Makassar (30/5). Upaya memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Sulawesi Selatan terus didorong melalui kolaborasi antara LDII Sulawesi Selatan dan Bank Syariah Indonesia (BSI) Region X Makassar. Hal itu mengemuka dalam pertemuan yang berlangsung di UMKM Center BSI, Kota Makassar, Kamis (21/5/2026).
Ketua DPW LDII Sulawesi Selatan, Asdar Mattiro, mengatakan pertemuan tersebut menjadi langkah strategis, untuk memperluas pemberdayaan ekonomi umat melalui sistem keuangan berbasis syariah. “Kerja sama ini sebenarnya sudah berjalan dari tingkat DPP dan juga telah dilakukan di beberapa daerah lain. Di Sulawesi Selatan, kami ingin menindaklanjuti dan memperkuat kolaborasi tersebut,” ujarnya.
Dalam silaturahim tersebut, kedua pihak membahas peluang penguatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan LDII Sulsel. Selain akses layanan keuangan syariah, pembahasan juga mencakup pendampingan usaha dan edukasi ekonomi syariah bagi masyarakat.
Asdar menegaskan, LDII terus mendorong warga untuk menggunakan layanan perbankan syariah sebagai bagian dari upaya menjalankan transaksi keuangan yang sesuai prinsip agama. “Kami terus mengingatkan dan menyemangati warga LDII agar melakukan transaksi yang syariah dan halal menurut hukum agama, baik dalam menabung maupun aktivitas keuangan lainnya,” katanya.
Pertemuan itu sekaligus mematangkan rencana Seminar UMKM LDII Sulsel yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Juni 2026 mendatang. Seminar tersebut diharapkan menjadi ruang penguatan kapasitas pelaku usaha sekaligus memperluas pemahaman tentang sistem ekonomi syariah. “InsyaAllah seminar nanti juga akan kami kolaborasikan dengan pihak BSI. Kami sudah mendapatkan banyak penjelasan dan masukan yang sangat positif untuk ditindaklanjuti bersama,” tambah Asdar.
Selain Ketua DPW LDII Sulsel, hadir pula Sekretaris Nashruddin, Wakil Ketua Mira Nila Kusuwa Dewi, Hatta Tohuri, dan Mukhlisa Nur Andini Mukhtar.
Ke depan, LDII Sulsel dan BSI juga berencana menyusun nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) sebagai dasar kerja sama jangka panjang dalam pengembangan ekonomi umat berbasis syariah di Sulawesi Selatan.

