Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Pancasila Darul Ahdi wa al-Syahadah, Jihad Kebangsaan Muhammadiyah

2025/12/16
in Nasional
0
Wakil Ketua Majelis Pelayanan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Pusat Muhammadiyah Faozan Amar menjadi pembicara di Sarasehan Kebangsaan LDII. Foto: LINES.

Wakil Ketua Majelis Pelayanan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Pusat Muhammadiyah Faozan Amar menjadi pembicara di Sarasehan Kebangsaan LDII. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (16/12). Wakil Ketua Majelis Pelayanan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Pusat Muhammadiyah Faozan Amar, menegaskan Muhammadiyah memandang Pancasila sebagai darul ahdi wa al-syahadah. Pengertian tersebut merujuk Pancasila sebagai konsensus nasional sekaligus tempat pembuktian dan kesaksian umat Islam dalam membangun bangsa.

Faozan Amar yang juga dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) menegaskan hal tersebut saat menjadi pemateri dalam Sarasehan Kebangsaan LDII di Kantor DPP LDII, Jakarta, Selasa (16/12).

“Di Muhammadiyah, Pancasila dipahami sebagai darul ahdi wa al-syahadah, yang mencakup negara sebagai konsensus nasional, tempat pembuktian pengamalan Pancasila, dan juga sebagai negara yang aman dan damai,” kata Faozan.

Ia menjelaskan, secara terminologi darul ahdi wa al-syahadah mengandung makna bahwa seluruh umat Islam harus berkomitmen menjadikan Pancasila, sebagai ruang untuk bersaksi dan membuktikan diri melalui kerja nyata dalam kehidupan kebangsaan. “Pancasila adalah kesepakatan final dan mengikat seluruh elemen bangsa,” ujarnya.

Menurut Faozan, Muhammadiyah telah menetapkan konsep tersebut sebagai keputusan Muktamar ke-47 di Makassar pada 2015. “Bagi Muhammadiyah, Negara Pancasila tidak hanya ideal dan Islami, tetapi juga merupakan darul ahdi wa al-syahadah yang harus dipahami dan dipraktikkan,” tegasnya.

Ia menyebut konsep tersebut sebagai bentuk jihad kebangsaan Muhammadiyah. “Sejak awal, Muhammadiyah bersungguh-sungguh mengintegrasikan keislaman dan keindonesiaan karena nilai-nilai dasar Pancasila sejalan dengan ajaran Islam,” katanya.

Faozan menilai nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan dalam Pancasila merupakan cerminan ajaran Islam yang berorientasi pada kemaslahatan. “Keduanya saling melengkapi dan tidak bertentangan,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata. “Setelah Indonesia merdeka, seluruh elemen bangsa harus mengisi negara ini agar menjadi negara yang maju, makmur, adil, dan bermartabat,” katanya.

Faozan menyinggung soal perilaku warga negara sebagai cerminan pengamalan Pancasila. “Orang Indonesia kalau ke Singapura bisa tidak buang sampah sembarangan. Artinya, persoalannya bukan kemampuan, tapi kesadaran dan keteladanan,” ujarnya.

Dalam konteks persatuan, ia mengingatkan pentingnya ukhuwah. “Ada tiga jenis persaudaraan, yaitu ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah. Dengan keberagaman Indonesia yang sangat besar, ukhuwah menjadi kunci persatuan NKRI,” katanya.

Ia mencontohkan praktik konkret pengamalan Pancasila di Muhammadiyah. “Kotak amal masjid Muhammadiyah disalurkan kepada korban bencana alam. Ini bagian dari spirit rohaniyah untuk membantu sesama,” ujarnya.

Faozan juga menguraikan nilai-nilai setiap sila Pancasila, mulai dari tauhid dan toleransi dalam Ketuhanan Yang Maha Esa, penghormatan terhadap martabat manusia dalam Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, hingga gotong royong dan keadilan sosial. “Keadilan sosial diwujudkan dengan menghormati hak orang lain, bekerja keras, dan menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban,” katanya.

Dalam bidang politik, Faozan menegaskan warga Muhammadiyah tidak boleh apatis. “Warga Muhammadiyah harus berpartisipasi secara positif dengan menegakkan amanat, keadilan, kejujuran, serta menjadikan politik sebagai sarana ibadah dan kemaslahatan umat dan bangsa,” tegasnya.

