Banyuwangi (29/6). DPD LDII Kabupaten Banyuwangi silaturahim ke Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rofiq Ripto Himawan, pada Senin (25/6) di Mapolresta Banyuwangi. Pertemuan ini merupakan bentuk sinergisitas antara ulama, umara, dan seluruh elemen masyarakat yang menjadi kunci menciptakan kamtibmas.
“Pertemuan ini bukanlah sekadar formalitas. Menurutnya, agenda ini adalah wujud nyata komunikasi dua arah antara aparat kepolisian, tokoh agama, dan elemen masyarakat,” jelas Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rofiq Ripto Himawan.
Kapolresta Banyuwangi menekankan bahwa peran tokoh agama dan ormas berbasis religi sangat krusial dalam mendukung tugas-tugas kepolisian. “Kami sangat mengapresiasi kontribusi aktif LDII Banyuwangi yang selama ini terus ikut serta menjaga kesejukan di tengah masyarakat. Peran tersebut sangat dibutuhkan terutama untuk merawat toleransi dan menangkal potensi gangguan keamanan di wilayah Banyuwangi. Oleh karena itu, kami mengajak jajaran LDII untuk terus menebarkan pesan-pesan damai dan menjadi teladan di masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Banyuwangi, Heri Sujatmiko, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus bersinergi secara aktif dengan aparat penegak hukum. “Kami siap mendukung program-program kerja Polresta Banyuwangi, terutama dalam hal edukasi masyarakat terkait sadar hukum, penangkalan paham radikal, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan. Kamtibmas yang ideal hanya bisa diwujudkan melalui kolaborasi bersama aparat kepolisian,” jelas Heri.
Ia juga menyerahkan cinderamata berupa buku berjudul “Sistem, Model dan Corak Pendidikan LDII dalam Platform Profesional Religius dari Sabang sampai Merauke kepada Kapolresta Banyuwangi. “Buku ini merupakan karya cendekiawan Nahdlatul Ulama (NU) yang juga akademisi Universitas Perguruan Tinggi Ilmu Al Quran (PTIQ) Jakarta, Ahmad Ali. Buku tersebut memuat hasil kajian mendalam mengenai perilaku positif dan nilai-nilai moral yang diterapkan di dalam lingkungan LDII,” jelasnya.












