Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Wawasan Tahukah Anda

Doyan Seblak Setiap Hari, Waspada Bahaya di Balik Nikmatnya!

2025/04/14
in Tahukah Anda
0
Seblak, makanan khas asal Bandung, terus naik daun di kalangan pecinta kuliner pedas. Foto: LINES

Seblak, makanan khas asal Bandung, terus naik daun di kalangan pecinta kuliner pedas. Foto: LINES

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Seblak, makanan khas asal Bandung, terus naik daun di kalangan pecinta kuliner pedas. Hidangan ini terkenal dengan rasa gurih pedas yang menggoda, terutama karena kombinasi kerupuk basah, bumbu kencur, sayuran, serta tambahan seperti telur, bakso, dan sosis. Meski populer, konsumsi seblak secara berlebihan dapat memicu sejumlah gangguan kesehatan.

Dokter IGD Rumah Sakit Daerah Mampang Jakarta, Dyah Novita Anggraini, mengingatkan pentingnya memperhatikan pola konsumsi makanan pedas seperti seblak. “Seblak memang menggugah selera, tetapi kandungan garam, lemak, dan cabainya bisa berdampak buruk jika dikonsumsi terlalu sering,” ujarnya.

Kandungan Gizi dan Risiko Tersembunyi

Seblak terdiri dari kerupuk basah sebagai sumber karbohidrat, aneka sayuran seperti sawi dan kol yang kaya serat, serta protein dari telur, sosis, dan bakso. Bumbu utama seperti cabai mengandung capsaicin yang memberikan sensasi pedas, sedangkan minyak dan penyedap rasa menambah kadar lemak dan natrium. Komposisi inilah yang menjadi pemicu utama gangguan kesehatan jika tidak dikontrol.

Dari Gangguan Lambung hingga Risiko Jantung

Dyah menjelaskan, konsumsi seblak yang terlalu sering bisa memicu gastritis dan tukak lambung akibat iritasi lambung dari capsaicin. “Gejalanya bisa berupa nyeri ulu hati, mual, muntah, dan perut kembung,” jelasnya. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa berkembang menjadi luka di dinding lambung.

Seblak juga dapat memicu GERD (gastroesophageal reflux disease), terutama karena kandungan lemak dan pedas yang tinggi. Gejala GERD meliputi sensasi panas di dada hingga kesulitan menelan. Selain itu, kandungan garam dan penyedap yang tinggi dalam seblak juga bisa meningkatkan risiko hipertensi.

Risiko lain yang mengintai adalah obesitas dan sindrom metabolik. dr. Dyah menambahkan bahwa kerupuk yang digoreng, minyak, serta olahan seperti sosis dan bakso membuat kalori seblak cukup tinggi. “Jika dikonsumsi terus-menerus, bisa memicu kenaikan berat badan, kadar kolesterol, bahkan diabetes tipe 2,” ujarnya.

Tak kalah penting, seblak juga berpotensi menyebabkan dehidrasi dan gangguan ginjal**.** Makanan pedas dapat memicu keluarnya cairan tubuh lebih cepat, ditambah tingginya natrium membebani kerja ginjal.

Agar tetap bisa menikmati kelezatan seblak tanpa mengorbankan kesehatan, dr. Dyah menyarankan untuk mengatur frekuensi konsumsi maksimal satu hingga dua kali dalam sebulan. Ia juga menyarankan untuk memilih bahan yang lebih sehat, seperti menambahkan lebih banyak sayur, menggunakan telur rebus atau ayam tanpa kulit sebagai sumber protein, dan mengurangi penggunaan garam serta penyedap rasa.

“Masaklah dengan sedikit minyak atau pilih metode merebus. Gunakan rempah-rempah alami seperti bawang putih, kencur, dan cabai segar,” ujar dr. Dyah.

Perhatikan juga ukuran porsi dan pastikan mengonsumsi cukup air setelah makan seblak untuk mencegah dehidrasi. Seblak bukanlah musuh kesehatan selama dikonsumsi secara bijak. Kunci utamanya adalah pengendalian porsi dan pemilihan bahan yang sehat. “Jangan sampai karena kenikmatan sesaat, kita justru menumpuk risiko penyakit di masa depan,” tutup Dyah.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 10
  • Isnanto on Berbagi Takjil Saat Ramadan, DPP LDII Tingkatkan Kepedulian Sosial Generasi Muda
  • Sudarmanto on Bersyukur, Kunci Bertambahnya Nikmat dari Allah SWT
  • Sudibyo on Lantik Pengurus LDII Sultra 2025-2030, Ketum DPP LDII Tekankan Penguatan SDM Unggul
  • Ustad yulianto on Ada Peran Kepamongan di Balik 5 Sukses Ramadan Santri
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketum MUI Pusat Terima Kunjungan Silaturahim Ponpes Wali Barokah dan LDII Kota Kediri

Ketum MUI Pusat Terima Kunjungan Silaturahim Ponpes Wali Barokah dan LDII Kota Kediri

February 23, 2026
Taufik Abdul Karim, Pelari yang Menang Tanpa Melihat

Taufik Abdul Karim, Pelari yang Menang Tanpa Melihat

February 24, 2026
LDII Temon Siapkan Pembangunan Kamar Tamu Antisipasi Ramainya Bandara YIA

LDII Temon Siapkan Pembangunan Kamar Tamu Antisipasi Ramainya Bandara YIA

February 24, 2026
Warga LDII Dalangan Berpartisipasi dengan Warga dalam Pembuatan Jalan

Warga LDII Dalangan Berpartisipasi dengan Warga dalam Pembuatan Jalan

February 24, 2026
Renungan Hari 8

Renungan Hari 8

3
Perkuat Akhlakul Karimah, Ribuan Generus Ikuti Pengajian Akbar Pemuda LDII Kediri

Perkuat Akhlakul Karimah, Ribuan Generus Ikuti Pengajian Akbar Pemuda LDII Kediri

3
Renungan Hari 9

Renungan Hari 9

2
Taufik Abdul Karim, Pelari yang Menang Tanpa Melihat

Taufik Abdul Karim, Pelari yang Menang Tanpa Melihat

2
Bupati Banyuwangi Safari Ramadan Bersama LDII, Tekankan Program ASRI Banyuwangi

Bupati Banyuwangi Safari Ramadan Bersama LDII, Tekankan Program ASRI Banyuwangi

February 28, 2026
Mensyukuri Nikmat Kecil, Jalan Menuju Keselamatan Iman

Mensyukuri Nikmat Kecil, Jalan Menuju Keselamatan Iman

February 28, 2026
Renungan Hari 10

Renungan Hari 10

February 28, 2026
solok safari

Pemkot Solok Sampaikan Program Pembangunan dan Layanan Publik Saat Safari Ramadan

February 28, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Bupati Banyuwangi Safari Ramadan Bersama LDII, Tekankan Program ASRI Banyuwangi February 28, 2026
  • Mensyukuri Nikmat Kecil, Jalan Menuju Keselamatan Iman February 28, 2026
  • Renungan Hari 10 February 28, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.