Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Hari Anak Nasional Pengingat Masyarakat Wajib Ikut Pemenuhan Hak Anak

2025/07/23
in Nasional
5
Anggota Departemen Pendidikan Umum dan Pelatihan DPP LDII Prof. Netti Herawati. Foto: LINES.

Anggota Departemen Pendidikan Umum dan Pelatihan DPP LDII Prof. Netti Herawati. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (23/7). Peringatan Hari Anak Nasional setiap 23 Juli, menjadi wujud kepedulian terhadap pemenuhan hak serta perlindungan anak yang menjadi tanggung jawab bersama. Wakil Rektor Bid. Umum dan Keuangan UPN ”Veteran” Jakarta, Netti Herawati mengatakan, masyarakat punya kontribusi utama dalam pemenuhan hak anak.

“Yakni menjadi penyelenggara pemenuhan hak anak. Atau yang kedua, sebagai pengawas terhadap kasus anak stunting, atau anak-anak yang tidak sekolah saat waktunya sekolah,” kata dia. Dua peran itu bisa diwujudkan seperti menjalin kerjasama dengan instansi terkait atau melakukan pendekatan kepada orangtua tersebut terhadap pemenuhan hak anak.

Netti yang juga anggota Departemen Pendidikan Umum dan Pelatihan DPP LDII itu melanjutkan, langkah nyata yang bisa dilakukan guru dan orang tua terutama, dalam menyikapi Hari Anak Nasional adalah mengenal dan mengetahui kebutuhan anak. Kebutuhan perkembangan fisik, psikososial, emosional, juga perkembangan kognitif. “Menemukan potensi yang dimiliki anak. Orang tua tentunya perlu tahu pengasuhan yang tepat, karena setiap usia memiliki cara yang berbeda,” tutur Netti.

Dalam pengasuhan, anak bisa diajak berkomunikasi positif, melakukan berbagai simulasi yang melatih gerak motorik dan kognitif ditambah pemenuhan gizi seimbang. Selain itu perlu penilaian sederhana kepada anak terkait kesesuaian tahapan perkembangan anak.

Netti mengingatkan pentingnya sinergi antara rumah dan lembaga pendidikan formal. Ia mendorong agar sekolah tidak berjalan sendiri, melainkan melibatkan orang tua dengan membagikan kurikulum dan metode pembelajaran. Dengan begitu, stimulasi yang diberikan kepada anak bisa berkesinambungan, memperkuat koneksi saraf di otak, dan membangun pondasi kecerdasan jangka panjang.

Ia juga mengingatkan dalam pemenuhan hak, perlindungan, dan kesejahteraan anak, orang tua perlu memiliki panduan agar pada setiap kegiatan anak merasa terlibat. “Misalnya saat pergi tidur, orang tua bisa meminta anak bercerita lewat tulisan atau journaling atau apa pun yang membuat anak nyaman bercerita tentang kesehariannya. Karenanya penting bagi orang tua mengubah mindset bahwa anak perlu didengar,” ungkapnya.

Dengan mendengar pendapat anak, mereka memiliki pemikiran atau ilham yang baik untuk berpendapat dan berani untuk kritis. “Anak tidak takut untuk salah dan mereka merasa punya kesempatan bicara,” ujar Netti.

Hari Anak Nasional. Ilustrasi: Pinterest.

Memastikan anak tumbuh dalam lingkungan yang aman dan sehat, yaitu di lingkungan sekolah, rumah, keluarga, semua anggotanya harus memahami yang dimaksud bentuk aman dan sehat bagi anak, kata dia menambahkan. “Secara fisik, sosial, dan psikis anak aman terlindungi. Anak itu peniru ulung. Apa yang dia lihat, dia dengar, dia rasakan di rumah, itu yang akan dibawa sampai besar,” kata Netti.

Hal terpenting lagi, anak perlu dihindarkan dari pornoaksi dan pornografi atau pengaruh dari media yang berbahaya. Mengenai kategori lingkungan sehat yakni melingkupi tumbuh kembangnya, fisik, sosial, spiritual, dan psikologis anak tercukupi. “Orang tua atau guru perlu memantau kesehatan anak secara menyeluruh dari indikator tadi. Pantau secara berkala, pelajari karakter fisik hingga gerak-gerik anak,” terangnya.

Terlebih pada era digital, tantangan terbesar dalam mendidik anak adalah pengetahuan orang tua dan guru dalam mengedukasi ranah digital belum sesuai sehingga tak sepenuhnya memahami anak. Hal itu ia sebut sebagai tantangan internal yang melingkupi personal, seperti keluarga maupun agama.

“Penerapan beragama terkadang belum komprehensif sehingga tidak menanggulangi tantangan yang ada,” kata dia. Sedangkan tantangan eksternal yakni dominasi pengaruh internet, media, dan teman kepada anak masih lebih besar.

Karenanya media sosial yang termasuk pengaruh terbesar, secara positif bisa menjadi sarana penguatan data dan fakta mengenai anak. Selain itu juga menjadi sarana pengingat bagi instansi sekolah, pemerintah, dan masyarakat untuk mendorong kesadaran mengenai pemenuhan hak anak.

Meskipun di baliknya, media sosial bisa berbahaya bagi kehidupan anak jika orang tua dan guru belum siap mengenalkan tahapan penggunaan media sosial yang baik. “Karena itu, orangtua dan guru perlu memiliki kemampuan seleksi yang baik sehingga mempersiapkan anak punya critical thinking terhadap penggunaan media sosial atau konten di dalamnya,” kata dia.

