Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Headlines

KH Chriswanto Santoso: Sisi Religiusitas TNI Perlu Diperkuat untuk Jaga Kedaulatan Bangsa

2025/10/04
in Headlines, Nasional
3
Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso saat membuka musyawarah. Foto: LINES.

Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso saat membuka musyawarah. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (4/10). Tantangan bangsa ke depan semakin kompleks, bukan hanya ancaman militer konvensional, tetapi juga ancaman non-militer seperti perang siber, disinformasi, radikalisme, dan krisis energi serta pangan. TNI harus mampu adaptif dan terus berinovasi menemukan cara baru untuk menghadapi perang non-konvensional tersebut.

Pernyataan tersebut ditegaskan Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso, berkaitan dengan Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (HUT TNI). Ia juga menambahkan pentingnya sisi religiusitas anggota TNI, “TNI harus tetap waspada, tidak boleh lengah, dan selalu menempatkan kepentingan rakyat di atas segalanya. Profesionalisme harus berjalan beriringan dengan penguatan moral dan spiritual prajurit,” tegasnya.

Anggota TNI yang selalu berada di garis depan wilayah konflik, menurut KH Chriswanto harus diperkuat dengan iman dan takwa, agar bisa sabar dan terus menggunakan hati nurani saat melaksanakan tugas tempur maupun di masa damai. Ia juga menegaskan perlunya sinergi antara TNI dan ormas keagamaan dalam membangun ketahanan bangsa.

“Kami berkomitmen mendukung TNI melalui pembinaan generasi muda agar berkarakter religius, nasionalis, dan cinta tanah air. Kami meyakini, kekuatan bangsa tidak hanya ditentukan oleh alutsista yang modern, tetapi juga oleh akhlak, iman, dan keteguhan moral rakyatnya,” tambahnya.

Namun, KH Chriswanto juga mengingatkan agar TNI senantiasa berdiri di atas kepentingan bangsa, bukan kepentingan politik sesaat. “TNI harus netral, tegak lurus pada UUD 1945, dan menjadi pengawal demokrasi. Jangan sampai kekuatan TNI dimanfaatkan oleh pihak tertentu. Kesetiaan TNI hanya kepada rakyat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPP LDII, Prof Singgih Tri Sulistiyono, menilai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-80 menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan panjang Tentara Nasional Indonesia sejak 5 Oktober 1945 hingga kini menjadi institusi pertahanan modern.

Menurutnya, TNI telah mengalami transformasi besar. Pada masa revolusi (1945–1949), TNI tampil sebagai garda bangsa mempertahankan kemerdekaan. Era 1950–1965 ditandai konsolidasi dan penumpasan pemberontakan, namun juga muncul peran ganda militer. Pada masa Orde Baru, TNI menjadi pilar kekuasaan dengan kekuatan politik dominan, meski kemudian dikritik karena melahirkan otoritarianisme. Reformasi 1998 menjadi titik balik ketika dwifungsi dicabut, TNI dipisahkan dari Polri, dan diarahkan kembali ke profesionalisme.

“Sekarang TNI bergerak menuju militer profesional yang modern melalui modernisasi alutsista, peningkatan kualitas SDM, dan keterlibatan dalam diplomasi pertahanan global,” ujar Singgih yang juga menjadi Guru Besar Sejarah Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang.

Terkait tema HUT TNI ke-80 tahun ini yang menekankan profesionalisme, modernisasi, dan kedekatan dengan rakyat, Singgih menyebut hal tersebut selaras dengan sejarah TNI. Sejak awal kemerdekaan, TNI lahir dari rakyat dan berjuang bersama rakyat. Reformasi kemudian menegaskan kembali peran profesionalnya, sementara modernisasi menjadi kebutuhan untuk menjawab tantangan pertahanan di era teknologi baru.

“Profesionalisme berarti komitmen netralitas politik dan peningkatan kualitas prajurit. Modernisasi adalah syarat menghadapi spektrum ancaman baru. Sedangkan kedekatan dengan rakyat adalah pengingat jati diri historis TNI sebagai tentara yang lahir dari rakyat dan untuk rakyat,” ungkapnya.

Singgih juga menyoroti visi TNI di usia ke-80 yang mengusung jargon PRIMA (Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif). Menurutnya, visi tersebut bukan konsep baru, melainkan kelanjutan dari identitas historis TNI sejak 1945. Sejak awal, TNI terbukti responsif dan adaptif ketika harus bertransformasi dari laskar rakyat menjadi tentara nasional.

