Purwakarta (10/8). DPD LDII Purwakarta menggelar Seminar Parenting bertajuk “Dari Hati ke Hati” sebagai upaya memperkuat keharmonisan keluarga melalui komunikasi yang sehat antara ibu dan anak. Kegiatan yang digelar pada Minggu (2/8/2026) tersebut mengangkat tema “Membangun Komunikasi yang Hangat antara Ibu dan Anak Perempuan”.
Kegiatan tersebut menghadirkan konselor keluarga, Mamaju Utami, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Mamaju Utami menekankan bahwa komunikasi menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun hubungan yang sehat antara orang tua dan anak. Menurutnya, setiap anak memiliki karakter, kebutuhan, serta cara menerima kasih sayang yang berbeda sehingga orang tua perlu memahami keunikan masing-masing anak.
“Perlakuan yang adil bukan berarti selalu sama. Setiap anak membutuhkan pendekatan yang sesuai dengan karakter dan porsinya masing-masing agar mereka merasa dihargai, dipahami, dan dicintai,” jelasnya.
Peserta juga diajak memahami perbedaan pola komunikasi antara anak laki-laki dan perempuan. “Perbedaan karakter dan cara berpikir tersebut perlu dipahami orang tua agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik dan tidak menimbulkan kesalahpahaman,” lanjutnya.
Dalam materinya, Mamaju Utami turut membahas dinamika komunikasi antara perempuan dan laki-laki dalam keluarga, termasuk pentingnya sikap saling menghormati. Menurutnya, perbedaan karakter dan gaya komunikasi dapat menjadi tantangan apabila tidak disikapi dengan saling memahami dan komunikasi yang bijaksana.
“Komunikasi yang baik membutuhkan sikap saling memahami dan menghargai. Dengan komunikasi yang bijaksana, setiap anggota keluarga dapat menjalankan perannya dengan lebih harmonis,” tuturnya.

Mamaju juga menyoroti besarnya peran perempuan, khususnya ibu, dalam membentuk karakter dan masa depan anak. Ia menyampaikan sebuah ungkapan bahwa mendidik seorang perempuan berarti mendidik satu generasi, sedangkan mendidik seorang laki-laki berarti mendidik seorang pemimpin, “Ungkapan tersebut menggambarkan besarnya pengaruh pendidikan seorang ibu terhadap tumbuh kembang anak. Karena itu, komunikasi yang hangat, terbuka, dan penuh empati menjadi bagian penting dalam proses pendidikan di lingkungan keluarga,” paparnya.
Melalui seminar tersebut, DPD LDII Purwakarta mendorong para ibu untuk menerapkan pola komunikasi yang lebih hangat dan empatik sesuai karakter serta kebutuhan anak. Dengan komunikasi yang baik, keluarga diharapkan menjadi ruang yang aman bagi anak untuk bercerita, didengar, dan tumbuh dengan penuh kasih sayang.













