Sumedang (29/6). DPD LDII Kabupaten Sumedang menghadiri doa bersama lintas agama yang diselenggarakan Polres Sumedang dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan itu mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, dan diselenggarakan di Aula Tribrata Polres Sumedang, pada Kamis (25/6/2026).
Acara dihadiri Kapolres Sumedang Sandityo Mahardika beserta jajaran, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta para tokoh agama di Kabupaten Sumedang. Kegiatan juga terhubung secara virtual dengan jajaran Polda Jawa Barat dan diikuti kepolisian se-Jawa Barat.
Doa bersama dipimpin oleh perwakilan enam agama sebagai simbol kebersamaan dalam menjaga kerukunan dan persatuan bangsa.
Dalam sambutan Kapolda Jawa Barat yang dibacakan Wakapolda Jawa Barat Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, disampaikan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Ia menilai tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Barat semakin kompleks sehingga memerlukan sinergi seluruh elemen masyarakat. “Mari kita rapatkan barisan dalam toleransi, persatuan, dan ketahanan nasional. Semangat gotong royong harus terus kita pelihara demi keamanan dan kepentingan bersama,” ujarnya.
Ketua DPD LDII Kabupaten Sumedang Usep Aziz Solehuddin mengapresiasi inisiatif Polri yang menghadirkan tokoh-tokoh lintas agama dalam doa bersama tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi sarana memperkuat komunikasi, toleransi, dan kebersamaan antarelemen masyarakat.
“Kami mengapresiasi Polri yang terus merangkul seluruh elemen masyarakat melalui kegiatan lintas agama seperti ini. Semoga Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum memperkuat sinergi dalam menjaga persatuan, kerukunan, serta keutuhan NKRI,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Sumedang Sandityo Mahardika berharap dukungan seluruh masyarakat agar Polri semakin optimal dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman. “Kami memohon doa agar jajaran Polres Sumedang dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta bersama-sama menjaga situasi Kabupaten Sumedang tetap aman, rukun, dan kondusif,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan, mempererat kerukunan, serta mendukung pembangunan yang harmonis di Kabupaten Sumedang.













Kepemimpinan/pemerintahan
Dimulai dari kepala rumah tangga dan warga kampung…masing masing
Melibatkan RT/RW masing masing
Supaya
1.Mandiri pangan dan bisa hasilkan sumber pangan mandiri dari sayur buah buahan biji bijian kacang kacangan rempah rempah..ubi singkong porang..
Ditiap rumah dan sepanjang kanan kiri jalan kampung.. ternak ayam sapi kambing burung puyuh.
Budidaya ikan udang dan kepiting air tawar..
Menanam berbagai pohon dan tanaman buah buahan
Disepanjang jalan dari sabang sampai merauke di indonesia..tiap rumah menggunakan sumur tradisional dan manual
2.Menggunakan energi terbarukan…mengurangi ketergantungan dengan energi tak terbarukan
3.Transportasi darat kuda onta keledai dikembangbiakkan dilestarikan padang rumput…
4.Dengan itu kita mengurangi beban kepala negara….dan beban kepala negara..
Semua beban…
Dialihkan kepada kepala keluarga dan warga kampung..
5. 195 negara dalam bahaya jika energi tak terbarukan habis atau terganggu distribusinya atau inflasi…yaitu BBM LPG LNG nikel batubara..
Yang membuat listrik padam…mesin ATM atau koneksi internet dan penerangan lampu malam…mati…
Yang membuat kita tidak bisa memasak nasi dan masakan dengan penanak nasi listrik atau kompor listrik atau kompor LPG/LNG
Yang membuat kita tidak bisa naik motor atau mobil dan terganggunya distribusi makanan minuman yang dihantar dari desa ke pasar di kota.
Kepemimpinan terkecil itu dimulai dari rumah dan kampung….
Yaitu kepala rumah tangga/keluarga dan warga kampung…Melibatkan RT/RW….
Jangan salahkan pemerintah pusat….
Seperti Presiden….
Atas Inflasi Deflasi…kenaikan harga BBM LPG Listrik…..tergantung nya pemerintah dengan pasar global…..kelangkaan dan habisnya BBM LPG ….matinya listrik karena habisnya batubara dan energi tak terbarukan…..
Itu semua salah kita….semua
Kepala keluarga…
Warga kampung…
RT/RW…
Yang gak mandiri pangan dan energi
dan tergantung kepada energi tak terbarukan…
Kita kepala Keluarga RT/RW harus bertanggung jawab terhadap pangan dan energi terbarukan dirumah dan kampung kita masing masing……
Untuk kerjasama…
Hasilkan pangan mandiri
Mandiri pangan….
Dengan budidaya ikan dalam kolam atau ember(khusus ikan)…ternak magot…bioflog…
Piara ayam/ternak burung puyuh…bagi yang lahan sempit…
Bagi yang lahan luas ternak kambing sapi…
Membuat sumur tradisional dan manual…menanak nasi dengan kayu bakar..dan batok kelapa seperti yang dilakukan suku baduy….atau makanan pokok buah buahan yang berbuah di segala musim(maka saat listrik mati karena krisis energi tak terbarukan insya Alloh bisa makan..karena gak bergantung penanak nasi listrik yang adalah energi tak terbarukan….)