“Watak integratif TNI terlihat ketika berhasil menjaga keutuhan NKRI dengan menumpas pemberontakan di berbagai daerah. Kini, dengan tantangan global seperti ancaman siber dan geopolitik Indo-Pasifik, TNI harus makin modern dan adaptif,” jelasnya.

Ia melanjutkan, dengan memahami sejarah TNI, generasi muda akan sadar, mereka bagian dari mata rantai panjang perjuangan bangsa, “Mereka punya tanggung jawab melanjutkan cita-cita menjaga kedaulatan, persatuan, dan martabat Indonesia,” pungkas Singgih.

Tags: HUT TNIKedaulatan BangsaReligiusitas

Comments 3

  1. Nanang Naswito says:
    7 months ago

    Selamat, HUT TNI ke-80
    TNI Jaya, Indonesia Aman Adil dan makmur

    Reply
  2. Sudarmanto says:
    7 months ago

    Tetap jaga persatuan & kesatuan bangsa

    Reply
  3. Hari Nurdy says:
    7 months ago

    NKRI harga mati

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Ari Pudji on LDII Dukung Penguatan Inklusi Keuangan Syariah Oleh OJK di Pondok Pesantren
  • Supardo on DPP LDII Hadiri Konsolidasi LDII Jawa Timur, Perkuat Sinergi dan Satukan Langkah Organisasi
  • Supardo on LDII Gandeng Kejari Bontang Berikan Edukasi Hukum Pada Warga
  • Fatkhul ikhwan13 on Pererat Kolaborasi, LDII Dlingo Jalin Silaturahim dengan Pengurus LDII Playen dan Patuk
  • ria ratna ayu rizalina slamet on KH Sunarto: Posyandu Kolaborasi Nyata Pemkot dan Ponpes Wali Barokah
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kasi Akomodasi Daker Makkah, Suryo Panilih

Aktivitas Jemur Jemaah Dibatasi, PPIH Siapkan Solusi Alternatif

May 9, 2026
Mbah Mardijiyono

Berusia 103 Tahun, Mbah Mardijiyono Jemaah Haji Tertua Asal Indonesia

May 4, 2026
Kick off Gelombang II, Jemaah Diimbau Pakai Ihram di Embarkasi

Kick off Gelombang II, Jemaah Diimbau Pakai Ihram di Embarkasi

May 7, 2026
KH Sunarto: Posyandu Kolaborasi Nyata Pemkot dan Ponpes Wali Barokah

KH Sunarto: Posyandu Kolaborasi Nyata Pemkot dan Ponpes Wali Barokah

May 11, 2026
LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing

LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing

3
Kasi Akomodasi Daker Makkah, Suryo Panilih

Aktivitas Jemur Jemaah Dibatasi, PPIH Siapkan Solusi Alternatif

2
DPD LDII Kabupaten Demak

Persediaan Darah Menipis Saat Ramadan, LDII Demak Gelar Donor Darah

2
Ponpes Wali Barokah Tuan Rumah Seminar Pemuda, Dukung Wujudkan Indonesia Emas 2045

Ponpes Wali Barokah Tuan Rumah Seminar Pemuda, Dukung Wujudkan Indonesia Emas 2045

8
DKP dan LDII Kota Tangerang Edukasi Warga Tentang Kurban Sehat dan Halal

DKP dan LDII Kota Tangerang Edukasi Warga Tentang Kurban Sehat dan Halal

May 15, 2026
LDII Cikarang Timur Gelar Seminar Speech Delay, Edukasi Peran Orang Tua Dimulai dari Rumah

LDII Cikarang Timur Gelar Seminar Speech Delay, Edukasi Peran Orang Tua Dimulai dari Rumah

May 14, 2026
Audiensi dengan Pemkab Bekasi, LDII Siap Dukung Program Pembangunan Daerah

Audiensi dengan Pemkab Bekasi, LDII Siap Dukung Program Pembangunan Daerah

May 14, 2026
Hadiri Upacara Pemkab Bandung, LDII Dukung Tiga Pilar Pembangunan

Hadiri Upacara Pemkab Bandung, LDII Dukung Tiga Pilar Pembangunan

May 14, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • DKP dan LDII Kota Tangerang Edukasi Warga Tentang Kurban Sehat dan Halal May 15, 2026
  • LDII Cikarang Timur Gelar Seminar Speech Delay, Edukasi Peran Orang Tua Dimulai dari Rumah May 14, 2026
  • Audiensi dengan Pemkab Bekasi, LDII Siap Dukung Program Pembangunan Daerah May 14, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.