Hulu Sungai Utara (11/7). Pengurus Badan Pengelola Masjid (BPM) Raudhatul Hidayah naungan DPD LDII Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, memanfaatkan liburan sekolah dengan menggelar “Asrama Pesantren Liburan Sekolah”. Kegiatan tersebut ditujukan bagi santri usia pra remaja 10-12 tahun dan remaja 13-17 tahun.
Sekretaris BPM Masjid Raudhatul Hidayah, H. Abdul Ghani, menyampaikan tujuan utama kegiatan ini untuk membina karakter dan memperkuat pemahaman agama generasi muda. “Kami ingin masjid jadi rumah kedua bagi Generus. Liburan bukan berarti lepas dari Al Quran. Dengan memahami Al-Qur’an dan Alhadits, anak-anak bisa tertuntun akhlak dan kemandiriannya. Di sini mereka belajar disiplin, mandiri, dan ibadah Salat berjamaah di Masjid” ujarnya.
Sebagai bentuk pembinaan generasi muda, Ustadz Rizal menyiapkan kurikulum berbasis pemahaman Al Quran dan Al hadits. “Alhamdulillah antusiasnya luar biasa. Anak-anak sibuk ngaji, sholat berjamaah, dan berkurang main HP. Ini bentuk nyata masjid sebagai pusat pembinaan generasi,” ujar Ustadz Rizal.
Program asrama liburan ini menjadi agenda rutin tiap libur sekolah dan mendapat dukungan penuh warga sekitar. Dengan suasana masjid yang lebih hidup, diharapkan lahir generasi muda HSU yang cinta Al Quran, kuat akhlaknya, dan siap menjadi penerus dakwah sesuai Tri Sukses LDII. (Ngt)














