Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Desain dan Spanduk HARI SANTRI 2026
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Desain dan Spanduk HARI SANTRI 2026
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

Malas Nanti

2026/07/20
in Nasehat
3
Ilustrasi: AI Generated, LINES.

Ilustrasi: AI Generated, LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Oleh Faidzunal A. Abdillah, Pemerhati sosial dan lingkungan – Warga LDII tinggal di Serpong, Tangerang Selatan.

Malas adalah penyakit yang tidak terlihat, tetapi dampaknya mampu melumpuhkan langkah seorang hamba menuju Allah. Ia tidak membuat seseorang berhenti bernapas, tetapi membuat hati berhenti bertumbuh. Perlahan-lahan ia mencuri semangat, mengikis amal, dan memadamkan cahaya keimanan. Itulah gambaran perasaanku saat ini.

Bayangkan, sebenarnya aku bisa membaca Al-Quran. Waktu ada, jiwa sehat, situasi dan kondisi mendukung, tetapi kemudian berkata, “Nanti saja.” Tanpa alasan. Lalu hari berganti hari, mushaf tetap tertutup, sementara hati semakin gersang. Dan tidak membaca Kitab Allah. Sayang sungguh disayang.

Sebenarnya aku bisa mengerjakan shalat sunnah, tetapi selalu terlewat. Habis sholat wajib langsung pergi. Terlihat buru-buru, padahal cuma bergaya atau pura-pura. Mengerjakan yang tertinggal atau memenuhi agenda ke depan. Kesibukan dunia terasa begitu mendesak, sedangkan panggilan menuju keridaan Allah dianggap masih bisa ditunda. Menyesal juga pada akhirnya.

Seharusnya aku bisa menghadiri majelis ilmu dan mengaji, tetapi kaki justru melangkah menjauh. Tubuh pilih rebah – selonjoran. Atau kesibukan lain. Ada seribu alasan untuk tidak datang, padahal satu langkah menuju majelis ilmu dicintai Allah. Dan ada kesedihan di sana.

Sering juga menerima ajakan sedekah. Dan sebenarnya bisa bersedekah, tetapi berlagak lupa. Pura-pura, bahkan berusaha lupa. Padahal harta terus bertambah atau berkurang, sementara kesempatan beramal tidak selalu kembali. Peluang tidak datang dua kali. Sungguh menyesal kemudian. Belakangan.

Rasanya aku bisa mengajak kepada kebaikan, tetapi malu. Sudah malu, jadi tak mau lagi. Takut dianggap sok saleh, takut dinilai menggurui, hingga akhirnya kebenaran dibiarkan berlalu tanpa suara. Tiada bekas dan tanda kebaikan. Bahkan memungkinkan untuk bisa memberikan nasihat, tetapi memilih menolak. Padahal boleh jadi satu kalimat yang tulus menjadi sebab hidayah bagi seseorang, bahkan menjadi amal yang terus mengalir hingga hari kiamat.

Dari hati yang paling dalam, sejujurnya aku bisa berdzikir, dan bercita-cita dzikir yang panjang di malam hari. Terbayang indahnya. Sayang selalu terlewatkan karena capek, siang berat, malam ketiduran. Jari sibuk menggulir layar, pikiran sibuk mengejar dunia, sementara lisan enggan menyebut nama Rabb yang telah memberikan segalanya. Terus sejatinya apa maunya, hei raga yang fana!

Padahal Allah telah mengingatkan bahwa orang-orang beriman sejatinya tidak menunda ketaatan. Selalu memberikan respon dan tindakan di kesempatan pertama. Tetapi kenapa menundanya?

فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ

“Maka berlomba-lombalah kalian dalam mengerjakan kebaikan.” (QS. Al-Baqarah: 148)

Allah juga berfirman:

وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

“Dan bersegeralah kamu menuju ampunan dari Tuhanmu dan menuju surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Ali ‘Imran: 133)

Rasulullah ﷺ pun mengingatkan agar tidak menunda amal.

بَادِرُوا بِالْأَعْمَالِ فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ

“Bersegeralah kalian melakukan amal-amal saleh sebelum datang berbagai fitnah yang bagaikan potongan-potongan malam yang gelap…” (HR. Muslim)

Bahkan kemalasan termasuk sesuatu yang selalu dimohonkan perlindungan darinya oleh Rasulullah ﷺ. Beliau berdoa:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Kemalasan bukan sekadar kehilangan waktu, kehilangan amal shalih, tetapi kehilangan kesempatan untuk mendekat kepada Allah. Hari yang berlalu tanpa tilawah adalah kesempatan yang hilang. Shalat sunnah yang ditinggalkan adalah pintu cinta Allah yang tertutup. Sedekah yang ditunda mungkin tidak pernah lagi sempat diberikan. Nasihat yang diurungkan bisa jadi membuat seseorang tetap berada dalam kesalahan.

Jangan menunggu semangat datang untuk beribadah. Justru beribadahlah, maka semangat akan mengikuti. Karena iman itu bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan kemaksiatan serta kelalaian.

