Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Info Haji

Cegah Praktik “Nebeng Haji”, Kemenhaj Perketat Diklat dan Disiplin Petugas

2026/02/05
in Info Haji
0
Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Moch. Irfan Yusuf

Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Moch. Irfan Yusuf, menegaskan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk pertama kalinya dalam sejarah melakukan pembinaan serius dan menyeluruh terhadap petugas haji. Foto: Istimewa.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (30/1).  Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Moch. Irfan Yusuf menegaskan, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk pertama kalinya dalam sejarah melakukan pembinaan serius dan menyeluruh terhadap petugas haji. Langkah ini diambil sebagai respons atas kritik publik yang selama ini kerap menyoroti lemahnya dedikasi dan disiplin sebagian petugas haji. Hal itu ia sampaikan saat meninjau persiapan Pengukuhan PPIH 2026 di Lapangan Makadau 1, Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Menurut Irfan Yusuf, Presiden Prabowo secara langsung menginstruksikan perubahan mendasar pada pola rekrutmen dan pendidikan serta pelatihan (diklat) petugas haji. Jika sebelumnya pelatihan hanya berlangsung sekitar tiga hari dalam bentuk bimbingan teknis, kini petugas haji diwajibkan mengikuti diklat selama satu bulan penuh.

“Sebanyak 20 hari mereka menjalani pelatihan di barak dengan pendekatan semi-militer, kemudian dilanjutkan 10 hari pelatihan daring. Fokus utamanya adalah pembentukan disiplin, pemahaman rantai komando, dan kekompakan tim,” ujar Irfan Yusuf.

Ia menjelaskan, pelatihan semi-militer tersebut terbukti mampu membangun soliditas di antara para petugas yang berasal dari latar belakang profesi beragam, mulai dari dokter, dosen, profesor, aparatur sipil, hingga anggota TNI dan Polri. Meski mayoritas berlatar belakang sipil, para peserta mampu beradaptasi dan membangun kerja tim yang kuat.

“Alhamdulillah sekarang mereka bonding, kompak, dan memahami rentang komando. Bahkan rekan-rekan dari militer pun heran melihat kerapian dan kedisiplinan mereka,” tambahnya.

Lebih lanjut, Menteri Haji dan Umrah menegaskan bahwa pembenahan ini juga bertujuan untuk menjawab kritik publik terkait praktik “nebeng haji” oleh oknum petugas. Pemerintah ingin memastikan bahwa niat utama petugas adalah melayani jemaah, bukan menjadikan penugasan sebagai sarana menunaikan ibadah pribadi.

“Kami selalu ingatkan, niatkan dulu menjadi petugas haji. Kalau kemudian ada bonus bisa berhaji, itu bagian yang diatur. Mereka tidak boleh memposisikan diri sebagai jemaah,” tegasnya.

Dalam pelatihan, para petugas juga dibekali materi fikih petugas haji agar memahami tata cara beribadah dalam kondisi bertugas, termasuk ketentuan badal dan pengaturan ibadah lainnya, sehingga pelayanan kepada jemaah tetap menjadi prioritas utama.

Irfan Yusuf mengungkapkan bahwa penerapan disiplin ketat membawa konsekuensi tegas. Hingga saat ini, sebanyak 13 peserta diklat petugas haji telah dicopot dari proses pelatihan karena berbagai pelanggaran, seperti indisipliner, pemalsuan absensi, pemalsuan dokumen kesehatan, hingga kondisi kesehatan kronis yang berisiko bagi jemaah dan petugas lain.

“Ada yang tidak pernah hadir sejak hari pertama sampai hari ke-10 tapi absensinya dipalsukan. Ada juga yang sakit kronis seperti TBC, yang tentu berbahaya jika tetap diberangkatkan. Semua langsung dicopot,” jelasnya.

Keputusan pencopotan tersebut sepenuhnya diambil oleh tim pelatih dari unsur TNI dan Polri yang terlibat langsung dalam pembentukan karakter dan kedisiplinan petugas. Pemerintah, kata Irfan Yusuf, memberikan kewenangan penuh kepada tim pelatih untuk menilai kelayakan peserta.

Ke depan, Kemenhaj juga akan menggelar pelatihan gelombang kedua bagi petugas haji kloter dan embarkasi dengan durasi 10 hari, tetap menggunakan pendekatan semi-militer dan penekanan pada disiplin serta dedikasi.

