidaya”. Misinya, mengembangkan pertanian yang ramah lingkungan (organik), mengembangkan peternakan sebagai pendukung sumberdaya organik, dan membangun SDM petani yang iman, ilmu dan berketerampilan.

Hasim mengungkapkan, kegiatan awal yang dilaksanakan yaitu membuat kandang komunal dengan kapasitas 26 ekor sapi. “Membuat pupuk organik. Mengajukan sertifikasi pupuk organik pada 2011, dan memasarkan produk pertanian organik sejak tahun 2013,” ujarnya.

Kerja bersama Hasim Ashari dan anggota kelompok taninya dilandasi motto yang unik, yaitu “Kami Tidak Ingin Terkenal, Tapi Ingin Dikenal”. Moto itu menjadi penyebab banyaknya Poktan dan institusi pertanian lain berkunjung dan ingin mengenal Poktan Tani Mulyo 1 melalui studi banding.

Mereka yang datang berkunjung, di antaranya dari Poktan Magelang, Gabungan Poktan (Gapoktan) Temanggung, BP4K kabupaten Tabanan, Bali, Gapoktan Sriharjo Imogiri, DIY, Gapoktan Purwo Mudo, Kalimantan, Gapoktan Kota Batu, Kabupaten Malang, dan Dinas Pertanian Medan.

Selain kunjungan, media elektronik pun silih berganti meliput kegiatan Poktan Tani Mulyo 1, antara lain dari TVRI Jawa Tengah, TATV, dan Metro TV yang menjadikan Poktan yang digawangi Hasim Ashari semakin moncer.

Hasim Ashari Warga LDII Karanganyar yang juga Petani Organik. Foto: LINES.

Meski sudah mulai banyak dikenal, Hasim Ashari dan Poktan Tani Mulyo 1 masih mempunyai impian untuk menyediakan tempat *outbond* untuk memperkenalkan dan mengajarkan anak-anak tentang dunia pertanian, “Menjadi wisata agro edukasi pertanian, serta mempunyai alun-alun tani dan museum tani,” pungkasnya.

Satu impiannya terwujud pada tahun 2018, Poktan Tani Mulyo 1 mulai merintis wisata pertanian Embung Setumpeng, yang diresmikan oleh Wamen Desa PDTT dan Bupati Karanganyar.

Tidak berhenti sebagai kelompok tani, Hasim Ashari merintis pembentukan Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) Tani Mulyo I, yang diinisiasi 17 September 2023 dan ditetapkan 25 Januari tahun 2024

Hasyim Asyari, sebagai ketua P4S Tani Mulyo 1 selalu aktif di dalam menyebarluaskan visi dan misi lembaganya melalui berbagai kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik padat dan cair, pemasaran hasil-hasil produk pertanian organik dan pelatihan pertanian dari hulu sampai hilir.

Dengan mimpi ingin menarik minat anak muda ke dunia pertanian, Hasim Ashari bersama P4S Tani Mulyo 1 mendirikan Rumah Wisata Pertanian, membentuk kelompok Petani Milenial yang dinamakan Taruna Tani Lestari dan membentuk Petani Cilik untuk menjaga regenerasi petani yang sudah lanjut usia.

Harapan Hasyim Ashari, P4S Tani Mulyo 1 dapat berkontribusi dalam menjaga dan mengembangkan agar pertanian organik tetap eksis. Untuk menjaga marwah swadaya, Hasim Ashari menuturkan P4S Tani Mulyo 1 memproduksi padi organik IR64, padi hitam, padi merah dan padi aromatik (pandan wangi, mentik wangi, dan sintanur).

“P4S Tani Mulyo mengelola lahan seluas 22 ha, bersama 80 petani dari tiga Poktan (Poktan Tani Mulyo 1, Tani Mulyo V, dan Tani organik Pandan Sari),” kata Hasim Ashari.

Menurut Hasim Ashari, beras organik produksi P4S Tani Mulyo 1 dikirim ke Jakarta, Surabaya, dan Solo Raya. Namun, konsumen juga dapat langsung membeli ke P4S Tani Mulyo I di Karanganyar. Hasim Ashari menambahkan bahwa rata-rata pengiriman beras organik per bulan mencapai 20-25 ton.

Selain produksi beras organik, P4S Tani Mulyo 1 juga bertindak sebagai mitra magang dan penelitian bersama mahasiswa berbagai perguruan tinggi di Yogya, Magelang, dan Solo Raya.

Tim DPP LDII saat berkunjung ke petani organik yang juga warga LDII Karanganyar. Foto: LINES.

Dengan percaya diri, Hasim Ashari juga menyatakan bahwa P4S Tani Mulyo 1 telah dikunjungi pejabat-pejabat dari Kementerian Pertanian, Kementerian Desa, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Pariwisata. “Bahkan, P4S Tani Mulyo 1 juga mendapatkan kehormatan dikunjungi oleh mahasiswa dari Australia, Belanda, Jepang, Korea Selatan dan Perancis, yang ingin tahu kegiatan pertanian organik,” tambah Hasim Ashari.