Terkait kebijakan pemerintah, mengenai pemenuhan hak dan perlindungan anak masih perlu evaluasi lagi. Melihat hasil Programme for International Student Assessment (PISA), indeks kualitas pendidikan anak, banyaknya persoalan anak tadi, menurut Netty, belum mencapai yang sesuai harapan. “Tetap perlu dievaluasi, regulasinya banyak yang sudah sesuai tapi implementasinya belum,” pungkas Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Riau ini.

Tags: hari anak nasionalPemenuhan Hak AnakpendidikanPerlindungan AnakProf Netti Herawati

Comments 5

  1. Supardo says:
    1 year ago

    Menuju Indonesia yang lestari sampai akhir zaman dengan mengantar anak-anak ke gerbang sukses pendidikan agama, sukses pendidikan dunia dan sukses menerapkan 29 karakter luhur

    Reply
  2. Amalia says:
    1 year ago

    Alhamdulillah…..Terima Kasih Pak Menteri Pak Ketum, semoga manfaat dan barokah

    Reply
    • Pri Adhi Joko Purnomo says:
      1 year ago

      Alhamdulillah, pemenuhan hak anak sebagai bukti menjaga generasi bangsa.
      Semoga barokah

      Reply
  3. Amalia says:
    1 year ago

    Alhamdulillah…..Terima Kasih Pak Menteri Pak Ketum, semoga manfaat dan barokah

    Reply
  4. Pri Adhi Joko Purnomo says:
    1 year ago

    Alhamdulillah, memperhatikan pemenuhan hak anak sebagi bukti menjaga generasi..
    Semoga barokah

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Angka DH on Ponpes Wali Barokah Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Kediri
  • Angka DH on LDII Jurang Mangu Barat Tanamkan Semangat Gotong-Royong Lewat Kerja Bakti Nasional
  • JADIH ANNUR DLG on LDII Hulu Sungai Tengah Gaet Siswa Sekolah Dasar Kerja Bakti Nasional
  • Dani Jumeri on Sambut HUT ke-81 RI, LDII Pedan Libatkan Pemuda Bersihkan Lingkungan Masjid
  • Dani Jumeri on Kemarau Panjang, LDII Pemalang Salurkan 110 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kemarau Panjang, LDII Pemalang Salurkan 110 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Kemarau Panjang, LDII Pemalang Salurkan 110 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

August 14, 2026
LDII Gunungkidul Kerahkan 400 Warga Bersihkan Sungai, Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

LDII Gunungkidul Kerahkan 400 Warga Bersihkan Sungai, Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

August 14, 2026
Habib Jafar: Jadikan Ritualitas Ibadah Sebagai Seni Merayu Tuhan

Habib Jafar: Jadikan Ritualitas Ibadah Sebagai Seni Merayu Tuhan

August 12, 2026
Sambut HUT ke-81 RI, LDII Pedan Libatkan Pemuda Bersihkan Lingkungan Masjid

Sambut HUT ke-81 RI, LDII Pedan Libatkan Pemuda Bersihkan Lingkungan Masjid

August 14, 2026
Kemarau Panjang, LDII Pemalang Salurkan 110 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Kemarau Panjang, LDII Pemalang Salurkan 110 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

2
Musda VII LDII Cianjur Dorong Penguatan Kontribusi untuk Masyarakat

Musda VII LDII Cianjur Dorong Penguatan Kontribusi untuk Masyarakat

4
LDII Jurang Mangu Barat Tanamkan Semangat Gotong-Royong Lewat Kerja Bakti Nasional

LDII Jurang Mangu Barat Tanamkan Semangat Gotong-Royong Lewat Kerja Bakti Nasional

1
Ponpes Wali Barokah Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Kediri

Ponpes Wali Barokah Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Kediri

1
LDII Makassar Dukung Jelajah Sampah 2026 Lewat Kerja Bakti di Mannuruki

LDII Makassar Dukung Jelajah Sampah 2026 Lewat Kerja Bakti di Mannuruki

August 17, 2026
81 Tahun Indonesia Merdeka: Demokrasi Ekonomi, Gotong Royong, dan Jalan Menuju Keadilan Sosial

81 Tahun Indonesia Merdeka: Demokrasi Ekonomi, Gotong Royong, dan Jalan Menuju Keadilan Sosial

August 17, 2026
LDII Jurang Mangu Barat Tanamkan Semangat Gotong-Royong Lewat Kerja Bakti Nasional

LDII Jurang Mangu Barat Tanamkan Semangat Gotong-Royong Lewat Kerja Bakti Nasional

August 17, 2026
LDII Klaten Dorong Ketahanan Pangan Keluarga Lewat Kreasi Sorgum

LDII Klaten Dorong Ketahanan Pangan Keluarga Lewat Kreasi Sorgum

August 17, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII Makassar Dukung Jelajah Sampah 2026 Lewat Kerja Bakti di Mannuruki August 17, 2026
  • 81 Tahun Indonesia Merdeka: Demokrasi Ekonomi, Gotong Royong, dan Jalan Menuju Keadilan Sosial August 17, 2026
  • LDII Jurang Mangu Barat Tanamkan Semangat Gotong-Royong Lewat Kerja Bakti Nasional August 17, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.