Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

PP Muhammadiyah: Demokrasi Kehilangan Makna Tanpa Peran Civil Society

2023/08/25
in Nasional
1
DPP LDII menggelar Webinar Kebangsaan yang mengusung tema “Revitalisasi Demokrasi Indonesia Pasca Pemuli 2024” pada Rabu (23/8). Foto: LINES.

DPP LDII menggelar Webinar Kebangsaan yang mengusung tema “Revitalisasi Demokrasi Indonesia Pasca Pemuli 2024” pada Rabu (23/8). Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (24/8). DPP LDII menggelar Webinar Kebangsaan yang mengusung tema “Revitalisasi Demokrasi Indonesia Pasca Pemilu 2024” pada Rabu (23/8). Seminar secara daring dan luring tersebut menghadirkan Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Izzul Muslimin.

Mengawali diskusi, Izzul senada dengan moderator Singgih Tri Sulistiyono, yang mempertanyakan eksistensi, adakah Indonesia bisa melampaui di tahun 2045 atau bahkan lebih jauh lagi, mungkin 2100, atau malah mandek, di tahun 2030?

Menurut Izzul di dalam Alquran dikenali dua bentuk kematian, kematian individu mahluk dan kematian sebuah umat. “Setiap umat itu ada ajalnya. Indonesia juga bagian dari umat. Bedanya kalau manusia ajalnya terprediksi. Tapi untuk umat tidak ada ukuran yang jelas,” ujarnya.

Persoalannya adalah kita sama tidak dapat mengetahui berapa lama usia bangsa kita, Indonesia. “Kita perlu memiliki kesadaran bahwa bangsa ini pasti ada matinya, maka kita perlu menyadari lebih awal dan memunculkan kepedulian, agar selalu eksis dan bisa mempertahankan hidup sebagai bangsa dan negara,” kata Izzul yang juga pencipta Mars Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).

Kepada peserta webinar, Izzul menjelaskan kemerdekaan Indonesia diraih dengan cara yang berbeda, dibandingkan beberapa negara commonwealth lain. Indonesia merdeka melalui perjuangan, bahkan setelah merdeka pun, penjajahnya masih ingin kembali.

“Proses perjuangan kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari civil society. Mulanya tumbuh nasionalisme di awal abad Ke 20, dari Sarikat Dagang Islam jadi SI (Serikat Indonesia), kemudian menjadi partai Sarikat Islam Indonesia. Kemudian organisasi-organisasi tumbuh termasuk Muhammadiyah di tahun 1912. Dari tumbuhnya perkumpulan rakyat itu akhirnya muncullah semangat nasionalisme,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa semangat mendirikan bangsa semakin terlihat saat adanya keputusan Kongres Sumpah Pemuda pada tahun 1928. Ini kemudian menjadi titik balik bangsa dari situasi terjajah, menjadi bangsa yang merdeka hingga diproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada 1945.

“Peran-peran perkumpulan rakyat prakemerdekaan hingga awal masa kemerdekaan bisa dikatakan cukup besar. Misalkan di awal kemerdekaan, laskar-laskar rakyat yang pada selajutnya menjadi embrio TNI (Tentara Republik Indonesia) diinisiasi oleh para perkumpulan rakyat,” papar Izzul.

Ia mengingatkan tumbuhnya perekonomian rakyat di masa itu, semisal persatuan koperasi batik Indonesia yang sempat menemui masa kejayaan di era tersebut. Namun sebaliknya, menurut Izzul saat ini peran civil society tidak lagi signifikan dan mengambil poros utama. Persoalannya, kehidupan ekonomi dan politik di Indonesia justru berada dalam bayang-bayang oligarki.

“Oligarki terbentuk berkat kebijakan negara yang tidak bersifat adil dan menguntungkan banyak pihak. Awalnya konglomerasi itu diharapkan dapat membantu pertumbuhan ekonomi nasional. Namun pada akhirnya justru memunculkan kesenjangan ekonomi yang semakin meningkat,” ujarnya.

Pada era Orde Baru semua kekuasaan berada di tangan pemerintahan. Kekuasaan ekonomi dulunya dipegang oleh negara dengan tujuan perkembangan ekonomi. Akan tetapi pasca-reformasi, oligarki bermunculan.

“Oligarki saat ini masuk ke partai-partai politik. Bahkan sudah terlihat mulai dari proses rekrutmen kader politik. Pemegang modal paling kuat menjadi penentu arah kebijakan dan regulasi. Proses pembuatan kebijakan juga sangat terasa adanya campur tangan oligarki,” imbuhnya.

Ia mengutip penelitian populer, di mana hubungan antara negara, civil society dan korporasi, harusnya berada di tengah-tengah, namun agaknya malah terjadi “perselingkuhan” antara negara dengan korporasi ekonomi. Ini bukan semata-mata kesalahan satu pihak, melainkan juga kesalahan banyak pihak salah satunya adalah salah ormas itu sendiri.

