Kerinci (6/6). Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (BAN-PDM) Provinsi Jambi melaksanakan visitasi akreditasi di Ponpes Sabilurrosyidin. Kunjungan di pondok pesantren naungan DPD LDII Kerinci itu, untuk memverifikasi dan memvalidasi langsung mutu dan data pendidikan di pesantren.
Anggota Tim Asesor BAN-PDM Jambi, Fitriza mengatakan, kegiatan tersebut untuk memetakan potensi dan tantangan yang dihadapi pesantren. Visitasi lapangan merupakan tahapan krusial dalam sistem akreditasi. “Beberapa fokus utama yang dinilai oleh asesor meliputi standar isi dan proses, kesesuaian kurikulum dan kegiatan belajar-mengajar di lingkungan pondok pesantren,” ujar Fitriza.
Menurutnya, hal penting lainnya adalah sarana prasarana dan tenaga pendidik. “Kami melihat semangat gotong royong yang kuat di sini. Santri juga aktif dan sopan. Dari visitasi ini, kami akan merekomendasi perbaikan, agar ke depan Ponpes Sabilurrosyidin dapat lebih profesional dan unggul,” ujar Fitriza, pada Rabu (20/5).
Sementara itu, Pimpinan Ponpes Sabilurrosyidin, Ahmad Sobri mengatakan, visitasi akreditasi merupakan tahapan untuk menilai kelayakan dan mutu penyelenggaraan pendidikan di pesantren. “Melibatkan seluruh elemen pesantren, mulai dari pimpinan, dewan guru, staf administrasi, hingga santri,” tuturnya.
Ahmad Sobri mengungkapkan, akreditasi bukan sekadar untuk mencari nilai, “Tetapi cermin untuk melihat sejauh mana pesantren telah melayani santri dengan baik,” imbuhnya.
Ia menegaskan, tidak ingin pesantren hanya menjadi tempat mengaji. “Melalui masukan dari visitasi ini, kami akan terus memperbaiki sistem administrasi, kurikulum dan pembinaan akhlak,” kata Ahmad Sobri.
Sobri mengatakan, tim asesor menelusuri setiap sudut pesantren. Mulai dari ruang kelas, perpustakaan, asrama santri, hingga dapur umum. Dokumen administrasi kelembagaan dan kurikulum pembelajaran juga dicek secara seksama, “Tidak ketinggalan, observasi kegiatan belajar dan mengajar, serta wawancara dengan santri dan pengurus pondok juga dilakukan,” tutupnya.












