Makkah (16/5). Kepala Seksi Bimbingan Ibadah Daerah Kerja (Daker) Makkah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Erti Herlina mengatakan pergantian kain penutup Ka’bah atau kiswah di Masjidil Haram pada setiap 1 Muharram menjadi simbol pembaharuan spiritual sekaligus penanda lahirnya semangat baru bagi umat Islam.
“Terkait momen pergantian Kiswah di Masjidil Haram pada 1 Muharram ini menjadi simbol bahwa tahun baru Islam dipilih sebagai penanda lahirnya semangat baru dan pencucian diri,” ujar Erti di Makkah, Senin (15/6/2026).
Menurut Erti, momen pergantian kiswah tersebut memiliki makna ganda, yakni secara spiritual maupun fisik. Ia menjelaskan bahwa secara fisik, pergantian kiswah merupakan langkah penting untuk menjaga kesucian, kebersihan, dan keindahan penutup Ka’bah dari potensi kerusakan.
Setiap tahun, jutaan jamaah haji dan umrah yang melaksanakan tawaf menyentuh kain penutup tersebut, sehingga pembaruan kain menjadi hal yang mutlak untuk menjaga kelayakannya.
“Bayangkan setiap orang memegang kain penutup Ka’bah itu, dan dalam satu tahun itu sudah berapa juta yang memegang, sehingga ini diperlukan pembaruan atau diganti,” ujarnya.
Sebelumnya, lanjur Erti, pergantian kiswah dilakukan setiap 9 Zulhijjah saat jamaah haji sedang wukuf di Arafah. Namun, pada tahun 2022 atau 1444 Hijriah, pemerintah Arab Saudi menetapkan perubahan jadwal menjadi setiap awal tahun Hijriah, yakni 1 Muharram.
“Saya pernah mengalami tahun 2018 itu (pergantian Kiswah) pada 9 Zulhijjah atau malam Arafah. Raja Salman memutuskan untuk mengganti dari 9 Zulhijjah menjadi 1 Muharram itu pada tahun 2022 atau 1444 Hijriah,” kata Erti.
Kiswah sendiri merupakan kain penutup Ka’bah yang ditenun dari sutra hitam murni berkualitas tinggi dan dihiasi kaligrafi ayat-ayat Al-Quran. Hiasan tersebut disulam menggunakan benang emas dan perak murni oleh para pengrajin ahli di kompleks khusus pembuatan Kiswah di Makkah.
Mengikuti tradisi yang telah ditetapkan beberapa tahun terakhir, prosesi pergantian Kiswah Ka’bah tahun ini akan dilaksanakan secara khidmat pada malam menjelang masuknya bulan suci Muharram. Tim ahli dari otoritas Masjidil Haram akan menurunkan kain lama dan memasang Kiswah baru agar Ka’bah senantiasa terjaga keagungannya. (Faqihu Sholih/MCH 2026)














