Sigi, (2/6). Kepala Desa Sidondo IV, Kabupaten Sigi, Mufti Lakawa, mengapresiasi konsistensi PAC LDII Sidondo IV yang setiap tahun membagikan hewan kurban kepada masyarakat sekitar. Pada Idul Adha 1447 Hijriah, warga LDII Sidondo IV menyembelih tujuh ekor sapi kurban yang kemudian didistribusikan langsung ke rumah-rumah warga, Rabu (27/5/2026).
“Kami sangat berterima kasih kepada PAC LDII Sidondo IV yang setiap tahunnya konsisten berbagi. Kehadiran tujuh ekor sapi kurban ini adalah bukti nyata kepedulian sesama umat. Semoga kerja sama yang baik antara LDII dan pemerintah desa ini terus terjaga,” ujar Mufti Lakawa.
Penyerahan daging kurban secara simbolis dilakukan oleh Mufti Lakawa dan disaksikan Babinsa Koptu Mustafa serta Bhabinkamtibmas Aipda Bhaharudin. Setelah itu, panitia mendistribusikan daging kurban secara door-to-door kepada warga di wilayah Desa Sidondo IV.
Menurut Mufti, kegiatan kurban yang rutin dilaksanakan warga LDII tidak hanya membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga mempererat silaturahim dan kebersamaan di lingkungan desa. Ia berharap semangat berbagi tersebut terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya.
Ketua PAC LDII Sidondo IV, Achid, mengatakan seluruh hewan kurban yang disembelih telah melalui pemeriksaan kesehatan sehingga aman dan layak dikonsumsi. Ia menjelaskan, metode distribusi langsung ke rumah warga dipilih agar bantuan dapat diterima secara merata dan tepat sasaran.
“Alhamdulillah, tahun ini semangat berkurban warga LDII Sidondo IV tetap tinggi dengan terkumpulnya tujuh ekor sapi. Fokus utama kami adalah memastikan daging kurban ini sampai ke tangan masyarakat sekitar yang berhak, tanpa memandang latar belakang,” kata Achid.
Ia menambahkan, pelaksanaan kurban menjadi bagian dari upaya meningkatkan ketakwaan sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPW LDII Sulawesi Tengah, Zulkifli Lasami, menyampaikan bahwa kegiatan serupa juga dilaksanakan di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah dengan mendistribusikan ratusan ekor hewan kurban kepada masyarakat di sekitar masjid-masjid LDII.
“Ibadah kurban ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum penting untuk mengetuk kepedulian sosial kita. Kami ingin memastikan warga yang membutuhkan dapat merasakan kebahagiaan yang sama di hari yang suci ini,” ujarnya.
Menurut Zulkifli, selain memiliki nilai ibadah dan sosial, pelaksanaan kurban juga memberikan dampak ekonomi bagi peternak lokal melalui meningkatnya permintaan hewan kurban di berbagai daerah.
Melalui momentum Idul Adha, LDII Sulawesi Tengah berharap semangat berbagi, gotong-royong, dan kepedulian sosial terus tumbuh sehingga tercipta kehidupan masyarakat yang harmonis, toleran, dan penuh kebersamaan.










