Kukar (14/4). Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, menggelar Safari Subuh. Salah satu lokasi yang dikunjung adalah Pondok Pesantren Baitul Izza naungan PC LDII Tenggarong pada pada Jumat (3/4/2026).
Acara itu dihadiri Bupati Aulia Rahman Basri, Sekda Sunggono, serta jajaran pejabat Pemkab Kukar, unsur muspika, tokoh alim ulama, tokoh masyarakat, serta penggagas Safari Subuh Kukar, Edi Damansyah yang merupakan bupati periode sebelumnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Aulia menegaskan konsistensi menggelar Safari Subuh menjadi hal penting sebagai bagian dari pembinaan karakter aparatur pemerintah. Selain itu program tersebut merupakan amanah bupati sebelumnya Edi Damansyah.
Pembinaan karakter atau akhlak mulia, menurutnya untuk mendukung para aparatur pemerintah secara moral sehingga tak hanya mengandalkan kecerdasan dan kemampuan teknis semata.
“Cari orang pintar itu mudah, cari orang hebat juga mudah tapi yang terpenting adalah menjadi pribadi yang berakhlakul karimah. Tidak hanya baik di depan pimpinan, tetapi benar-benar tercermin dalam keseharian,” tegasnya.
Menurutnya, komitmen mengikuti kegiatan keagamaan seperti Safari Subuh menjadi indikator penting dalam menilai integritas seorang pejabat.
Selain itu, Aulia juga mengapresiasi perkembangan Pondok Pesantren Baitul Izza yang dinilainya sangat pesat. Ia mengaku terkesan dengan pembangunan fasilitas pesantren yang mampu diselesaikan meski dengan anggaran terbatas, “Ini luar biasa. Dengan anggaran terbatas bisa terbangun sebesar ini. Ini bisa jadi contoh, bahkan bagi jajaran teknis seperti Dinas PU,” sebutnya.
Karena itu Aulia juga berpesan, pondok pesantren di Kukar baik dari LDII, NU maupun Muhammadiyah didorong untuk turut mencetak sumber daya manusia di bidang teknik, seperti sipil dan arsitektur. Menurutnya, hal ini dapat membuka peluang lahirnya kontraktor lokal berbasis pesantren yang kompeten dan berdaya saing.
Pemkab Kukar untuk melanjutkan program Safari Subuh sebagai warisan positif dari kepemimpinan sebelumnya. “Kami adalah pewaris yang Insyaallah akan istiqomah menjalankan kegiatan ini demi keberkahan dan kemajuan Kabupaten Kutai Kartanegara,” tutup Aulia.