Capaian yang paling membanggakan bagi Hasim Ashari adalah keberhasilannya membawa desa tempat tinggalnya memperoleh penghargaan tingkat Nasional Proklim Utama, yang diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta pada tahun 2023. Setelah dua tahun berlalu, Hasim Ashari masih berkeinginan untuk menggapai anugerah nasional Proklim Lestari, “Setelah nantinya berhasil membina 10 lokasi calon Proklim lainnya, insyaAlloh,” imbuhnya.

Menutup bincang santai dengan Tim DPP LDII, Hasim Ashari membisikkan, “Meski dengan perjalanan panjang dan menghadapi banyak tantangan ternyata impian kami satu per satu mulai terwujud. Tak lupa titip pesan buat bapak dan ibu yang memerlukan beras premium organik, bisa menghubungi P4S Tani Mulyo 1 atau datang langsung ke Karanganyar,” lanjut Hasim Ashari.

Itulah sosok Hasim Ashari, seorang warga LDII yang dengan konsisten mewujudkan karya dan kontribusi di bidang pertanian organik melalui Poktan Tani Mulyo 1 dan terus menggelorakan semangat untuk menjaga regenerasi petani melalui P4S Tani Mulyo 1.

Meski dalam senyap, karya dan kontribusi Hasim Ashari sangat relevan dengan ketahanan pangan sebagai salah satu komponen Asta Cita pemerintah dan tentunya juga dengan usaha pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) nomor 1 (tanpa kemiskinan), nomor 2 (tanpa kelaparan) dan nomor 3 (kehidupan sehat dan sejahtera).

Bagi Tim DPP LDII, selain berkesempatan mendokumentasikan karya dan kontribusi warga LDII, juga belajar ilmu pertanian organik yang lagi moncer. Salam pertanian organik dari Karanganyar, Jawa Tengah.

Tags: kontribusiLDII KaranganyarPertanian OrganikPetaniRegenerasi

Comments 1

  1. Supardo says:
    6 months ago

    Alhamdulillah semoga manfaat dan barokah

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Erna Yuliaty on LDII Temon Siapkan Pembangunan Kamar Tamu Antisipasi Ramainya Bandara YIA
  • Wahyudin on Taufik Abdul Karim, Pelari yang Menang Tanpa Melihat
  • Sudibyo on Kapolres Silaturahim dengan LDII untuk Tingkatkan Kamtibmas Waykanan
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 7
  • Muhammad Iqbal on Renungan Hari 6
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketum MUI Pusat Terima Kunjungan Silaturahim Ponpes Wali Barokah dan LDII Kota Kediri

Ketum MUI Pusat Terima Kunjungan Silaturahim Ponpes Wali Barokah dan LDII Kota Kediri

February 23, 2026
LDII Kabupaten Bekasi Laksanakan Rukyatul Hilal di Pantai Bungin

LDII Kabupaten Bekasi Laksanakan Rukyatul Hilal di Pantai Bungin

February 21, 2026
ldii ponde

Perkuat Kemandirian Generasi Muda, LDII Pondok Gede Gelar Pelatihan Sablon

February 20, 2026
LDII Temon Siapkan Pembangunan Kamar Tamu Antisipasi Ramainya Bandara YIA

LDII Temon Siapkan Pembangunan Kamar Tamu Antisipasi Ramainya Bandara YIA

February 24, 2026
Renungan Hari 1

Renungan Hari 1

8
Mensyukuri Nikmat Allah dengan Hati, Lisan, dan Perbuatan

Mensyukuri Nikmat Allah dengan Hati, Lisan, dan Perbuatan

7
Renungan Hari 3

Renungan Hari 3

3
ldii ponde

Perkuat Kemandirian Generasi Muda, LDII Pondok Gede Gelar Pelatihan Sablon

3
Renungan Hari 8

Renungan Hari 8

February 26, 2026
LDII Limbangan Kerja Bakti Bersama Warga Perbaiki Jalan Penghubung

LDII Limbangan Kerja Bakti Bersama Warga Perbaiki Jalan Penghubung

February 26, 2026
LDII Tegal Ikut Pantau Hilal Bersama Kemenag

LDII Tegal Ikut Pantau Hilal Bersama Kemenag

February 26, 2026
LDII Bersama Ormas di Sumbar Pantau Hilal dari Masjid Al Hakim

LDII Bersama Ormas di Sumbar Pantau Hilal dari Masjid Al Hakim

February 26, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 8 February 26, 2026
  • LDII Limbangan Kerja Bakti Bersama Warga Perbaiki Jalan Penghubung February 26, 2026
  • LDII Tegal Ikut Pantau Hilal Bersama Kemenag February 26, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.