Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Kisah

Kisah Uda DR Agita Tjandra

2009/10/05
in Kisah
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Sat, Oct 3, 2009 at 4:52 PM
From Bambang Jasnanto <bambangjasnanto354@gmail.com>

Ini kabar dari Uda Gita yang ditulis di facebooknya (kebetulan beliau sudah ada akses):

 Kami dari Jakarta dan baru sampai di Bandara Minangkabau jam 3 an siang. Langsung naik taksi dan sampai di rumah sekitar jam setengah-limaan. Setelah selesai sholat dan baru mau beres-beres bongkar barang itulah mulai bergoyang buminya, tepatnya jam 17:16. Kami sadar itu adalah gempa (karena sudah biasa) tetapi tidak seperti biasanya kali ini goncangannya sangat keras sampai kami tak bisa berdiri tegak sehingga susah untuk bergegas keluar rumah. Pada awalnya hanya berbunyi desiran kemudian menjadi bergemuruh. Yang kami takutkan waktu itu adalah kalau sampai rumah atau dindingnya runtuh. Ketika Aku, istriku dan anak laki-lakiku sudah di luar rumah, anak perempuanku masih tinggal di dalam. Rupanya dia masih mencari kerudungnya, sampai aku berteriak keluar saja secepatnya karena darurat. Kami berkumpul di tanah lapang di depan rumah. Penghuni rumah di perumahan juga berhamburan ke jalan. Dari luar kelihatan kalau atap genteng banyak yang bergeser sehingga ada celah-celah di antaranya dan ada pula beberapa yang  jatuh. Rumah kami tak ada yang retak besar. Aku juga segera memindahkan mobil dari depan garasi ke tanah lapang mengikuti yang lainnya.

Setelah beberapa sa’at baru kami berani masuk rumah. Sepeda di dalam rumah yang bertumbangan. Rak-rak dan meja yang berhamburan isinya keluar. Untung tidak ada kerusakan yang berarti. Listrik mati dan jaringan telepon selular juga putus. Untung telepon rumah (0751 72491) dan flexi (0751 7713000masih jalan. Langsung aku telepon Mami di Jakarta memberitahukan bahwa baru saja ada gempa sangat keras menimpa Padang dan kami, Alhamdulillah tidak apa-apa. Segera aku minta Mami memonitor berita gempa tersebut di TV kalau-kalau ada potensi tsunami seperti di Aceh. Aku juga menelepon tante yang tinggal di Lubuk Buaya dan sepupu di Air Tawar menanyakan keadaan mereka. Karena mereka tinggal lebih dekat ke Pantai aku juga beritahukan kepada mereka supaya waspada kalau sampai terjadi tsunami. Kalau bisa segera saja mengungsi ke tempat yang lebih tinggi atau ke rumah kami yang cukup tinggi (80 meter dpl) dan jauh (15 km) dari pantai.
Beberapa sa’at kemudian, Mami menelepon memberitahukan bahwa gempa yang terjadi tak berpotensi tsunami walaupun dengan magnitude 7.6 RS dan sumbernya tak jauh dari Padang, di laut tetapi cukup dalam. Listrik masih mati, radio-radio di kota Padang juga terhenti siarannya. Kami mendengarkan radio yang ada di mobil yang beberapa sa’at kemudian baru bisa menangkap siaran RRI yang memberitahukan keadaan rusak sangat parah di pusat kota (downtown). Sumber berita lain adalah dari Mamiku di Jakarta yang terus memonitor di TV dan menelepon kami ke Padang.
Menjelang maghrib, kami kami coba berkeliling di sekitar perumahan. Ada empat rumah yang keadaannya cukup parah walaupun belum ambruk tetapi sudah tak layak ditinggali karena berbahaya. Kebanyakan dindingnya roboh dan tiang utamanya yang patah. Beberapa rumah gentengnya berjatuhan ke tanah sehingga atapnya bolong.
Karena perumahan kami terletak di tempat yang relativ aman dari tsunami, maka banyak kerabat yang mengungsi ke tempat kami. Lapangan di depan rumah penuh dengan mobil yang di parkir, di jalanan di dalam kompleks juga. Orang-orang berkumpul dengan membentangkan tikar di lapangan dan di jalan.
Malamnya hujan sehingga orang-orang terpaksa masuk ke rumah walaupun merasa belum aman kalau-kalau ada gempa susulan. Kami disibukkan dengan mengepel dan menyiapkan ember-ember penampung tempat-tempat yang bocor.
Alhamdulillah, malam itu kami bisa tidur dengan baik. Kami mungkin masuk yang paling beruntung dibandingkan dengan saudara-saudara kita, anak-anak yang masih terperangkap di bawah reruntuhan dan masih belum diketahui keadaannya. Atau juga dibandingkan dengan saudara-saudara kita di daerah lain yang terkena gempa yang belum bisa berhubungan keluar karena jalur komunikasi dan tranportasi yang terputus. Semoga keadaan cepat membaik.
Terimakasih kepada semuanya yang sudah menanyakan keadaan kami, perhatian, concern dan khawatir keadaan kami.

