Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Membumikan Semangat Kurban Sejak Usia Cabe Rawit

2025/06/06
in Opini
2
Ilustrasi: Pinterest.

Ilustrasi: Pinterest.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Oleh: Thonang Effendi

Pagi itu halaman masjid majelis taklim terlihat semarak. Sekelompok anak kecil, usia PAUD hingga kelas awal SD, sibuk membantu panitia Idul Adha. Ada yang membawa ember, ada yang menggulung selang, dan tak sedikit yang dengan riang berfoto sambil mengelus kepala kambing yang akan dikurbankan. Mereka bukan hanya datang sebagai penonton. Mereka datang sebagai peserta, lebih dari itu, sebagai pemilik.

Para anak cabe rawit itu adalah peserta program “Kurban Patungan Cabe Rawit”. Selama sebelas bulan terakhir, mereka menabung dengan menyisihkan sebagian uang saku harian. Jumlahnya memang kecil, kadang hanya seribu atau dua ribu rupiah. Tapi semangatnya besar. Setiap bulan, mereka menyetor tabungan kurban ke bendahara yang ditunjuk. Di akhir tahun, uang itu dikumpulkan, dibelikan satu ekor kambing, dan disembelih atas nama bersama. Di situlah letak nilai besar dari sebuah proses.

Peristiwa kecil ini ternyata menyimpan makna besar. Di tengah kehidupan yang semakin instan dan konsumtif, anak-anak itu belajar makna kesabaran, ketekunan, kebersamaan, dan tanggung jawab. Mereka menahan keinginan jajan demi menabung untuk berkurban. Mereka belajar bahwa kebahagiaan bukan dari memiliki sendiri, tapi dari memberi dan berbagi.

Dari peristiwa sederhana itu, kita bisa melihat bagaimana semangat berkurban bisa dibumikan sejak usia dini. Proses ini bukan hanya menumbuhkan karakter religius, tetapi juga membentuk jiwa sosial, empati, dan solidaritas. Anak-anak tidak hanya tahu tentang Idul Adha, tapi benar-benar menghidupinya.

Dalam perspektif pendidikan karakter, pengalaman ini mencerminkan apa yang disebut Thomas Lickona sebagai tiga dimensi karakter: moral knowing (mengetahui nilai), moral feeling (merasakan nilai), dan moral action (melakukan nilai). Anak kecil itu tidak hanya tahu arti kurban, tapi juga merasakannya dan menjadikannya tindakan nyata.

Nilai-nilai tersebut juga sejalan dengan konsep 29 Karakter Luhur yang dikembangkan oleh LDII. Dalam pembinaan generasi muda, LDII mengajarkan Tri Sukses Generus: Berakhlakul Karimah,  Alim Fakih, dan Mandiri. Pada praktik kurban patungan ini, ketiganya hadir sekaligus. Anak-anak menanamkan nilai kebaikan (akhlakul karimah), belajar ilmu agama (alim), dan membiasakan diri mandiri secara finansial dalam skala kecil.

Beberapa karakter luhur lain juga terlihat nyata. Karakter jujur dan amanah ketika menyetorkan uang tabungan secara rutin. Karakter mujhid-muzhid, rajin dan hemat, ketika mereka konsisten menabung dari menyisihkan sebagian uang jajan. Karakter rukun dan kompak saat mereka bersama-sama terlibat dalam proses pembelian dan penyembelihan. Semua dilakukan tanpa paksaan, tanpa persaingan, dan tanpa ada yang merasa paling berjasa. Tidak ada yang sombong, tidak ada yang minder. Semua setara dalam semangat berbagi.

Berkurban bukan hanya soal menyembelih hewan. Lebih dari itu, kurban adalah simbol penyerahan diri, keikhlasan, dan kepedulian sosial. Dan nilai-nilai ini tidak tumbuh tiba-tiba di usia dewasa. Ia tumbuh dari pembiasaan sejak kecil, dari praktik yang terus-menerus diasah.

Karena itulah, pembelajaran Idul Adha tidak cukup hanya disampaikan dalam ceramah. Ia harus hadir dalam kegiatan nyata: di pengajian, di masjid, di rumah, di sekolah, dan di tengah-tengah masyarakat. Anak-anak harus dilibatkan dalam proses, diberi ruang untuk bertanya, diajak merasakan langsung, dan dimotivasi untuk berpartisipasi.

Akhirnya, semangat berkurban bukan soal usia, tapi soal nilai yang ditanamkan dengan cinta dan pembiasaan. Ketika anak-anak sudah terbiasa memberi sejak kecil, kelak mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang peduli, bertanggung jawab, dan penuh empati. Dan di situlah letak keberhasilan pendidikan karakter sesungguhnya.

