Jakarta (20/6). LDII Cempaka Putih menggelar sosialisasi dan edukasi pengelolaan sampah bagi warga. Kegiatan itu juga mendukung LDII terhadap program penanganan sampah yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Acara yang digelar pada Kamis (4/6) di Masjid An-Naafi’u Cempaka Putih, itu menarik antusiasme warga melalui panduan serta tata cara memilah sampah ke dalam empat kategori utama, yakni sampah organik, anorganik, Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), serta sampah residu.
Ketua PC LDII Cempaka Putih Arif M. menegaskan bahwa inisiatif edukasi berangkat dari kesadaran penuh akan pentingnya kolaborasi antarmasyarakat dalam menjaga lingkungan.
“Sosialisasi ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan sosial kami sebagai warga DKI Jakarta, kami menyadari persoalan sampah bukan hanya tugas pemerintah semata, tetapi juga tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari lingkup terkecil, yaitu rumah tangga. Melalui edukasi ini, kami berharap warga LDII Cempaka Putih dapat menjadi pelopor kebersihan di lingkungannya masing-masing,” ujarnya
Lebih lanjut, Arif menjelaskan bahwa pemilahan sampah yang tepat sejak dari sumbernya merupakan langkah krusial yang akan berdampak besar bagi kelestarian ibu kota.
“Kami sangat mendukung penuh program Pemprov DKI Jakarta dalam menanggulangi masalah sampah perkotaan. Dengan membekali jamaah mengenai cara memilah empat jenis sampah, kita tidak hanya menjaga kebersihan kota, tetapi juga menciptakan lingkungan yang sehat dan barokah,” tambahnya.
Kedepan, kegiatan sosialisasi yang berkesinambungan, kesadaran perilaku serta kepedulian masyarakat mengenai pentingnya manajemen sampah mandiri akan terus terbentuk.
Langkah nyata itu menjadi komitmen penting sinergi antara lembaga agama dan pemerintah. Kolaborasi untuk mewujudkan Jakarta yang asri, sehat, dan bebas darurat sampah.[AM]













