Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Organisasi

Masalah Pemuda, Masalah Bangsa

2017/10/29
in Organisasi
0
sumpahpemuda DILI
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (28/10). Peringatan Hari Sumpah Pemuda bagi DPP LDII merupakan pengingat bagi masyarakat dan pemerintah, mengenai peran vital para pemuda dalam dalam

pembangunan nasional dan keberlangsungan hidup bangsa.

“Bangsa Indonesia bakal menikmati bonus demografi pada 2020-2035, di mana Indonesia bakal memiliki 70 persen penduduk produktif pada tahun itu,” ujar Ketua DPP LDII Prasetyo Soenaryo. Namun, bonus demografi ini bisa menjadi petaka demografi bila pemerintah mengabaikan permasalahan yang dihadapi para pemuda.

Prasetyo mengandaikan masalah pemuda era kolonial dan era Indonesia modern jauh berbeda. Pemuda era kolonial menghadapi musuh bersama, berupa penjajahan yang menciptakan perasaan senasib untuk menjadi bangsa dan negara yang baru. Sementara pemuda masa kini menghadapi kian menyempitnya dunia – akibat kemajuan teknologi informasi – yang membuat dunia tanpa batas.

Hal ini menurut Prasetyo, mampu mengikis nasionalisme. Lalu tumbuhlah ideologi hedonisme akibat terpaan budaya konsumerisme, yang dimainkan indsutri melalui iklan-iklan yang ditayangkan secara global.

“Benturan budaya ini membuat kegiatan alamiah justru menjadi ajang hedonisme. Para pemuda tidak bisa menahan diri hanya karena mengikuti tren,” papar Prasetyo. Ia mencontohkan olahraga bersepeda, jogging, atau acara kumpul-kumpul, justru menjadi parade brand-brand dunia nan mahal, “Seperti ingin menunjukkan ‘siapa bergantung apa yang dipakai’, yang menunjukkan pemujaan terhadap kekayaan dan kemewahan, bukan pada prestasi individu,” imbuh Prasetyo.

Persoalan lain, area publik sebagai ajang kreativitas pemuda kian sedikit. Dahulu para pemuda melakukan berbagai kegiatan positif di Karang Taruna, yang didukung penuh oleh aparat pemerintah dari tingkat RT, RW, hingga kelurahan. Namun, kegiatan Karang Taruna di kota-kota besar mengalami mati suri. Padahal dalam Karang Taruna inilah para pemuda bebas berkreativitas dan berorganisasi.

Selain itu, pendidikan Indonesia yang lebih mengutamakan prestasi akademik dan mengabaikan keteladanan, membuat para pemuda hanya tahu berkompetisi dan kehilangan daya nalar, memahami lingkungan, tenggang rasa, hingga gotong royong. Para pemuda saat ini, menjadi pemuda yang individualistis dan lebih suka mementingkan diri sendiri.

“Pelajaran yang bertumpuk di luar kapasitas kemampuan berpikir anak-anak, hanya memicu stres. Inilah yang mengganggu tumbuh kembang anak-anak atau pemuda,” ujar Prasetyo yang sekaligus pendiri dan Ketua Paradigma Institute.

Sebagai solusi Prasetyo meminta kepada pemerintah untuk melakukan penguatan keluarga dan perbaikan kesejahteraan, yang paralel dengan peningkatan kesejahteraan rakyat. Penguatan keluarga dalam bentuk memberikan edukasi atau nilai kepada orangtua, agar mampu mendidik anak-anak mereka dengan baik.

“Pemerintah dengan segala wewenangnya mampu mengendalikan informasi atau membuat kebijakan mengenai tayangan-tayangan yang mendidik di televisi-televisi swasta, yang disesuaikan dengan tren atau pengemasan yang mudah dicerna. Sehingga menghasilkan penonton yang cerdas, yang memiliki karakter mulia,” imbuh Prasetyo.

Sejalan dengan itu, pembangunan harus benar-benar ditujukan untuk kesejahteraan rakyat, sehingga problem gizi dalam masyarakat bisa diselesaikan.

“Generasi berkualitas tidak lahir dari generasi yang mengalami stres dan kekurangan gizi. Untuk itu pemerintah perlu mengkampanyekan kembali kesadaran mengkonsumsi makanan bergizi yang tak harus mahal. Dari sinilah pemerintah membangun para pemuda,” ujar Prasetyo.