Juga ternak kuda onta keledai..dikembangbiakkan..digunakan sebagai alat transportasi darat…dilestarikan padang rumput…(maka kita gak bergantung Nikel ,Solar dan BBM…disaat krisis energi tak terbarukan dimasa depan…)
Menanam pohon dan tanaman buah buahan kayu bakar ubi singkong porang cabe tomat bawang sayur rempah biji bijian kacang kacangan… ditiap rumah yang memiliki lahan…disepanjang jalan kampung….untuk dibarter atau akses pangan gratis…(maka kita gak butuh lagi LPG saat kelangkaan LPG)
Jika tiap rumah dan kampung RT/RW mandiri pangan di indonesia…
Maka insya Alloh angka kriminalitas menurun….dan kelaparan teratasi….
Dan minat terhadap melamar pekerjaan swasta pns wirausaha tki tkw polisi tni menurun…yang ada kerja dan melamar kerja karena kesadaran dan panggilan…. bukan karena gaji…..karena mereka semua bisa makan dan minum….dan pangan melimpah…ditiap rumah dan kampung…
Lalu program ini berlanjut ketingkat antar rumah,kampung,RT/RW, kelurahan,kecamatan,kabupaten,provinsi,nasional,internasional
Menanam pohon dan tanaman buah buahan kayu bakar ubi singkong porang cabe tomat bawang sayur rempah biji bijian kacang kacangan… disepanjang kanan kiri sungai…sepanjang pantai…di hutan..lahan kosong … di tiap kanan kiri jalan dari sabang sampai merauke nasional sampai internasional….untuk dibarter atau akses pangan gratis…
Ya dibutuhkan kerjasama dengan tiap kepala keluarga warga kampung..RT/RW pemerintah dan masyarakat nasional dan internasional dan orang banyak….
Maka insya Alloh masa depan generasi pelanjut kita makmur…
Kata Pak Slamet Warsono…Guru BK….SMP Negeri 1 Bangil …..
Berkata:Komputer sumber kekacauan dunia…..
Pak Slamet Di Masjid Manarul Islam Bangil….saat itu mangkel ….karena banyak nya film porno di komputer sekolah dan di HP yang dia rampas dari anak anak SMP…dan praktek riba di bank…. sekarang juga praktek pinjol…
Walau gak ada komputer riba dan pornografi ada…disistem barterpun ada riba…
Nanti dibilang riba pake komputer lebih parah dari riba tradisional….
Dijaman prasejarah…
Pornografi didunia nyata blak blak2an.. dan lebih bebas kumpul kebo.. nanti dibilang pornografi jaman primitif…masih mending dari pornografi…di kaset atau hp atau komputer..
Rupanya Pak Slamet Warsono…terinspirasi lagu… Rhoma Irama ….
Yang kutipan lagunya:Sampai Komputer dijadikan Tuhan….
Ya gak ada komputer ..
Lagu roma irama dan ceramah kyai zainudin mz gak kesebar di tv radio kaset cd vcd dvd internet…
Dan ajaran islam gak kesebar pula lewat tv radio kaset cd vcd dvd internet majalah buku..
Guru komputer di SMP 1 pun marah sama sama Pak Slamet Warsono ….ketika dengar itu…
Ketika komputer dianggap sumber kekacauan dunia…
Saya pun waktu menekuni komputer juga tersinggung dengan ucapannya…
Bukankah karena komputer dunia teratur dan termonitor….yang di indonesia tau keadaan luar negeri…
Dan yang diluar negeri tau keadaan indonesia…
Ada ATM dan Bank dan uang digital…
Transfer sesama bank dan antar bank…nasional dan internasional…
Ada kalender masehi dan hijriah dan kalender jawa dan cina..jam :menit:detik tanggal/bulan/tahun..baik digital maupun cetak…sehingga manusia bisa menghitung waktu….dan gak lupa hari…
dicetak uang kertas dan ada uang digital……
Ada percetakan quran hadits bibel wedha tipitaka tanakh talmud…kuhp uud45…bahkan buku khilafah dan aliran radikal dicetak dengan komputer..buku sejarah…buku sekolah…buku kuliah..buku iptek…..buku 4200 agama….buku islam buku non islam….maupun yang digital berupa aplikasi maupun AI di HP Komputer Laptop…..
Manfaat toh komputer….
Klo gak ada sistem komputerisasi…
Misal kehabisan sumber daya alam tak terbaharui seperti batubara…komputer sedunia padam apa yang terjadi????ya kekacauan ekonomi dan agama….ekonomi kacau…agama islam dan non islam…gak berlanjut…punah…..dan perhitungan hari tanggal bulan tahun..kacau….
Memang komputer seperti Data Center…Server …PC..Laptop…Smartphone…itu ujungnya jadi rosokan….tapi ya selama itu semua belum jadi rosokan ya kita manfaatkan….untuk keperluan sehari hari…
Memang ada masanya sistem komputerisasi down…
Karena kehabisan bahan microchip…
Karena terbatasnya pembangkit listrik dan energi tak terbarukan…sekarang itu semua diperjuangkan pemerintah…untuk beralih ke energi terbarukan…saya dan warga.NET saksi…
Gak sia sia mas Bowo…atau bapak Presiden Prabowo Subianto…menggenjot lumbung pangan…meningkatkan produksi pangan….
Dan saya menambahkan…
Dan menyerukan tiap Rumah dan Warga Kampung..se indonesia…..Mulai dari RT dan RW se indonesia ..
Mandiri pangan dan energi…dan gunakan energi terbarukan…meski itu hanya konsep….yang sebagian kampung siap dan sebagian belum sadar dan siap….