Majalengka (10/6). DPD LDII Kabupaten Majalengka bersama para ustaz Pondok Pesantren Fathul Huda Sawala, Kecamatan Dawuan, melaksanakan studi tiru ke Pondok Pesantren Al-Madani Cikalong pada Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk memperluas wawasan pengelolaan pesantren sekaligus memperkuat jaringan silaturahim antarlembaga pendidikan Islam.
Rombongan dipimpin Ketua DPD LDII Kabupaten Majalengka Atje Kusnadi. Dalam kunjungan tersebut, peserta mempelajari berbagai aspek pengelolaan pesantren, mulai dari sistem pembinaan santri, manajemen kelembagaan, hingga pengembangan program pendidikan.
Atje Kusnadi mengatakan studi tiru menjadi sarana untuk saling berbagi pengalaman dan praktik baik yang dapat diterapkan dalam pengembangan pesantren.
“Setiap pesantren memiliki keunggulan dan pengalaman yang dapat menjadi bahan pembelajaran bersama. Melalui kegiatan ini, kami berharap mendapatkan wawasan baru untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan pendidikan santri,” ujarnya.
Selain berdiskusi mengenai sistem pengelolaan pesantren, kedua pihak juga bertukar pandangan terkait tantangan pendidikan keagamaan di tengah perkembangan zaman. Menurut Atje, pesantren perlu terus beradaptasi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi fondasi pendidikan.
“Dengan demikian, pesantren dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” lanjutnya.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antarpondok pesantren sekaligus mendorong peningkatan kualitas tata kelola lembaga pendidikan Islam.

