Garut (20/5). Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin mengapresiasi kontribusi DPD LDII Kabupaten Garut dalam membangun kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Hal itu disampaikannya saat menghadiri pembukaan Musda VIII LDII Kabupaten Garut di Pendopo Kabupaten Garut, Sabtu (16/5/2026).
Menurutnya, fasilitas masjid yang dimiliki PC dan PAC LDII di berbagai wilayah tertata dengan baik dan berpotensi menjadi pusat pembinaan masyarakat. Ia menilai masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah dan kebersamaan sosial.
“Masjid jangan hanya digunakan untuk ibadah, tetapi juga menjadi tempat membangun kebersamaan, ukhuwah, dan kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap jabatan dalam organisasi merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, “Jabatan harus diwujudkan dalam bentuk kemaslahatan dan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Musda VIII LDII Kabupaten Garut mengusung tema *“*Mengokohkan Peran LDII dalam Membangun Garut Hebat yang Humanis dan Berkeadaban”. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 400 peserta dari pengurus dan perwakilan LDII se-Kabupaten Garut.
Forum Musda menjadi agenda strategis organisasi untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya, memilih ketua periode berikutnya, serta menyusun program kerja organisasi.
Ketua DPD LDII Kabupaten Garut periode 2021–2026, Sugiri mengatakan Musda menjadi momentum penting memperkuat arah pengabdian organisasi kepada masyarakat, “Musda ke-8 ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum untuk memperkuat konsolidasi dan merumuskan arah pengabdian LDII ke depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, tema yang diusung menjadi bentuk komitmen LDII dalam membangun masyarakat religius, rukun, dan berkarakter.

Ketua DPW LDII Jawa Barat, Dicky Harun menegaskan pentingnya membangun kolaborasi harmonis dengan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah. Menurutnya, Musda bukan hanya agenda rutin organisasi, tetapi forum strategis untuk menghasilkan program kerja yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Melalui Musda ini kami berharap lahir keputusan-keputusan yang berkualitas serta program kerja yang bisa diimplementasikan secara nyata di tengah masyarakat,” ujar Dicky Harun.
Ia juga mengingatkan seluruh pengurus LDII agar terus menjaga komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pihak secara baik dan harmonis, “Organisasi harus mampu berkolaborasi tanpa perselisihan, sehingga keberadaan LDII benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Musda VIII LDII Kabupaten Garut turut dihadiri unsur pemerintah daerah, Kesbangpol, MUI, KNPI, FKUB, serta unsur TNI dan Polri sebagai bentuk dukungan terhadap sinergi organisasi kemasyarakatan dengan pemerintah daerah.













