Karawang (25/10). Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengapresiasi prestasi santri di berbagai bidang. Ia juga mendorong penguatan pendidikan di pondok-pondok pesantren untuk mendukung pembangunan sumberdaya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Kebijakan tersebut ia sampaikan dalam peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, bertema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.
Upacara peringatan HSN tersebut digelar di Lapangan Plaza Pemda Kabupaten Karawang, pada Kamis (22/10/2026). Dalam sambutannya, Bupati Karawang menyampaikan, wilayahnya memiliki 632 pondok pesantren dengan total 31.568 santri yang tersebar di 30 kecamatan. Menurutnya, potensi tersebut menjadi modal penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berilmu, berkarakter, dan berakhlak mulia.
“Santri perlu mengembangkan kemampuan di berbagai bidang, tidak hanya ilmu agama, tetapi juga pendidikan, teknologi, olahraga, dan bidang lainnya. Dengan demikian, santri diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan mengambil peran dalam pembangunan daerah maupun nasional,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Karawang juga memberikan apresiasi kepada santri yang meraih prestasi di tingkat nasional. Penghargaan diberikan kepada para juara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), pencak silat kategori putra dan putri, matematika, serta bahasa Inggris.
“Prestasi di berbagai bidang itu juga menunjukkan bahwa pendidikan pesantren dapat menjadi ruang bagi santri untuk mengembangkan kemampuan akademik, keagamaan, maupun keterampilan lainnya,” lanjutnya.

DPD LDII Kabupaten Karawang mengikutsertakan 40 santri dalam upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026. Ketua DPD LDII Kabupaten Karawang, Dedi Surnadi berharap peringatan HSN dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pondok pesantren, dan organisasi kemasyarakatan dalam membina generasi muda yang religius, berkarakter, dan memiliki semangat kebangsaan.
“Santri perlu dipersiapkan agar memiliki pemahaman agama yang baik, akhlak luhur, kemandirian, serta kemampuan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ungkapnya.
Melalui peringatan HSN 2026, LDII Kabupaten Karawang berharap pembinaan santri terus berkembang melalui kolaborasi berbagai pihak. Dengan dukungan tersebut, santri diharapkan dapat mengoptimalkan potensi diri, menjaga persatuan, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta pembangunan bangsa.