Pemerintah harus kembali menghidupkan, mendorong, dan membantu lembaga-lembaga kepemudaan, baik di kampus maupun di kampung-kampung sebagai wahana penyaluran kreativitas sekaligus wahana membentuk karakter pemuda.

Pengabaian pendidikan dan pembentukan karakter pemuda yang mulia, merupakan langkah sistematis menghilangkan sebuah negara dan juga bangsa. Inilah yang harus menjadi kesadaran bersama dalam Hari Sumpah Pemuda, begitu keyakinan Prasetyo Soenaryo.

Bila Bung Karno di zaman lampau hanya meminta 100 pemuda untuk menggoncang dunia. Hari ini, analogi 100 pemuda terbilang sulit untuk menggoncang dunia, karena pemuda era digital lebih sibuk ribut satu sama lain, mementingkan diri sendiri, dan abai lingkungan sekitar.

 

sumber gambar: damniloveindonesia, cdn-metrotvnews

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Menik Sulistyoningsih on LDII Klaten Dorong Ketahanan Pangan Keluarga Lewat Kreasi Sorgum
  • Mansur Ghozali on Pemuda LDII Batam Raih Medali Emas Porseni XV Politeknik se-Indonesia
  • Angka DH on Ponpes Wali Barokah Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Kediri
  • Angka DH on LDII Jurang Mangu Barat Tanamkan Semangat Gotong-Royong Lewat Kerja Bakti Nasional
  • JADIH ANNUR DLG on LDII Hulu Sungai Tengah Gaet Siswa Sekolah Dasar Kerja Bakti Nasional
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kemarau Panjang, LDII Pemalang Salurkan 110 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Kemarau Panjang, LDII Pemalang Salurkan 110 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

August 14, 2026
LDII Gunungkidul Kerahkan 400 Warga Bersihkan Sungai, Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

LDII Gunungkidul Kerahkan 400 Warga Bersihkan Sungai, Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

August 14, 2026
Habib Jafar: Jadikan Ritualitas Ibadah Sebagai Seni Merayu Tuhan

Habib Jafar: Jadikan Ritualitas Ibadah Sebagai Seni Merayu Tuhan

August 12, 2026
Semarakkan HUT ke-81 RI, Ratusan Warga Meriahkan LDII Menteng Fun Walk 2026

Semarakkan HUT ke-81 RI, Ratusan Warga Meriahkan LDII Menteng Fun Walk 2026

August 15, 2026
Kemarau Panjang, LDII Pemalang Salurkan 110 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Kemarau Panjang, LDII Pemalang Salurkan 110 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

2
Musda VII LDII Cianjur Dorong Penguatan Kontribusi untuk Masyarakat

Musda VII LDII Cianjur Dorong Penguatan Kontribusi untuk Masyarakat

4
LDII Jurang Mangu Barat Tanamkan Semangat Gotong-Royong Lewat Kerja Bakti Nasional

LDII Jurang Mangu Barat Tanamkan Semangat Gotong-Royong Lewat Kerja Bakti Nasional

1
LDII Klaten Dorong Ketahanan Pangan Keluarga Lewat Kreasi Sorgum

LDII Klaten Dorong Ketahanan Pangan Keluarga Lewat Kreasi Sorgum

1
Sendiri – Liyan

Sendiri – Liyan

August 18, 2026
Dua Kunci Utama Berbahagia: Tidak Salah Menilai dan Menyikapi Dunia

Dua Kunci Utama Berbahagia: Tidak Salah Menilai dan Menyikapi Dunia

August 18, 2026
Pemuda LDII Bagorejo Partisipasi dalam Lomba Gerak Jalan HUT ke-81 RI

Pemuda LDII Bagorejo Partisipasi dalam Lomba Gerak Jalan HUT ke-81 RI

August 18, 2026
Warga LDII dan Dinsos PPKB Banyuwangi Kerja Sama Rawat Penampilan ODGJ

Warga LDII dan Dinsos PPKB Banyuwangi Kerja Sama Rawat Penampilan ODGJ

August 18, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Sendiri – Liyan August 18, 2026
  • Dua Kunci Utama Berbahagia: Tidak Salah Menilai dan Menyikapi Dunia August 18, 2026
  • Pemuda LDII Bagorejo Partisipasi dalam Lomba Gerak Jalan HUT ke-81 RI August 18, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.