Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

Esai Kehidupan (19)

2009/08/24
in Nasehat
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Mumpung bulan puasa, mari bicara cinta. Puasa adalah cinta. Dan di bulan puasa ini adalah bulan latihan bercinta. Training bercinta. Bercinta dengan siapa? Bercinta dengan sesama makhluk Allah dan bercinta dengan Yang Maha Kuasa. Lihatlah, ketika orang hendak berbuat jelek kepada orang yang berpuasa, maka dianjurkan untuk tidak membalas dengan yang serupa. Puasa itu cinta damai. Cukuplah katakan, ‘Innii Shoo’imun, Innii Shoo’imun, Innii Shoo’imun.’ Sebab puasa adalah media untuk menggapai cinta. Setiap datang kekerasan, balaslah dengan kelembutan – cinta. Setiap datang kejelekan, sambutlah dengan kebaikan  -cinta. Tengoklah, bau mulut orang berpuasa itu lebih wangi dari minyak kasturi di mata Allah. Karenanya puasa adalah amalan yang langsung disimpan di sisi Allah. Tak berbalas. Ia tidak seperti amalan yang lain. Tak lain karena Allah cinta dengan orang yang berpuasa.

Cinta adalah jalan menuju taqwa. Tanpa cinta susah mendapatkan ketaqwaan. Sebab taqwa adalah bahasa lain cinta yang mendalam kepada Yang Maha Esa. Taqwa adalah cinta tingkat tinggi, ketika ketakutan dan ketaatan melebur menjadi satu. Yang ada hanya cinta untuk senantiasa melaksanakan perintah dan menjauhi laranganNya. Yang ada hanya semangat gemuruh, meluruh, merindu pada jiwa – jiwa yang suci untuk selalu mendekatkan hati pada jalan – jalan Ilahi. Meminjam pribadi Nabi SAW, dermawan seperti angin yang dilepas. Dan dalam keteladanan : Afalan akuunu abdan syakuron. Ketika kita belum memahami ini, maka akan dengan mudah kita bicara taqwa, tapi baru sekedar pernyataan belaka. Kalaulah cinta, ia adalah cinta yang egois.
Marilah kita simak sekelumit cerita cinta dari Ibu Teresa dari Calcutta. Dia adalah peraih Nobel Perdamaian. Dia membangun ratusan rumah di dunia untuk melayani mereka yang tersisih dan terbuang dari masyarakat. Dia membimbing secara spiritual dan hidup bersama dengan orang-orang miskin, orang-orang jompo, dan anak-anak telantar. “Setiap karya cinta (amal-amal sholih) yang dilakukan sepenuh hati (karena Allah) selalu membawa orang lebih dekat pada Allah,” katanya. Kepada siapa pun Ibu Teresa berbicara, yang di hadapannya seolah menjadi orang penting. Ia bisa ngomong secara enak dengan siapa saja. Ia seperti berada dalam riak gelombang kehidupan semua orang.

Ada enam langkah penting yang ditulis Ibu Teresa lewat syairnya:
Buah keheningan adalah doa
Buah doa adalah iman
Buah iman adalah cinta
Buah cinta adalah pelayanan
Buah pelayanan adalah damai.

Maksudnya, bila mau berdoa dan dikabulkan, ciptakanlah terlebih dulu keheningan. Hening jiwa dan raga. Khusyu’ hati dan pikiran. Shabar diri dan lisan. Keheningan adalah berpuasa, salah satunya. Sebab, di dalam keheningan itulah Allah menyapa dan berbicara pada manusia. Doa orang yang puasa itu mustajab. Doa membawa manusia dekat kepada Allah. Doa juga membawa hati menjadi bersih dan suci. Seterusnya hati menjadi tempat yang subur dan indah bagi berseminya benih iman. Akar – akar iman menancap dengan kuat dan erat bersama keyakinan. Dan membuahkan keimanan yang rindang dan dahsyat, melahirkan apa yang namanya cinta. Mengalir dari sendi – sendi iman yang murni dan sejati.
Mari kita bandingkan sajak itu dengan firman Allah dalam Surat al-Furqan ayat 77: Qul maa ya’ba’u bikum robbii laulaa du’aa’ukum. Katakanlah : “Tuhanku tidak mengindahkan kamu, melainkan kalau ada doamu. Doa di sini tak lain adalah iman, sebagaimana diterangkan di beberapa tafsir.
Dari iman tumbuhlah cinta, sebagaimana sabda Nabi SAW; “Walladzii nafsii biyadihii laatadkhulul jannata hattaa tu’minuu, walaa tu’minuu hattaa tahaabbuu – Demi Dzat yang diriku ditanganNya, tidaklah masuk surga kalian selagi tidak beriman dan tidak dikatakan beriman selagi tidak bisa menunjukkan cinta (Rowahu A. Dawud). Cinta adalah kata kerja. Ia adalah perbuatan – perbuatan nyata berupa memberi. Ia adalah amal – amal sholih yang banyak macamnya. Ia adalah pelayanan bukan sebuah tuntutan. Memberi layanan perhatian, memberi pengharapan, memberi nasehat, memberi maaf dan lain sebagainya. Dengan banyak memberi inilah, akhirnya datang kedamaian yang didambakan setiap insan. Sebab pada dasarnya apa yang kita berikan kepada orang lain itu tidak hilang, tetapi akan kembali ke diri kita dalam bentuk serupa atau bentuk yang lain tapi dengan jumlah yang berlimpah dan berkecukupan.
Mari terjemahkan lagi langkah puasa ini. Jangan orang lain seperti Ibu Teresa saja yang bisa menterjemahkannya, selayaknya orang – orang yang berbekal hidayah Allah dan bimbingan NabiNya bisa berada di sana. Setidak – tidaknya memahami dan berusaha menggapainya walaupun belum paripurna dan masih banyak kekurangan di sana – sini. Memang kita, manusia yang tidak  sempurna. Yang harusnya tak kenal lelah untuk terus berusaha.

