Sleman (25/5). SMA Insan Mulia Boarding School di bawah naungan DPD LDII Kabupaten Sleman sukses menggelar kegiatan Pramuka Mandiri Berkarakter Aktif (PRADIKA) 2026 di Bumi Perkemahan Embung Kaliaji, Turi, Sleman, pada 24–25 April 2026.
Kegiatan yang dikemas dalam bentuk Kemah Bakti Akhir Tahun dan Penilaian Akhir Kepramukaan tersebut diikuti para siswa dengan berbagai agenda pembinaan karakter, kepemimpinan, dan kerja sama tim di alam terbuka.
Kegiatan PRADIKA 2026 dikelola Dewan Ambalan Diponegoro–Nyi Ageng Serang dengan dukungan penuh pihak sekolah. Kepala Mabigus SMA Insan Mulia Boarding School, Syaifulloh Ibnu Mukmin, turut mendampingi langsung bersama pembina pramuka, guru, dan staf sekolah selama kegiatan berlangsung.
Menurutnya, pembinaan melalui kegiatan alam terbuka menjadi salah satu metode efektif untuk membentuk karakter siswa agar lebih disiplin, mandiri, dan mampu bekerja sama dalam berbagai situasi.
Dalam amanat pembukaan, Syaifulloh mengingatkan peserta pentingnya menjaga integritas diri selama mengikuti kegiatan perkemahan. Ia mengatakan lingkungan alam terbuka menjadi ruang pembelajaran yang memperlihatkan sikap asli seseorang dalam menghadapi tantangan dan berinteraksi dengan orang lain.
“Kegiatan seperti ini melatih siswa untuk membangun sikap rukun, kompak, disiplin, dan bertanggung jawab. Karakter yang baik tidak cukup dipahami secara teori, tetapi perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi Peta Panorama untuk melatih kemampuan navigasi dan ketelitian. Selain itu, peserta juga menerima materi Pramuka Istimewa dari Ketua Sakoda Sekawan Persada Nusantara DIY, Sarjita.
Dalam penyampaiannya, Sarjita menekankan pentingnya pembinaan generasi muda melalui kegiatan pramuka berbasis nilai moral dan kedisiplinan. Menurutnya, kegiatan kepramukaan tidak hanya membentuk keterampilan lapangan, tetapi juga membangun rasa tanggung jawab dan kepedulian sosial.
“Pramuka menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda agar memiliki kepemimpinan, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja sama di tengah masyarakat,” katanya.
Ketua DPD LDII Kabupaten Sleman, Anji Sujiman mengapresiasi pelaksanaan PRADIKA 2026 sebagai bagian dari pembinaan generasi muda di lingkungan sekolah binaan LDII. Menurutnya, pembinaan karakter perlu dilakukan secara seimbang antara pendidikan akademik, spiritual, dan keterampilan sosial agar siswa mampu menghadapi perkembangan zaman dengan baik.
“Generasi muda membutuhkan pembinaan yang mampu membentuk karakter disiplin, mandiri, dan memiliki kepedulian sosial. Kegiatan seperti PRADIKA menjadi salah satu sarana penting dalam membangun kualitas generasi penerus,” ujarnya.











