Musi Banyuasin (5/6). DPW LDII Sumatera Selatan (Sumsel) menghelat Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil II) di Masjid Raudhatul Jannah, Musi Banyuasin, Sumsel. Acara yang diselenggarakan pada 29-30 Mei tersebut, diikuti perwakilan pengurus LDII dari 15 kabupaten/kota se-Sumsel.
“Rakorwil ini mengambil tema “Peran Aktif LDII dalam Membangun Moral Bangsa yang Harmonis dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI untuk Mewujudkan Muba Maju Lebih Cepat”. Kami berkomitmen, memperkuat kontribusi LDII Sumsel dalam pembangunan karakter, menjaga persatuan, serta mendukung program pembangunan daerah,” ujar Ketua DPW LDII Sumsel, Rahmatullah.
Lebih lanjut, Rahmatullah menegaskan, pentingnya konsolidasi organisasi untuk menghadapi berbagai tantangan dan dinamika yang berkembang di tingkat regional dan global. “Kami harus memperkuat soliditas internal, untuk berkontribusi bagi masyarakat,” pungkasnya.
LDII harus mampu bergerak cepat dan adaptif menghadapi tantangan zaman. Menurutnya, kecakapan komunikasi serta kedekatan dengan pemerintah dan elemen masyarakat menjadi kunci utama penguatan organisasi di semua tingkatan.
“DPD, PC, dan PAC adalah garda terdepan LDII. Karena itu, sikap proaktif, kemampuan berkomunikasi, serta keterlibatan langsung dalam program-program yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan instansi harus terus ditingkatkan,” tegas Rahmatullah.
“Kita tidak bisa bekerja secara mandiri. Kolaborasi menjadi keharusan, sekaligus teladan bagi generasi muda, termasuk dalam membangun kepedulian terhadap kesehatan yang baik dan berkualitas,” imbuhnya.
Rahmatullah menilai Rakorwil sebagai momentum penting untuk memperkuat sinergi antar pengurus LDII se-Sumatera Selatan. Ia menekankan agar program kerja seperti dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat dapat dijalankan secara optimal serta dipublikasikan melalui berbagai platform media sosial.
“LDII Sumsel harus konsisten berperan aktif dalam dakwah dan pendidikan, berkolaborasi dengan stakeholder serta pemerintah daerah, dan seluruh aktivitas tersebut perlu dipublikasikan agar manfaatnya dapat diketahui masyarakat luas,” jelasnya.
Rakorwil diikuti para pengurus DPD LDII dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Selatan dan jajaran pengurus. Kegiatan diisi dengan pemaparan laporan program kerja masing-masing kota dan kabupaten, dilanjutkan dengan pembahasan lanjutan melalui komisi-komisi yang dikemas dalam diskusi interaktif.
Diskusi tersebut membahas peran strategis LDII dalam memperkuat keberagaman serta menjaga stabilitas sosial di Sumatera Selatan. Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Musi Banyuasin Daud Sobri mengatakan, LDII harus hadir menjadi mitra pemerintah mendukung program pembangunan.
“Melalui program kerja yang terarah, serta penguatan koordinasi antarwilayah. Juga peningkatan peran LDII dalam pembinaan umat, pembangunan moral generasi muda dan penguatan nilai kebangsaan,” tegasnya.
Daud Sobri menegaskan, LDII Sumsel berkomtimen meningkatkan kontribusi untuk mewujudkan masyarakat yang religius, harmonis dan berdaya saing. “Sejalan dengan visi Pemprov Sumsel, “Sumsel Maju Terus untuk Semua”,” katanya.
Ia mengatakan, visi tersebut dirancang untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri, “Sejahtera dan berdaya saing, di segala sektor dengan semangat keadilan,” tutup Daud Sobri yang juga Wakil Ketua DPW LDII Sumsel.
Acara tersebut dihadiri Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Musi Banyuasin, Edi Heryanto, Camat Tungkal Jaya Muksin, unsur Danramil Bayung Lencir, dan Kapolsek Tungkal Jaya.












