Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Desain dan Spanduk HARI SANTRI 2026
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Desain dan Spanduk HARI SANTRI 2026
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Organisasi

LDII Dikunjungi Menteri Agama RI

2011/12/05
in Organisasi
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

 

Dunia Islam masih kecil kontribusinya kepada ekonomi dunia
Sabtu, 3 Desember 2011 23:40 WIB
Kediri (ANTARA News) – Pemerintah menilai masih enggannya umat Islam dalam mendalami ilmu pengetahuan menyebabkan kecilnya kontribusi mereka dalam GDP dunia, kata Menteri Agama Suryadharma Ali.
“Umat Islam dunia jumlahnya 15 persen seperti kajian Litbang LDII, namun kontribusinya ke GDP dunia hanya 4 persen ini mengkawatirkan,” kata Menag Suryadharma Ali disela-sela kunjungannya ke Pondok Pesantren (Ponpes) LDII Burengan Kediri, Jatim, Sabtu malam.
Dalam siaran pers Humas DPP LDII, Menag menyatakan, pemahaman agama yang sempit menyebabkan umat Islam hanya memandang ilmu pengetahuan bukan sebagai sebuah kebutuhan utama dibanding dengan ilmu agama.
“Ketertinggalan ini adanya persepsi yang salah karena agama hanya dipandang berkaitan dengan fiqih tarekhat saja. Padahal dalam Alqur’an dan Hadist menjelaskan pentingnya akan belajar mengenai ilmu pengetahuan guna meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan,” katanya.
Suryadharma Ali mengatakan diperlukan adanya persamaan persepsi dan menghilangkan dikotomi mengenai pentingnya pemaham ilmu pengetahuan dalam ajaran Islam.
Untuk dapat berkontribusi terhadap GDP umat Islam diharapkan bisa kreatif. Oleh karenanya, menurut Menag, pondok pesantren sebagai basis pendidikan agama juga harus mengajarkan ilmu pengetahuan termasuk dalam hal perdagangan.
“Saya melihat di pondok ini (LDII) sudah diajarkan untuk mandiri seperti banyaknya santri yang berdagang di sepanjang jalan masuk pondok,” lanjutnya.
Sementara itu,Ketua DPP LDII Prasetyo Sunaryo mengatakan bahwa minimnya kontribusi dunia Islam terhadap GDP dunia dikarenakan masih belum adanya persatuan dan kebulatan tekad diantara mereka.
“Potensial ekonomi dunia Islam sangat membanggakan jika di kelola dengan serius dan ini akan bisa menyaingi ekonomi pasar yang dikembangkan dunia barat. Tentunya langkah pertama negara-negara Islam jarus bersatu dahulu,” katanya.
Menurut Prasetyo, LDII sendiri sudah memberikan berbagai keterampilan ilmu pengetahuan kepada setiap santri agar bisa mandiri jika diterjunkan ke masyarakat dalam tugas “Amal Makhruf Nahi Mungkar”.
“Setiap lulusan pondok LDII selalu dibekali keterampilan yang berguna untuk mereka mencari rezeki yang halal dan bisa berkontribusi kepada masyarakat di sekitar tempat mereka berdomisili,” demikian Prasetyo.(*)

Dunia Islam masih kecil kontribusinya kepada ekonomi dunia

Sabtu, 3 Desember 2011 23:40 WIB

 

Kediri (ANTARA News) – Pemerintah menilai masih enggannya umat Islam dalam mendalami ilmu pengetahuan menyebabkan kecilnya kontribusi mereka dalam GDP dunia, kata Menteri Agama Suryadharma Ali.

 

“Umat Islam dunia jumlahnya 15 persen seperti kajian Litbang LDII, namun kontribusinya ke GDP dunia hanya 4 persen ini mengkawatirkan,” kata Menag Suryadharma Ali disela-sela kunjungannya ke Pondok Pesantren (Ponpes) LDII Burengan Kediri, Jatim, Sabtu malam.

Dalam siaran pers Humas DPP LDII, Menag menyatakan, pemahaman agama yang sempit menyebabkan umat Islam hanya memandang ilmu pengetahuan bukan sebagai sebuah kebutuhan utama dibanding dengan ilmu agama.

“Ketertinggalan ini adanya persepsi yang salah karena agama hanya dipandang berkaitan dengan fiqih tarekhat saja. Padahal dalam Alqur’an dan Hadist menjelaskan pentingnya akan belajar mengenai ilmu pengetahuan guna meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan,” katanya.

Suryadharma Ali mengatakan diperlukan adanya persamaan persepsi dan menghilangkan dikotomi mengenai pentingnya pemaham ilmu pengetahuan dalam ajaran Islam.

