Tanah Bumbu (21/6). DPD LDII Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, melaksanakan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu pada Rabu (10/6/2026). Pertemuan ini bertujuan mempererat sinergi antara LDII dan pemerintah daerah.
Dalam pertemuan tersebut Ketua DPD LDII Tanah Bumbu, Ridwan dan jajarannya menyampaikan program kerja mengenai pembinaan generasi penerus, “LDII siap mendukung program pemerintah daerah melalui pembinaan generasi muda, penguatan nilai-nilai keagamaan, serta kontribusi nyata dalam pembangunan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Tanah Bumbu,” ujarnya.
Perwakilan Pemkab, staf ahli dan Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kabag Kesra) Setda Tanah, Adrianto Wicaksono dalam sambutannya menegaskan ilmu tanpa akhlak tidak memiliki arti yang sempurna. Pernyataan ini sejalan dengan visi pembinaan generasi muda LDII yang tidak hanya menekankan kecerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan karakter yang kuat.
Lebih lanjut Adrianto menyampaikan informasi terkait program pembangunan strategis daerah, di antaranya rencana pembangunan Jembatan Tanah Bumbu–Kotabaru yang diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat. Selain itu, kehadiran Pelabuhan Tanah Bumbu diproyeksikan menjadi pintu gerbang ekonomi baru di Kalimantan Selatan, yang akan memperkuat konektivitas dan aktivitas perdagangan di wilayah tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPD LDII Tanah Bumbu Ridwan menyampaikan empat agenda utama. Pertama, pemaparan rencana kegiatan Cinta Alam Indonesia (CAI) yang akan diselenggarakan di Bumi Perkemahan Yayasan Babussalam, Desa Gunung Besar, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan Generus LDII dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045.
Kedua, penyampaian 8 Program LDII untuk Bangsa sebagai bentuk kontribusi nyata organisasi dalam mendukung pembangunan karakter, moral, dan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Ketiga, pemaparan 29 Karakter Luhur LDII, termasuk Tri Sukses Generus yang mencakup tiga pilar utama: Akhlakul Karimah (berbudi pekerti luhur), Alim Faqih (berilmu dan memahami agama), serta Mandiri (mampu berdiri dan berkarya secara mandiri).
Setda Tanah Bumbu, Adrianto Wicaksono menyampaikan apresiasi atas kontribusi LDII, khususnya dalam pembinaan generasi muda, agar menjadi generasi yang bertanggung jawab, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat.