Ia menutup dengan menekankan pentingnya pengamalan nilai kebangsaan secara berkelanjutan. “Perlu terus disosialisasikan empat pilar kebangsaan, digalakkan seminar dan dialog kebangsaan, serta ditunjukkan keteladanan para pemimpin dalam mengamalkan Pancasila,” pungkas Faozan. (Nisa)

Tags: Jihad KebangsaanldiiMuhammadiyahPancasilaRoad to Munas X LDII 2026Sarasehan Kebangsaan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Supardo bin Kayat on LDII Magetan Jajaki Kerja Sama dengan Kodim 0804 untuk Penguatan Kebangsaan
  • Supardo bin Kayat on LDII dan Kemenag Magetan Jalin Silaturahim, Siap Kolaborasi Memperkuat Pembinaan Umat
  • AngkaDH on LDII Cikarang Utara Tegaskan Dukungan pada Program Kampung Moderasi Beragama
  • AngkaDH on LDII Sangkuriman Paser Bangun Jalan Desa dengan Swadaya Warga
  • Sudibyo on LDII Sangkuriman Paser Bangun Jalan Desa dengan Swadaya Warga
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Konjen RI Tekankan 3 Hal Utama bagi 700 Tenaga Pendukung Haji 2026

7 WNI dan 100.000 Riyal Diamankan di Arab Saudi, Diduga Terlibat Haji Ilegal dan Penggunaan Nusuk Palsu

May 1, 2026
Wapres Gibran

Wapres Gibran Tinjau Makkah Route, Pastikan Jemaah Berangkat Lebih Cepat dan Nyaman

May 1, 2026
Kembangkan Varietas Kopi Unggul di Tana Toraja, Warga LDII Raih Penghargaan Satyalancana Wira Karya

Kembangkan Varietas Kopi Unggul di Tana Toraja, Warga LDII Raih Penghargaan Satyalancana Wira Karya

May 1, 2026
Tsamrotul Fuadah

Meski Kaki Patah, Tsamrotul Fuadah Tetap Tuntaskan Rangkaian Ibadah di Tanah Suci

May 3, 2026
Kembangkan Varietas Kopi Unggul di Tana Toraja, Warga LDII Raih Penghargaan Satyalancana Wira Karya

Kembangkan Varietas Kopi Unggul di Tana Toraja, Warga LDII Raih Penghargaan Satyalancana Wira Karya

8
LDII Gunungkidul Dukung Transformasi Pramuka, Tekankan Karakter dan Adaptasi Digital

LDII Gunungkidul Dukung Transformasi Pramuka, Tekankan Karakter dan Adaptasi Digital

3
Santri LDII Magelang Raih Medali untuk Inovasi Bisnis Ramah Lingkungan

Santri LDII Magelang Raih Medali untuk Inovasi Bisnis Ramah Lingkungan

3
LDII Sangkuriman Paser Bangun Jalan Desa dengan Swadaya Warga

LDII Sangkuriman Paser Bangun Jalan Desa dengan Swadaya Warga

2
Mbah Mardijiyono

Berusia 103 Tahun, Mbah Mardijiyono Jemaah Haji Tertua Asal Indonesia

May 4, 2026
Kepala Pos Terminal Ajyad, M. Rif'at Sitorus

Kapos Terminal: Terminal Ajyad Paling Dekat Ke Masjidil Haram

May 4, 2026
Konsolidasi DPD LDII Karawang Perkuat Koordinasi dan Sinergi Organisasi

Konsolidasi DPD LDII Karawang Perkuat Koordinasi dan Sinergi Organisasi

May 4, 2026
Kunjungi LDII, Polda Lampung Ajak Kolaborasi Lewat Program Sabuk Kamtibmas

Kunjungi LDII, Polda Lampung Ajak Kolaborasi Lewat Program Sabuk Kamtibmas

May 4, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Berusia 103 Tahun, Mbah Mardijiyono Jemaah Haji Tertua Asal Indonesia May 4, 2026
  • Kapos Terminal: Terminal Ajyad Paling Dekat Ke Masjidil Haram May 4, 2026
  • Konsolidasi DPD LDII Karawang Perkuat Koordinasi dan Sinergi Organisasi May 4, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.