Penulis:
Thonang Effendi,
Ketua Departemen Pendidikan Umum dan Pelatihan DPP LDII
Wakil Ketua DPW LDII DKI Jakarta

Tags: Idul Adhakurban

Comments 2

  1. PARWATA says:
    12 months ago

    Luar biasa pembinaan Generus LDII . Semoga membawa manfaat dan BAROKAH. AAMIIIIN.

    Reply
  2. Gathot Wardoyo says:
    12 months ago

    Belajar diwaktu kecil bagai mengukir diatas batu, butuh proses panjang tapi hasilnya kan tertanam kuat menjadi karakter yg kan jadi jawaban dalam menghadapi realita zaman.
    LDII emang jagonya membina dan meramut umat dengan teori dan praktik nyata dari usia dini sampai mengantarkannya ke gerbang Husnul khatimah.. semoga barokah. Aamiin.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Aliyya on Mensyukuri Nikmat di Atas Piring: Mengingat Peran Petani Padi
  • Sudibyo on LDII Sukoharjo Gelar Bootcamp Perkuat Karakter dan Kemandirian Remaja
  • Mijo on Kesbangpol Kota Bengkulu Ajak LDII Sinergikan Program Kerja
  • Mijo on LDII Kota Bengkulu Menghadiri Undangan Tabligh Akbar Bersama Menteri Agama RI
  • Nanang Naswito on Mensyukuri Nikmat di Atas Piring: Mengingat Peran Petani Padi
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Desainer Ida Royani Bahas Peran Sentral Ibu dalam Pengajian Wanita LDII Padang

Desainer Ida Royani Bahas Peran Sentral Ibu dalam Pengajian Wanita LDII Padang

May 21, 2026
Musyrif Diny PPIH Arab Saudi, KH Sabela Rosyada

Apa Itu Murur dan Tanazul? Ini Penjelasan Musyrif Diny

May 21, 2026
Wamenhaj RI Dahnil Anzar Simanjuntak

Dam Tamattu’ Tembus 126 Ribu, Kemenhaj: Peningkatan Luar Biasa

May 23, 2026
Kemenag Tetapkan Idul Adha, LDII Berpartisipasi Amati Hilal

Kemenag Tetapkan Idul Adha, LDII Berpartisipasi Amati Hilal

May 18, 2026
Musyrif Diny PPIH Arab Saudi, KH Sabela Rosyada

Apa Itu Murur dan Tanazul? Ini Penjelasan Musyrif Diny

9
Mensyukuri Nikmat di Atas Piring: Mengingat Peran Petani Padi

Mensyukuri Nikmat di Atas Piring: Mengingat Peran Petani Padi

5
Desainer Ida Royani Bahas Peran Sentral Ibu dalam Pengajian Wanita LDII Padang

Desainer Ida Royani Bahas Peran Sentral Ibu dalam Pengajian Wanita LDII Padang

5
Road to Musda, LDII Kabupaten Bandung Helat Fun Walk Diikuti 2.000 Peserta

Road to Musda, LDII Kabupaten Bandung Helat Fun Walk Diikuti 2.000 Peserta

4
SMA Insan Mulia Boarding School Latih Karakter dan Kemandirian Siswa

SMA Insan Mulia Boarding School Latih Karakter dan Kemandirian Siswa

May 25, 2026
SMP Alkarima Boarding School Bantul Melaju ke Final Lomba Cerdas Cermat Museum

SMP Alkarima Boarding School Bantul Melaju ke Final Lomba Cerdas Cermat Museum

May 25, 2026
Generasi Muda LDII Gunungkidul Gelar Masak Bareng, Latih Kemandirian dan Kreativitas

Generasi Muda LDII Gunungkidul Gelar Masak Bareng, Latih Kemandirian dan Kreativitas

May 25, 2026
LDII Salatiga Sambut Kepemimpinan Baru Kemenag, Dorong Penguatan Kerukunan dan Pelayanan Publik

LDII Salatiga Sambut Kepemimpinan Baru Kemenag, Dorong Penguatan Kerukunan dan Pelayanan Publik

May 25, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • SMA Insan Mulia Boarding School Latih Karakter dan Kemandirian Siswa May 25, 2026
  • SMP Alkarima Boarding School Bantul Melaju ke Final Lomba Cerdas Cermat Museum May 25, 2026
  • Generasi Muda LDII Gunungkidul Gelar Masak Bareng, Latih Kemandirian dan Kreativitas May 25, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.