Hari ini mungkin kita masih mampu membaca Al-Qur’an. Besok belum tentu mata masih melihat huruf-hurufnya. Hari ini kita masih mampu bersujud. Besok belum tentu lutut masih kuat menopang tubuh. Hari ini kita masih mampu bersedekah. Besok belum tentu harta ataupun kesempatan masih ada.

Maka lawanlah malas dengan satu langkah kecil. Bukalah mushaf walau hanya satu halaman. Kerjakan dua rakaat walau singkat. Bersedekahlah walau sedikit. Berdzikirlah walau beberapa kali. Nasihatilah dengan lembut walau satu kalimat. Sebab Allah tidak menilai besarnya amal semata, tetapi keikhlasan dan kesinambungannya. Amal yang kecil namun dilakukan terus-menerus lebih dicintai daripada amal yang besar tetapi hanya sesekali.

Jangan biarkan kata “nanti” menjadi penghalang menuju surga. Karena sering kali, “nanti” adalah bisikan yang perlahan berubah menjadi “tidak pernah.” Semoga curahan hati ini menjadi pengingat bahwa musuh terbesar dalam perjalanan menuju Allah sering kali bukan ketidaktahuan, melainkan kebiasaan menunda ketaatan. Dari diri sendiri. Alias malas. Cirinya suka berkata nanti.

Tags: malasNanti

Comments 3

  1. Dharmajaya says:
    3 months ago

    Tepat. Ajzkh

    Reply
  2. Luluk Mutia says:
    3 months ago

    الحمد لله رب العالمين💙
    Alhamdulillahi jaza kaullohu khoiro pak🙏 sdh diingatkan.
    Semoga Alloh paring faham barokah dan bisa melaksanakan semuanya 💙

    Reply
  3. Abdul Aziz says:
    3 months ago

    الحمد لله جزاكَ الله خيرا
    Atas perkelingnya, menambahkan dalil
    إِنَّمَا النَّسِيءُ زِيَادَةٌ فِي الْكُفْرِ

    Semoga Alloh pareng Ganti Rizki umur panjang dan Barokah Aamin Yaa Robbal Aalamiin 🙌🏽😊

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Fauzi Achmadi on Sujud (lagi)
  • Marsudi hadi Mulyono on Hadiri Rakor Pakem, LDII Kota Palembang Dukung Pencegahan Konflik Antarumat Beragama
  • Al Hilal on Perkuat Sinergi di Wilayah Perbatasan, LDII Kotabaru Silaturahim dengan LDII Paser
  • Catur Wati on Dua Pesilat Muda LDII Jateng Siap Berlaga di Uzbekistan
  • sahrudin udin on Silaturahim dengan Kapolres Baru, LDII Luwu Timur Sinergi Jaga Kerukunan
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dua Pesilat Muda LDII Jateng Siap Berlaga di Uzbekistan

Dua Pesilat Muda LDII Jateng Siap Berlaga di Uzbekistan

October 22, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
LDII Depok Bagikan Sembako Ramadan, Pererat Silaturahmi dengan Warga Cilodong

LDII Depok Bagikan Sembako Ramadan, Pererat Silaturahmi dengan Warga Cilodong

March 17, 2026
Dua Pesilat Muda LDII Jateng Siap Berlaga di Uzbekistan

Dua Pesilat Muda LDII Jateng Siap Berlaga di Uzbekistan

4
DPP LDII Fokus Perkuat SDM Pengurus Hingga Tingkat PAC

DPP LDII Fokus Perkuat SDM Pengurus Hingga Tingkat PAC

5
Bolehkah Khutbah Jumat Selain Bahasa Arab?

Bolehkah Khutbah Jumat Selain Bahasa Arab?

25
Sujud (lagi)

Sujud (lagi)

1
DPK Banten Bina Kearsipan LDII Banten, Dorong Sinergi Literasi untuk Santri

DPK Banten Bina Kearsipan LDII Banten, Dorong Sinergi Literasi untuk Santri

October 26, 2026
LDII Banyuwangi Bekali 100 Pemuda Keterampilan Cukur Rambut

LDII Banyuwangi Bekali 100 Pemuda Keterampilan Cukur Rambut

October 26, 2026
LDII Bangkok Bekali Generus Putri Keterampilan Menjahit untuk Bangun Kemandirian

LDII Bangkok Bekali Generus Putri Keterampilan Menjahit untuk Bangun Kemandirian

October 26, 2026
Hadiri HSN di Ponpes LDII, Kakan Kemenag Kota Padang Tekankan Kemandirian Santri

Hadiri HSN di Ponpes LDII, Kakan Kemenag Kota Padang Tekankan Kemandirian Santri

October 26, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • DPK Banten Bina Kearsipan LDII Banten, Dorong Sinergi Literasi untuk Santri October 26, 2026
  • LDII Banyuwangi Bekali 100 Pemuda Keterampilan Cukur Rambut October 26, 2026
  • LDII Bangkok Bekali Generus Putri Keterampilan Menjahit untuk Bangun Kemandirian October 26, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

TELEGRAM

Untuk mengirim berita dari daerah Anda, silakan install aplikasi TELEGRAM lalu klik tautan berikut:

https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Desain dan Spanduk HARI SANTRI 2026
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.