Magelang (23/5). Gerakan Pramuka Satuan Komunitas Cabang Sekawan Persada Nusantara (Sakocab SPN) Magelang kembali menggelar program pembinaan generasi muda melalui kegiatan “santri kalong”. Kegiatan tersebut dihelat di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin, Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu, (2/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 peserta Pramuka tingkat sekolah dasar kelas 4 hingga kelas 6 dari TPQ naungan LDII di wilayah Sawangan, Candimulyo, dan sekitarnya.
Ketua DPD LDII Kabupaten Magelang, Gunawan Budi Sulistyo, mengatakan santri kalong dirancang sebagai sarana pembinaan yang menyenangkan namun tetap memiliki nilai pendidikan karakter yang kuat. Menurutnya, anak-anak perlu dibiasakan menjalani aktivitas positif secara bertahap agar memiliki kedisiplinan dan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
“Kami ingin anak-anak memiliki pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus membangun kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam ibadah maupun sikap sosial,” ujarnya.
Ia menilai pembinaan usia dini menjadi langkah penting dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki akhlak baik dan kemampuan sosial yang kuat. Menurutnya, perkembangan teknologi dan perubahan lingkungan sosial membuat anak-anak membutuhkan pendampingan yang lebih intensif agar tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif.
“Pembinaan karakter perlu dilakukan secara konsisten sejak kecil. Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak belajar disiplin, mandiri, menghargai teman, dan menjaga ibadah dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Menurutnya, pembinaan generasi muda menjadi salah satu fokus utama LDII dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki karakter baik, kemampuan agama, dan kemandirian. Ia menilai kegiatan berbasis kepramukaan dan keagamaan seperti santri kalong efektif untuk membangun kebiasaan positif sejak usia dini.
“Anak-anak perlu dibekali pembinaan yang seimbang antara pendidikan agama, kedisiplinan, dan keterampilan sosial agar mampu menghadapi perkembangan zaman dengan karakter yang baik,” ujar Gunawan.

