Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Wawasan Kesehatan

Mendengkur Tak Lagi Dianggap Remeh, Bisa Jadi Tanda Penyakit Jantung dan Stroke

2025/05/15
in Kesehatan, Tahukah Anda
0
Mendengkur atau ngorok saat tidur sering kali dianggap gangguan kecil yang tidak berbahaya. Foto: LINES

Mendengkur atau ngorok saat tidur sering kali dianggap gangguan kecil yang tidak berbahaya. Foto: LINES

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (14/5). Mendengkur atau ngorok saat tidur sering kali dianggap gangguan kecil yang tidak berbahaya. Padahal, di balik suara kasar yang muncul saat tidur itu, bisa tersembunyi risiko penyakit serius seperti hipertensi, stroke, bahkan gangguan jantung.

“Mendengkur terjadi karena adanya hambatan pada saluran pernapasan saat tidur, dan itu bukan sesuatu yang bisa diabaikan begitu saja,” kata Ahli Gizi Klinik dari Universitas Indonesia, Pittara Pansawira.

Menurut Pittara, mendengkur disebabkan oleh getaran jaringan di saluran napas atas ketika aliran udara tidak berjalan lancar. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari otot tenggorokan yang melemah akibat penuaan, hingga kondisi medis seperti sleep apnea, sinusitis, pembengkakan amandel, atau bahkan struktur wajah tertentu yang menyempitkan jalur napas. Obesitas juga menjadi salah satu pemicu utama.

Dengkuran yang bersifat kronis, terjadi hampir setiap malam dan terdengar keras. Berpotensi meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan penyakit kardiovaskular. “Gangguan ini bisa memperburuk kualitas tidur, menurunkan kadar oksigen, dan memicu tekanan pada jantung,” ujar Pittara.

Tak hanya itu, mendengkur juga berdampak pada kehidupan sosial. Suara bising yang ditimbulkan kerap mengganggu pasangan tidur atau anggota keluarga lain. Dalam beberapa kasus, kondisi ini bahkan bisa menjadi penyebab retaknya hubungan. “Kalau sudah mengganggu kenyamanan orang lain, itu bukan sekadar masalah pribadi lagi,” tambahnya.

Untuk mengatasi masalah ini, pengobatan harus disesuaikan dengan penyebabnya. Jika mendengkur terjadi akibat alergi, dokter mungkin akan meresepkan antihistamin. Jika dipicu oleh gangguan struktural seperti hidung bengkok atau pembesaran amandel, tindakan medis seperti operasi mungkin diperlukan. Pada kasus sleep apnea, pasien biasanya dianjurkan memakai alat bantu napas seperti CPAP (Continuous Positive Airway Pressure).

Pittara menyarankan agar pencegahan dimulai dari perubahan gaya hidup. “Menurunkan berat badan, berhenti merokok, dan menghindari alkohol sebelum tidur sangat efektif untuk mengurangi dengkuran,” katanya. Tidur dengan posisi miring atau sedikit meninggikan kepala juga bisa membantu membuka saluran napas.

Ia menambahkan bahwa penting bagi masyarakat untuk tidak mengabaikan kebiasaan mendengkur yang berlangsung lama. Pemeriksaan medis bisa membantu mengetahui penyebab pastinya dan menentukan penanganan yang tepat. “Mendengkur bukan cuma soal suara. Kalau dibiarkan, bisa mengancam nyawa,” tutup Pittara. (Wicak/LINES)

Tags: Mendengkur

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Supardo on Munas X LDII Tetapkan Dody Taufiq Wijaya Pimpin DPP LDII 2026-2031
  • Supardo on Menko Pangan Kunjungi LDII Pemalang Salurkan Bantuan
  • Marzid on Ratusan Generasi Muda LDII Ikuti Workshop Public Speaking di Hari Kedua GenFest
  • Drh.sudibyo on Puncak Kezaliman
  • Koh Himawan on Puncak Kezaliman
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Wamenhaj Soroti LDII Sebagai Organisasi Bersih, Kompak, dan Bersinergi untuk Ibadah dan Kebangsaan

Wamenhaj Soroti LDII Sebagai Organisasi Bersih, Kompak, dan Bersinergi untuk Ibadah dan Kebangsaan

April 10, 2026

Wamenhaj Bicarakan Upaya Siasati Antrian Haji di Munas X LDII

April 10, 2026
Mahasiswa LDII Angkat Ubi Ungu sebagai Agen Antikanker

Mahasiswa LDII Angkat Ubi Ungu sebagai Agen Antikanker

April 8, 2026
Munas X LDII Tetapkan Dody Taufiq Wijaya sebagai Ketua Umum 2026-2031

Munas X LDII Tetapkan Dody Taufiq Wijaya sebagai Ketua Umum 2026-2031

April 10, 2026
Wamenhaj Soroti LDII Sebagai Organisasi Bersih, Kompak, dan Bersinergi untuk Ibadah dan Kebangsaan

Wamenhaj Soroti LDII Sebagai Organisasi Bersih, Kompak, dan Bersinergi untuk Ibadah dan Kebangsaan

11
Puncak Kezaliman

Puncak Kezaliman

3
Melanjutkan Semangat RA Kartini Melindungi Perempuan dari Korban Kekerasan

Melanjutkan Semangat RA Kartini Melindungi Perempuan dari Korban Kekerasan

2
Munas X LDII Tetapkan Dody Taufiq Wijaya Pimpin DPP LDII 2026-2031

Munas X LDII Tetapkan Dody Taufiq Wijaya Pimpin DPP LDII 2026-2031

2
Silaturahim dengan Bupati, LDII Mimika Perkuat Sinergi dengan Pemkab

Silaturahim dengan Bupati, LDII Mimika Perkuat Sinergi dengan Pemkab

April 15, 2026
Pererat Ukhuwah, LDII Tabalong Gelar Silaturahim Syawal

Pererat Ukhuwah, LDII Tabalong Gelar Silaturahim Syawal

April 15, 2026
GenFest Bahas Strategi Raih Cuan dari Produk Digital

GenFest Bahas Strategi Raih Cuan dari Produk Digital

April 15, 2026
Menko Pangan Kunjungi LDII Pemalang Salurkan Bantuan

Menko Pangan Kunjungi LDII Pemalang Salurkan Bantuan

April 15, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Silaturahim dengan Bupati, LDII Mimika Perkuat Sinergi dengan Pemkab April 15, 2026
  • Pererat Ukhuwah, LDII Tabalong Gelar Silaturahim Syawal April 15, 2026
  • GenFest Bahas Strategi Raih Cuan dari Produk Digital April 15, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.