Padang (16/3). DPW LDII Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menggelar media gathering dan buka puasa bersama insan pers pada Selasa (10/3/2026) di Ponpes Miftahul Huda, Koto Tangah, Padang, Sumbar. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menuju Musyawarah Nasional (Munas) X LDII yang akan digelar pada April 2026 mendatang.
Ketua DPW LDII Sumatera Barat Muchfiandi mengungkapkan, kondisi global saat ini diwarnai dinamika geopolitik yang memengaruhi stabilitas dunia. “Ketegangan geopolitik di kawasan teluk, berdampak pada stabilitas ekonomi global, termasuk energi, pangan, dan perdagangan internasional. Karena itu Indonesia perlu terus memperkuat ketahanan nasional,” katanya.
Menurutnya, salah satu aspek penting yang perlu diperkuat adalah ketahanan pangan. “Ketahanan pangan merupakan bagian dari delapan klaster pengabdian LDII untuk bangsa. Kami mendorong masyarakat untuk meningkatkan kemandirian pangan melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan penguatan ekonomi berbasis komunitas,” jelasnya.
Muchfiandi juga menyinggung pentingnya refleksi terhadap bencana hidrometeorologi yang beberapa waktu terakhir terjadi di Sumatera Barat, termasuk di Kota Padang. “Peristiwa banjir dan berbagai bencana hidrometeorologi menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat,” katanya.
Ia berharap sinergi antara ormas, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus diperkuat. “LDII akan terus mendorong sinergi dengan pemerintah provinsi dan daerah dalam berbagai program pembangunan, mitigasi kebencanaan, lingkungan hidup, wawasan kebangsaan dan ketahanan pangan masyarakat,” ujar Muchfiandi.
Selain itu, LDII Sumbar sesegera mungkin akan menggelar kembali program go green sebagai bagian dari dakwah ekologis. “Kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan melalui berbagai kegiatan yang berorientasi pada keberlanjutan. Hal yang banyak disoroti tentunya penebangan liar, penambangan pasir ilegal dan tata kelola sampah. Sebagai gerakan yang berdampak langsung, go green akan menjadi rencana kerja unggulan LDII Sumbar di tahun 2026 ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris DPW LDII Sumatera Barat Muhammad Abdillah menambahkan, LDII Sumbar mulai menerapkan langkah awal untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. “Kedepannya LDII akan mulai mengurangi penggunaan botol plastik dan kantong belanja sekali pakai. Dalam kegiatan ini juga dibagikan tumbler kepada peserta sebagai simbol ajakan untuk membangun budaya ramah lingkungan,” ujarnya.
Ia berharap upaya tersebut dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. “Kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengurangi penggunaan plastik, membawa botol minum sendiri, serta menggunakan tas belanja yang dapat dipakai berulang,” tutup Abdillah. (KIM/LINES)












