Jakarta (29/6). Memasuki hari ke-69 operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, proses pemulangan jemaah haji Indonesia terus berjalan sesuai jadwal. Hingga saat ini, sekitar 90 persen jemaah beserta petugas telah kembali ke Tanah Air.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Maria Assegaff menegaskan, meskipun sebagian besar jemaah telah tiba di Indonesia, seluruh petugas haji masih terus menjalankan tugas hingga kepulangan kloter terakhir.
“Hingga hari operasional haji ke-69, sekitar 90 persen jemaah dan petugas haji Indonesia telah tiba kembali di Tanah Air. Namun bagi kami, pelayanan belum selesai. Seluruh petugas tetap siaga mengawal proses kepulangan hingga jemaah terakhir tiba dengan aman dan dapat kembali berkumpul bersama keluarganya,” ujar Maria di Jakarta, Minggu (28/6/2026).
Berdasarkan data operasional, sebanyak 267 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan melalui Bandara Jeddah dengan total 103.687 jemaah dan 1.066 petugas. Dengan demikian, jumlah kepulangan Gelombang I mencapai 104.753 orang.
Sementara itu, melalui Bandara Madinah telah diberangkatkan 212 kloter yang membawa 81.315 jemaah dan 848 petugas, sehingga total kepulangan Gelombang II mencapai 82.163 orang.
Secara keseluruhan, hingga saat ini 472 kloter telah tiba di Indonesia dengan total 182.435 jemaah dan 1.887 petugas, atau sebanyak 184.322 orang telah kembali ke Tanah Air.
Maria menjelaskan, Kemenhaj terus memastikan setiap tahapan pemulangan berjalan optimal, mulai dari keberangkatan jemaah dari Arab Saudi, proses kedatangan di debarkasi, hingga koordinasi dengan pemerintah daerah agar jemaah dapat melanjutkan perjalanan menuju daerah asal dengan aman dan nyaman.
“Perhatian khusus juga terus diberikan kepada jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, serta jemaah berisiko tinggi yang membutuhkan pendampingan selama proses kepulangan,” ungkapnya.
Kemenhaj turut mengimbau jemaah yang masih berada di Arab Saudi untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang kepulangan. Jemaah disarankan beristirahat yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih, serta menggunakan masker ketika berada di tempat yang ramai apabila diperlukan.
Selain itu, jemaah diminta mematuhi ketentuan penerbangan dengan tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun koper kabin. Air zamzam bagi jemaah haji Indonesia telah disiapkan dan akan dibagikan secara resmi di embarkasi setibanya di Indonesia.
Apabila petugas keamanan bandara menemukan air zamzam di dalam bagasi atau kabin, air tersebut akan dikeluarkan sesuai ketentuan keselamatan penerbangan.
“Kami mengajak seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan hingga tiba di Tanah Air dan mematuhi seluruh ketentuan penerbangan agar proses kepulangan berjalan lancar. Air zamzam akan diterima melalui mekanisme resmi di embarkasi sehingga tidak perlu dibawa di dalam koper,” kata Maria.
Ia juga mengapresiasi kepada seluruh petugas haji yang tetap memberikan pelayanan hingga fase akhir operasional. “Kami mengapresiasi kepada seluruh petugas haji yang terus bekerja tanpa mengenal lelah hingga akhir operasional. Komitmen kami adalah memastikan setiap jemaah pulang dengan selamat, sehat, dan memperoleh pelayanan terbaik sampai kepulangan kloter terakhir. Semoga seluruh jemaah meraih haji yang mabrur,” tutup Maria Assegaff.













