Magetan (5/5). DPD LDII Magetan menggelar aksi kerja bakti massal di jalur utama wisata Sarangan, Jawa Timur. Aksi tersebut dimulai dari Telaga Wahyu sampai pertigaan Singolangu, pada Jumat (1/5/2026).
Aksi tersebut bertajuk “Kerja Bersama Bakti untuk Negeri”. Sekitar 250 warga LDII Magetan membersihkan semak belukar dan saluran air, agar tidak terjadi banjir di sepanjang jalan menuju kawasan wisata Sarangan.
“Ternyata setelah kami cek terdapat saluran drainase yang terputus sepanjang 50 meter akibat tertimbun material batu dan tanah yang diduga berasal dari tebing di samping drainase. Inilah yang kemungkinan menjadi penyebab banjir di jalur kawasan tersebut,” papar ketua DPD LDII Magetan, Joko Pramono.
Ia mengungkapkan pembersihan sulit dilakukan secara manual. Joko menjelaskan, pihaknya membutuhkan alat berat untuk mengeruk timbunan material tersebut.
”Kondisi ini tentu mengkhawatirkan di tengah curah hujan yang cukup tinggi pekan ini. Sebagai jalur utama menuju kawasan wisata Sarangan, saluran air yang tersumbat menjadi ancaman yang nyata saat hujan deras tiba,” jelasnya.
Joko menegaskan bahwa LDII Magetan mendesak Pemerintah Kabupaten Magetan, khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan dinas terkait lainnya, segera menurunkan alat berat untuk melakukan pembersihan di kawasan tersebut.
“Kami mohon kepada pihak terkait, setidaknya ada excavator atau bulldozer untuk membersihkan kembali saluran yang tertimbun itu. Jika salurannya sudah ada, warga kami bisa rutin membantu merawatnya secara berkala,” tandas Joko.
Ia berharap aksi ini menjadi pemicu bagi pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan infrastruktur di jalur jalur utama, apalagi di jalur menuju kawasan wisata.