Sumber ;http://www.ccldii.blogspot.com

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Adin Mutohar on Faqir, Itukah Kita?
  • Al Hilal on LDII Rungkut Gelar Pengajian Akhir Tahun, Bentuk 29 Karakter Luhur Remaja
  • Didin suyadi on LDII Kabupaten Bandung Silaturahmi dengan Kemenag, Perkuat Sinergi Program Keagamaan 2026
  • Saifudin on Budidaya Ikan Lele Tanpa Aroma Amis, Apa Bisa?
  • Dani Jumeri on Taswadi Mengubah Lahan Gambut Melawi Jadi Lumbung Pangan
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LDII Rungkut Gelar Pengajian Akhir Tahun, Bentuk 29 Karakter Luhur Remaja

LDII Rungkut Gelar Pengajian Akhir Tahun, Bentuk 29 Karakter Luhur Remaja

January 12, 2026
Taswadi Mengubah Lahan Gambut Melawi Jadi Lumbung Pangan

Taswadi Mengubah Lahan Gambut Melawi Jadi Lumbung Pangan

January 12, 2026
Menteri Haji dan Umrah RI KH Mochamad Irfan Yusuf

Buka Diklat PPIH 2026, Menhaj Irfan Yusuf Sebut Petugas Haji Fokus Pada Pelayanan

January 11, 2026
Dari Sangurejo Wujudkan Amanah Jaga Lingkungan Melalui ProKlim

Dari Sangurejo Wujudkan Amanah Jaga Lingkungan Melalui ProKlim

January 7, 2026
Taswadi Mengubah Lahan Gambut Melawi Jadi Lumbung Pangan

Taswadi Mengubah Lahan Gambut Melawi Jadi Lumbung Pangan

4
Kunjungi DPP LDII, Stafsus Kemenko PMK Dorong Penguatan Inklusivitas dan Sinergi Kebangsaan

Kunjungi DPP LDII, Stafsus Kemenko PMK Dorong Penguatan Inklusivitas dan Sinergi Kebangsaan

3
LDII Rungkut Gelar Pengajian Akhir Tahun, Bentuk 29 Karakter Luhur Remaja

LDII Rungkut Gelar Pengajian Akhir Tahun, Bentuk 29 Karakter Luhur Remaja

2
Hadiri Munas VI Persinas ASAD, LDII Apresiasi Pembinaan Generasi Muda Jadi Pribadi Berkarakter Luhur

Hadiri Munas VI Persinas ASAD, LDII Apresiasi Pembinaan Generasi Muda Jadi Pribadi Berkarakter Luhur

2
Menhaj Gus Irfan: Tidak Ada Sekat Instansi, Petugas Haji Melayani Jemaah Bukan Pejabat

Menhaj Gus Irfan: Tidak Ada Sekat Instansi, Petugas Haji Melayani Jemaah Bukan Pejabat

January 14, 2026
Gus Irfan: Petugas Haji Harus Sehat, Siap, dan Tangguh Hingga Akhir Tugas

Gus Irfan: Petugas Haji Harus Sehat, Siap, dan Tangguh Hingga Akhir Tugas

January 14, 2026
LDII Kota Kediri Perkuat Pembinaan Agama Warganya Melalui Pengajian Umum

LDII Kota Kediri Perkuat Pembinaan Agama Warganya Melalui Pengajian Umum

January 14, 2026
Pengurus Baru DPD LDII Jember Audiensi dengan Bupati Gus Fawaid

Pengurus Baru DPD LDII Jember Audiensi dengan Bupati Gus Fawaid

January 14, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Menhaj Gus Irfan: Tidak Ada Sekat Instansi, Petugas Haji Melayani Jemaah Bukan Pejabat January 14, 2026
  • Gus Irfan: Petugas Haji Harus Sehat, Siap, dan Tangguh Hingga Akhir Tugas January 14, 2026
  • LDII Kota Kediri Perkuat Pembinaan Agama Warganya Melalui Pengajian Umum January 14, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.