Oleh :Faizunal Abdillah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Supriadi Sarlan on Ardhia Ikrimatu Zanjabila Mendengar Kalam Ilahi dalam Sunyi, Membawanya ke Panggung Nasional
  • Supriadi Sarlan on Ardhia Ikrimatu Zanjabila Mendengar Kalam Ilahi dalam Sunyi, Membawanya ke Panggung Nasional
  • Malik Bugis on Silaturahim dengan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, DPP LDII Diskusi Persoalan Umat
  • Anton Indarwanto on Silaturahim dengan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, DPP LDII Diskusi Persoalan Umat
  • Sudarmanto on Wapres Gibran: Permata CAI Cetak Generasi Mandiri Sambut Bonus Demografi
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LDII dan MTA Perkuat Ukhuwah Islamiyah dan Bangun Kolaborasi

LDII dan MTA Perkuat Ukhuwah Islamiyah dan Bangun Kolaborasi

July 9, 2026
Atlet Muda Persinas ASAD Nunukan Sabet Juara 1 O2SN untuk Silat Seni Tunggal Putra

Atlet Muda Persinas ASAD Nunukan Sabet Juara 1 O2SN untuk Silat Seni Tunggal Putra

July 5, 2026
Dukung Program Ketahanan Pangan, Warga LDII Cipta Praja Panen Jagung

Dukung Program Ketahanan Pangan, Warga LDII Cipta Praja Panen Jagung

July 7, 2026
Puncak Kezaliman

Puncak Kezaliman

June 29, 2026
LDII dan MTA Perkuat Ukhuwah Islamiyah dan Bangun Kolaborasi

LDII dan MTA Perkuat Ukhuwah Islamiyah dan Bangun Kolaborasi

4
Ardhia Ikrimatu Zanjabila Mendengar Kalam Ilahi dalam Sunyi, Membawanya ke Panggung Nasional

Ardhia Ikrimatu Zanjabila Mendengar Kalam Ilahi dalam Sunyi, Membawanya ke Panggung Nasional

2
Silaturahim dengan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, DPP LDII Diskusi Persoalan Umat

Silaturahim dengan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, DPP LDII Diskusi Persoalan Umat

2
Keren (5): Lanjutkan Perjalanan

Keren (5): Lanjutkan Perjalanan

1
Yayasan Budi Luhur LDII Wonosobo Resmikan TK Budi Utomo Kampus 2

Yayasan Budi Luhur LDII Wonosobo Resmikan TK Budi Utomo Kampus 2

July 11, 2026
LDII Karawang Perkuat Pembinaan 29 Karakter Luhur dengan Festival Generasi Penerus 2026

LDII Karawang Perkuat Pembinaan 29 Karakter Luhur dengan Festival Generasi Penerus 2026

July 11, 2026
Jelang Muswil 2026, LDII DIY Perkuat Sinergi dengan Pemda Dukung Panca Mulia

Jelang Muswil 2026, LDII DIY Perkuat Sinergi dengan Pemda Dukung Panca Mulia

July 11, 2026
Pemkab Tabalong dan LDII Perkuat Sinergi Cetak Generasi Berkarakter melalui CAI ke-47

Pemkab Tabalong dan LDII Perkuat Sinergi Cetak Generasi Berkarakter melalui CAI ke-47

July 11, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Yayasan Budi Luhur LDII Wonosobo Resmikan TK Budi Utomo Kampus 2 July 11, 2026
  • LDII Karawang Perkuat Pembinaan 29 Karakter Luhur dengan Festival Generasi Penerus 2026 July 11, 2026
  • Jelang Muswil 2026, LDII DIY Perkuat Sinergi dengan Pemda Dukung Panca Mulia July 11, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.