Ia menegaskan bahwa petugas haji merupakan tenaga profesional yang menerima gaji dan memiliki tanggung jawab besar. “Petugas haji itu dibayar. Mereka digaji sekitar Rp900 ribu hingga Rp1 juta per hari dan bertugas hampir 70 hari. Ini kerja berat, bahkan bisa 25 jam sehari,” ujarnya.

Menurut Irfan Yusuf, setiap petugas haji memikul tiga amanah sekaligus, yakni amanah dari Allah SWT, amanah dari jemaah, dan amanah dari negara. Karena itu, dedikasi penuh dalam pelayanan merupakan harga mati.

“Diklat ini bukan sekadar pelatihan, tapi proses seleksi. Pasti ada yang gugur. Kami ingin membentuk habitus baru: disiplin, sehat, dan siap melayani,” pungkasnya.

Tags: Disiplininfo hajikemenhajNebeng HajiPetugas Haji

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Dani Jumeri on Wapres Gibran: Permata CAI Cetak Generasi Mandiri Sambut Bonus Demografi
  • Dani Jumeri on Komunitas Teman Tuli LDII Gelar Pengajian Disabilitas di Ponpes Minhaajurrosyidin
  • Arif Widiyanto on Apresiasi Perhelatan Permata CAI 2026, Ketum LDII: Pembinaan Generasi Unggul Jadi Kunci Indonesia Emas 2045
  • legiman - on LDII Perkuat Diplomasi One Health Indonesia di Simposium Internasional Brisbane
  • agus setiono on Apresiasi Perhelatan Permata CAI 2026, Ketum LDII: Pembinaan Generasi Unggul Jadi Kunci Indonesia Emas 2045
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Puncak Kezaliman

Puncak Kezaliman

June 29, 2026
Wapres Gibran: Permata CAI Cetak Generasi Mandiri Sambut Bonus Demografi

Wapres Gibran: Permata CAI Cetak Generasi Mandiri Sambut Bonus Demografi

June 29, 2026
Peringati Hari Bhayangkara ke-80, LDII Bersama TNI-Polri Gelar Aksi “Bakti Religi”

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, LDII Bersama TNI-Polri Gelar Aksi “Bakti Religi”

June 29, 2026
Ketua Umum DPP LDII: Piala Dunia 2026 Pelajaran untuk Hormati Perbedaan dan Junjung Sportivitas

Ketua Umum DPP LDII: Piala Dunia 2026 Pelajaran untuk Hormati Perbedaan dan Junjung Sportivitas

June 29, 2026
Puncak Kezaliman

Puncak Kezaliman

9
Wapres Gibran: Permata CAI Cetak Generasi Mandiri Sambut Bonus Demografi

Wapres Gibran: Permata CAI Cetak Generasi Mandiri Sambut Bonus Demografi

8
Apresiasi Perhelatan Permata CAI 2026, Ketum LDII: Pembinaan Generasi Unggul Jadi Kunci Indonesia Emas 2045

Apresiasi Perhelatan Permata CAI 2026, Ketum LDII: Pembinaan Generasi Unggul Jadi Kunci Indonesia Emas 2045

4
Ketua Umum DPP LDII: Piala Dunia 2026 Pelajaran untuk Hormati Perbedaan dan Junjung Sportivitas

Ketua Umum DPP LDII: Piala Dunia 2026 Pelajaran untuk Hormati Perbedaan dan Junjung Sportivitas

2
LDII Kalbar Gelar Konsolidasi Organisasi Jelang Muswil

LDII Kalbar Gelar Konsolidasi Organisasi Jelang Muswil

July 2, 2026
PC LDII Tanah Grogot Ajak Remaja Putri Ubah Limbah Jerigen Jadi Tas Estetik

PC LDII Tanah Grogot Ajak Remaja Putri Ubah Limbah Jerigen Jadi Tas Estetik

July 2, 2026
Jamarat

Perjalanan Meniti Surgawi di Bawah Langit Mekkah

July 1, 2026
Jemaah Haji indonesia

Hari ke-71 Operasional Haji, Kemenhaj Fokus Layani Jemaah yang Masih di Madinah

July 1, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII Kalbar Gelar Konsolidasi Organisasi Jelang Muswil July 2, 2026
  • PC LDII Tanah Grogot Ajak Remaja Putri Ubah Limbah Jerigen Jadi Tas Estetik July 2, 2026
  • Perjalanan Meniti Surgawi di Bawah Langit Mekkah July 1, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.