Untuk dapat berkontribusi terhadap GDP umat Islam diharapkan bisa kreatif. Oleh karenanya, menurut Menag, pondok pesantren sebagai basis pendidikan agama juga harus mengajarkan ilmu pengetahuan termasuk dalam hal perdagangan.

“Saya melihat di pondok ini (LDII) sudah diajarkan untuk mandiri seperti banyaknya santri yang berdagang di sepanjang jalan masuk pondok,” lanjutnya.

Sementara itu,Ketua DPP LDII Prasetyo Sunaryo mengatakan bahwa minimnya kontribusi dunia Islam terhadap GDP dunia dikarenakan masih belum adanya persatuan dan kebulatan tekad diantara mereka.

“Potensial ekonomi dunia Islam sangat membanggakan jika di kelola dengan serius dan ini akan bisa menyaingi ekonomi pasar yang dikembangkan dunia barat. Tentunya langkah pertama negara-negara Islam harus bersatu dahulu,” katanya.

Menurut Prasetyo, LDII sendiri sudah memberikan berbagai keterampilan ilmu pengetahuan kepada setiap santri agar bisa mandiri jika diterjunkan ke masyarakat dalam tugas “Amal Makruf Nahi Mungkar”.

“Setiap lulusan pondok LDII selalu dibekali keterampilan yang berguna untuk mereka mencari rezeki yang halal dan bisa berkontribusi kepada masyarakat di sekitar tempat mereka berdomisili,” demikian Prasetyo.(*)

 

kunjungan menteri agama ri

 

 

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Mulyadi Safwan on DPP LDII: Ingatkan Medsos Jadi Tantangan Pemuda untuk Perkuat Persatuan
  • Nidi Firdaus on LDII Banyuwangi Bekali 100 Pemuda Keterampilan Cukur Rambut
  • Kasriyati on DPP LDII: Ingatkan Medsos Jadi Tantangan Pemuda untuk Perkuat Persatuan
  • Luluk Mutia on Dua Pesilat Muda LDII Jateng Siap Berlaga di Uzbekistan
  • Janta on LDII Banyuwangi Bekali 100 Pemuda Keterampilan Cukur Rambut
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
PBNU dan OPOP Jember Silaturahim ke Ponpes Gadingmangu

PBNU dan OPOP Jember Silaturahim ke Ponpes Gadingmangu

April 24, 2026
Bawa Hidangan dalam Rantang, Wali Kota Mojokerto Buka Puasa Bersama Warga LDII

Bawa Hidangan dalam Rantang, Wali Kota Mojokerto Buka Puasa Bersama Warga LDII

March 17, 2026
DPP LDII: Ingatkan Medsos Jadi Tantangan Pemuda untuk Perkuat Persatuan

DPP LDII: Ingatkan Medsos Jadi Tantangan Pemuda untuk Perkuat Persatuan

2
LDII Banyuwangi Bekali 100 Pemuda Keterampilan Cukur Rambut

LDII Banyuwangi Bekali 100 Pemuda Keterampilan Cukur Rambut

2
LDII Bangkok Bekali Generus Putri Keterampilan Menjahit untuk Bangun Kemandirian

LDII Bangkok Bekali Generus Putri Keterampilan Menjahit untuk Bangun Kemandirian

1
Sujud (lagi)

Sujud (lagi)

1
Kapolsek Tanggul AKP Fathur Tausiah Kamtibmas Usai Salat Jumat di Masjid LDII

Kapolsek Tanggul AKP Fathur Tausiah Kamtibmas Usai Salat Jumat di Masjid LDII

October 29, 2026
Perkuat Kompetensi, Pewarta LDII Ikuti Workshop Jurnalistik Radar Jember

Perkuat Kompetensi, Pewarta LDII Ikuti Workshop Jurnalistik Radar Jember

October 29, 2026
Generasi Muda Sebagai Pelopor Perubahan dan Pemimpin Masa Depan

Generasi Muda Sebagai Pelopor Perubahan dan Pemimpin Masa Depan

October 29, 2026
Waketum MUI Kota Medan: Perbedaan Jangan Jadi Alasan Perpecahan

Waketum MUI Kota Medan: Perbedaan Jangan Jadi Alasan Perpecahan

October 29, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Kapolsek Tanggul AKP Fathur Tausiah Kamtibmas Usai Salat Jumat di Masjid LDII October 29, 2026
  • Perkuat Kompetensi, Pewarta LDII Ikuti Workshop Jurnalistik Radar Jember October 29, 2026
  • Generasi Muda Sebagai Pelopor Perubahan dan Pemimpin Masa Depan October 29, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

TELEGRAM

Untuk mengirim berita dari daerah Anda, silakan install aplikasi TELEGRAM lalu klik tautan berikut:

https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Desain dan Spanduk HARI SANTRI 2026
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.