“Ormas harusnya mendidik masyarakat, dalam proses Pemilu misalnya ormas harus bisa menjelaskan kepada masyarakat untuk tidak “dibeli” oleh politik instan, akan tetapi juga memikirkan dampak jangka panjang yang mungkin terjadi,” tutur Izzul.

Ia mengingatkan LDII dan Muhammadiyah, memiliki tujuan yang hampir sama terutama dalam pemberdayaan masyarakat. Demokrasi bangsa Indonesia harus dijaga dan diselamatkan dari praktik-praktik politik praktis.

“Saya setuju dengan Pak Chris bahwa demokrasi ini harus kita selamatkan. Kemerdekaan yang kita raih dengan penuh darah itu jangan kemudian di 2030 sudah tidak ada. Ormas supaya menjaga kemandiriannya. Kalau ini bisa dilakukan insyaAllah nasib bangsa kita mudah-mudahan bisa langgeng,” tutupnya. (Nisa/LINES)

Tags: ldiiPancasilaPersatuan BangsaRevitalisasi DemokrasiSeminar KebangsaanTransformasi Politik Ekonomi

Comments 1

  1. mantili says:
    3 years ago

    syukron, senior atas masukannya

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Angka DH on Tutup Pelatihan Jurnalistik, DPP LDII Ajak Generasi Muda Tingkatkan Literasi Media Digital
  • Luluk Mutia on Lahir Ikhlas
  • Mustofa lutfi jambi kota dua bahar1 on Ini Dia Empat Kebahagiaan Sejati Seorang Muslim
  • Nanang Naswito on LDII Helat Pelatihan di Mimika, Ajak Generasi Muda Bijak Medsos dan Aktif Publikasikan Kegiatan
  • Nanang Naswito on Ketua Umum DPP LDII: Masjid Harus Jadi Sumber Perdamaian
  • Trending
  • Comments
  • Latest
MUI Pondok Gede Gelar Safari Ramadan di Masjid Baitul A’laa LDII

MUI Pondok Gede Gelar Safari Ramadan di Masjid Baitul A’laa LDII

March 17, 2026
LDII Depok Bagikan Sembako Ramadan, Pererat Silaturahmi dengan Warga Cilodong

LDII Depok Bagikan Sembako Ramadan, Pererat Silaturahmi dengan Warga Cilodong

March 17, 2026
PBNU dan OPOP Jember Silaturahim ke Ponpes Gadingmangu

PBNU dan OPOP Jember Silaturahim ke Ponpes Gadingmangu

April 24, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026
Lahir Ikhlas

Lahir Ikhlas

3
Ketua Umum DPP LDII: Masjid Harus Jadi Sumber Perdamaian

Ketua Umum DPP LDII: Masjid Harus Jadi Sumber Perdamaian

2
LDII Helat Pelatihan di Mimika, Ajak Generasi Muda Bijak Medsos dan Aktif Publikasikan Kegiatan

LDII Helat Pelatihan di Mimika, Ajak Generasi Muda Bijak Medsos dan Aktif Publikasikan Kegiatan

2
LDII Pasar Kliwon Komitmen Perkuat Pembinaan Generasi Muda

LDII Pasar Kliwon Komitmen Perkuat Pembinaan Generasi Muda

2
LDII Ingatkan Bahaya Pemberontakan Gaya Baru Melalui Disinformasi Digital

LDII Ingatkan Bahaya Pemberontakan Gaya Baru Melalui Disinformasi Digital

September 30, 2026
Tutup Pelatihan Jurnalistik, DPP LDII Ajak Generasi Muda Tingkatkan Literasi Media Digital

Tutup Pelatihan Jurnalistik, DPP LDII Ajak Generasi Muda Tingkatkan Literasi Media Digital

September 30, 2026
LDII Kota Jambi dan RS Siloam Jambi Helat Edukasi Penanganan Nyeri Dada

LDII Kota Jambi dan RS Siloam Jambi Helat Edukasi Penanganan Nyeri Dada

September 29, 2026
Lahir Ikhlas

Lahir Ikhlas

September 28, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII Ingatkan Bahaya Pemberontakan Gaya Baru Melalui Disinformasi Digital September 30, 2026
  • Tutup Pelatihan Jurnalistik, DPP LDII Ajak Generasi Muda Tingkatkan Literasi Media Digital September 30, 2026
  • LDII Kota Jambi dan RS Siloam Jambi Helat Edukasi Penanganan Nyeri Dada September 29, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

TELEGRAM

Untuk mengirim berita dari daerah Anda, silakan install aplikasi TELEGRAM lalu klik tautan berikut:

https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.