Bandung (12/6). Bagian Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga (PPKK) DPD LDII Kabupaten Bandung menggelar pembekalan dan pengajian keputrian bagi remaja putri. Pembekalan tersebut dihelat di Masjid Baitul A’laa Burujul, Margaasih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Minggu (1/6/2026).
Para peserta yang terdiri praremaja putri dari sejumlah PC dan PAC LDII se-Kabupaten Bandung tersebut, memperoleh pemaparan dari Nurhayati, yang menyampaikan materi mengenai persiapan memasuki kehidupan berkeluarga, peran perempuan dalam rumah tangga, dan pentingnya membangun keluarga yang harmonis.
Menurutnya, perempuan perlu mempersiapkan diri tidak hanya dari sisi pengetahuan, tetapi juga akhlak dan kemandirian agar mampu menjalankan peran dalam keluarga secara optimal, “Menjadi istri salehah bukan sekadar taat, tetapi juga memiliki kemampuan mendidik generasi yang berakhlak dan berilmu,” ujarnya.
Sementara itu, Dewan Penasihat DPD LDII Kabupaten Bandung M. Andrianto mengingatkan pentingnya membangun hubungan keluarga yang dilandasi komunikasi, saling memahami, dan nilai-nilai keagamaan, “Keharmonisan keluarga lahir dari sikap saling menghargai dan memahami peran masing-masing, bukan dari pemaksaan,” katanya.
Selain kajian, peserta juga mendapatkan pembelajaran tentang 29 Karakter Luhur, yang menjadi salah satu program pembinaan generasi muda LDII. Kegiatan turut diramaikan dengan mini bazar makanan dan aksi sosial berupa sedekah bumbu dapur untuk pondok bimbingan DPD LDII Kabupaten Bandung.
Melalui kegiatan tersebut, PPKK LDII Kabupaten Bandung berharap remaja putri memiliki bekal karakter, pemahaman keagamaan, dan keterampilan sosial yang dapat menjadi fondasi dalam menjalani kehidupan bermasyarakat maupun berkeluarga.

