Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Desain dan Spanduk HARI SANTRI 2026
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Desain dan Spanduk HARI SANTRI 2026
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

Esai Kehidupan (21)

2009/10/29
in Nasehat
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Satu pelajaran menarik dari penunjukan menteri KIB jilid dua adalah gagalnya Nila Moeloek menjadi menteri kesehatan. Padahal sebelumnya sudah nongol di TV habis wawancara di Cikeas. Santer kalau dia akan menduduki pos itu. Kemudian muncul lagi di media masa setelah tes kesehatan di RSPAD. Eh, ndilalahnya pas pengumuman namanya tidak nyangkut. Padahal karangan bunga ucapan selamat sudah berjajar di depan pintu rumahnya. Stress…! Depresi…! Dan … malu tentu hal yang lumrah. Namun, darinya kita bisa belajar banyak apa arti kesabaran. Simaklah komentar – komentarnya yang dimuat di media masa untuk mengukur bagaimana sebuah hati mengambil peran.

Anugerah, musibah adalah putaran hidup. Berhasil atau gagal adalah hiasannya. Senang – susah adalah pertandanya. Dan tergantung kemampuan hati bagaimana mengolahnya. Orang yang berjiwa besar, berhati luhur, cobaan dan mushibah sebesar apapun dapat dilalui dengan nyamannya. Endingnya malah bergembira dengan mushibah itu semua. Sedangkan orang yang berjiwa kerdil, berhati sempit, rasanya seperti kiamat. Dan katanya berbuntut panjang. Meradang. Juga kadang disertai dengan adanya dendam.

Cobalah simak sabda Rasulullah SAW berikut ini, “Aku heran terhadap orang iman, jika menimpa kepadanya kebaikan, maka ia memuji Allah dan bersyukur, dan jika menimpa kepadanya musibah, ia mencari pahala dan sabar. Orang iman itu diberi pahala di dalam tiap – tiap sesuatu sehingga didalam suapan yang diangkat ke dalam mulutnya.” (Rowahu Ahmad) Situasi yang digambarkan Nabi tersebut bukan sembarang mukmin, tetapi mukmin yang mempunyai kualitas hati yang moncer. Dimana lakon apa saja yang dihadapinya selalu berbuah kebaikan dan kebaikan. Ditimpa musibah dapat pahala. Diberi kegagalan nggak marah. Dicoba sakit sabar.  Apalagi diberi kebaikan, semakin banyak syukur dan syukurnya. Hidup seolah berjalan dengan semua kebaikan. Orang bilang, tak pernah mati gaya.

Untuk menuju ke situ perlu rasanya kita belajar dari Nasrudin, tatkala mencari kebesaran hati. Suatu hari, Nasrudin yang sedang dirundung masalah mendatangi gurunya. Tanpa membuang waktu, ia langsung menceritakan semua masalahnya. Sang guru hanya mendengarkan dengan seksama keluh – kesahnya, lalu ia mengambil segenggam serbuk pahit dan meminta Nasrudin untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya serbuk pahit itu ke dalam gelas, lalu diaduknya perlahan – lahan.

“Coba minum ini dan katakan bagaimana rasanya,” ujar sang guru.
“Pahit, pahit sekali “, jawab Nasrudin sambil berkali – kali meludah ke samping.

Sang guru pun tersenyum, lalu mengajak Nasrudin berjalan ke tepi telaga di belakang rumahnya. Sesampai di sana, Sang guru itu kembali menaburkan serbuk pahit ke telaga itu, dan dengan sepotong kayu ia mengaduknya.

“Coba ambil air dari telaga ini dan minumlah,” pinta sang guru.
Saat Nasrudin mereguk air itu, Sang guru kembali bertanya lagi kepadanya,

“Bagaimana rasanya ?”
“Segar Guru “, sahut Nasrudin.
“Apakah kamu merasakan pahit di dalam air itu ?” tanya Sang Guru.
“Tidak, tidak sama sekali,” sahut Nasrudin.

