Kukar (2/6). Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menghadiri penyembelihan kurban di Kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong. Sebelumnya, Aulia juga memberikan sapi kurban kepada pengurus PC LDII Tenggarong.
Acara pada Rabu (27/5/2026) itu sekaligus menjadi silaturrahim antara pemerintah kabupaten (Pemkab) dengan warga setempat. Aulia menyampaikan, ia dan jajaran pemerintah daerah juga berkeliling ke sejumlah lokasi penyembelihan hewan kurban di wilayah Kukar. Untuk memastikan pelaksanaan berjalan lancar sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.
“Melalui ibadah kurban ini tidak hanya meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial, rasa kemanusiaan, dan mempererat hubungan antarsesama melalui semangat berbagi,” ujarnya.
Ia berharap kurban membawa keberkahan serta manfaat bagi masyarakat, khususnya para penerima daging kurban. Menurutnya, nilai utama Idul Adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan, tetapi juga menumbuhkan kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Dengan kegiatan berbagi ini kita bisa saling mendoakan, mempererat persaudaraan, dan bersama-sama menjaga keberkahan di Kabupaten Kukar. Kami juga memohon doa agar diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah yang telah dipercayakan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Kukar Choirul Suprayitno menyampaikan warga LDII menyembelih kurban secara serentak di 13 kecamatan, dengan total 137 ekor sapi dan 39 ekor kambing yang disembelih.
Menurutnya, seluruh pelaksanaan kurban dilandasi semangat gotong royong, kebersamaan, dan keikhlasan warga dalam beribadah serta berbagi kepada sesama. “Khusus di lokasi ini kami menyembelih 13 ekor sapi dan 10 ekor kambing yang nantinya didistribusikan kepada warga sekitar melalui masing-masing RT,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut berlangsung tertib dan penuh kebersamaan. Warga tampak antusias mengikuti proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban. Momentum Idul Adha ini sekaligus menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam memperkuat nilai-nilai sosial, keagamaan, serta budaya gotong royong di Kabupaten Kukar.










