Jakarta (24/4). Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI Ichsan Marsha menyampaikan belasungkawa atas wafatnya satu jemaah haji asal Solo yang berada di kloter SOC-3, Rodiyah (68), akibat serangan jantung.
Karena itu pihaknya berupaya menjamin pemenuhan hak tetap berjalan. “Pemerintah memastikan pemenuhan hak jemaah, termasuk pelaksanaan badal haji,” ujarnya, dalam keterangan resmi, di Jakarta, Jumat (24/4/2026).
Ia juga mengatakan, sebanyak 93 jemaah menjalani rawat jalan, dua jemaah diantaranya dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan satu jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS).
“Kami menaruh perhatian serius pada aspek kesehatan. Setiap laporan menjadi dasar penguatan layanan agar jemaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Ichsan menekankan, untuk menjaga kondisi fisik jemaah, pihak Kemenhaj kembali menegaskan kepada PPIH embarkasi untuk meminimalisir kegiatan seremonial saat pelepasan.
Ia juga mengimbau agar jemaah haji yang telah berada di Madinah perlu mewaspadai kondisi cuaca yang diperkirakan mencapai 34 derajat Celsius dengan kelembapan sekitar 25 persen.
“Kami mengimbau jemaah menjaga stamina, memperbanyak minum, dan mengikuti arahan petugas. Cuaca cukup panas, sehingga penting menjaga kondisi tubuh,” tegas Ichsan.
Sebagai informasi, keberangkatan rombongan jemaah haji hingga 24 April 2026, mencapai jumlah 15.349 jemaah melalui 40 kelompok terbang (kloter) menuju ke Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, hingga kini sebanyak 9.884 jemaah telah tiba di Madinah. (Faqih)