Sang Guru tergelak sambil berkata, “Nasrudin, dengarkan baik-baik. Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam serbuk pahit ini, tak lebih dan tak kurang. Jumlah dan rasa pahitnya pun sama dan memang akan tetap sama. Tetapi kepahitan yang kita rasakan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkannya. Jadi saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu yang kamu dapat lakukan; lapangkanlah dadamu menerima semuanya itu, luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu. Hatimu adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu adalah tempat kamu menampung segalanya. Jadi jangan jadikan hatimu seperti gelas, buatlah laksana telaga yang mampu menampung setiap kepahitan itu, dan merubahnya menjadi kesegaran dan kedamaian.”

“Tapi Guru, bagaimana cara saya membesarkannya? Bukankah hati itu, cuma sebesar kepalan tangan?” tanyanya.

“Isilah hati dengan kepahaman hidup dengan menyemai bibit – bibit nrimo (menerima), dermawan (suka memberi) dan pasrah. Dan jauhkan hati dari penyakit iri, dengki, sombong dan arogan. Niscaya dia akan seluas samudra, menampung segala hal dan mencukupi,” jawab sang Guru.

Ia benar, mari hiasi dan perbaiki hati kita, biar nyegoro.

Oleh :Ust.Faizunal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Fauzi Achmadi on Sujud (lagi)
  • Marsudi hadi Mulyono on Hadiri Rakor Pakem, LDII Kota Palembang Dukung Pencegahan Konflik Antarumat Beragama
  • Al Hilal on Perkuat Sinergi di Wilayah Perbatasan, LDII Kotabaru Silaturahim dengan LDII Paser
  • Catur Wati on Dua Pesilat Muda LDII Jateng Siap Berlaga di Uzbekistan
  • sahrudin udin on Silaturahim dengan Kapolres Baru, LDII Luwu Timur Sinergi Jaga Kerukunan
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dua Pesilat Muda LDII Jateng Siap Berlaga di Uzbekistan

Dua Pesilat Muda LDII Jateng Siap Berlaga di Uzbekistan

October 22, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
LDII Depok Bagikan Sembako Ramadan, Pererat Silaturahmi dengan Warga Cilodong

LDII Depok Bagikan Sembako Ramadan, Pererat Silaturahmi dengan Warga Cilodong

March 17, 2026
Dua Pesilat Muda LDII Jateng Siap Berlaga di Uzbekistan

Dua Pesilat Muda LDII Jateng Siap Berlaga di Uzbekistan

4
DPP LDII Fokus Perkuat SDM Pengurus Hingga Tingkat PAC

DPP LDII Fokus Perkuat SDM Pengurus Hingga Tingkat PAC

5
Bolehkah Khutbah Jumat Selain Bahasa Arab?

Bolehkah Khutbah Jumat Selain Bahasa Arab?

25
Sujud (lagi)

Sujud (lagi)

1
DPK Banten Bina Kearsipan LDII Banten, Dorong Sinergi Literasi untuk Santri

DPK Banten Bina Kearsipan LDII Banten, Dorong Sinergi Literasi untuk Santri

October 26, 2026
LDII Banyuwangi Bekali 100 Pemuda Keterampilan Cukur Rambut

LDII Banyuwangi Bekali 100 Pemuda Keterampilan Cukur Rambut

October 26, 2026
LDII Bangkok Bekali Generus Putri Keterampilan Menjahit untuk Bangun Kemandirian

LDII Bangkok Bekali Generus Putri Keterampilan Menjahit untuk Bangun Kemandirian

October 26, 2026
Hadiri HSN di Ponpes LDII, Kakan Kemenag Kota Padang Tekankan Kemandirian Santri

Hadiri HSN di Ponpes LDII, Kakan Kemenag Kota Padang Tekankan Kemandirian Santri

October 26, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • DPK Banten Bina Kearsipan LDII Banten, Dorong Sinergi Literasi untuk Santri October 26, 2026
  • LDII Banyuwangi Bekali 100 Pemuda Keterampilan Cukur Rambut October 26, 2026
  • LDII Bangkok Bekali Generus Putri Keterampilan Menjahit untuk Bangun Kemandirian October 26, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

TELEGRAM

Untuk mengirim berita dari daerah Anda, silakan install aplikasi TELEGRAM lalu klik tautan berikut:

https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Desain dan Spanduk HARI SANTRI 2026
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.